MALANG, Tugumalang.id – Realisasi pembangunan Tol Malang-Kepanjen dijadwalkan mulai pada 2027. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang pun mengusulkan dua exit tol baru yang masing-masing mengarah ke SMA Taruna Nusantara di Pagak dan kawasan industri Bululawang.
Dua exit tol tersebut awalnya belum masuk dalam perencanaan. Bappeda mengusulkan penambahan akses itu agar pengguna tol lebih mudah menjangkau titik-titik strategis di wilayah Malang selatan.
SMA Taruna Nusantara menjadi salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Malang yang menampung ratusan siswa dan jumlahnya diproyeksikan terus bertambah. Kehadiran exit tol yang lokasinya tidak jauh dari sekolah dinilai akan memudahkan mobilisasi siswa maupun wali murid.
Usulan Exit Tol untuk Kawasan Strategis
Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Tomie Herawanto, mengatakan bahwa tahun ini akan dilakukan pembaruan dokumen studi kelayakan atau feasibility study (FS) pembangunan Tol Malang-Kepanjen. Karena itu, pihaknya mengusulkan tambahan dua exit tol baru.
“Kami mendapat informasi ada update FS karena ada penyesuaian, kami pun mengusulkan exit menuju ke SMA Taruna Nusantara dan kawasan industri di Bululawang,” ujar Tomie, beberapa waktu lalu.
Baca juga: Pemkot Malang Siap Dukung Pembangunan Tol Malang-Kepanjen
Selain dua exit tol yang baru diusulkan, Tol Malang-Kepanjen juga direncanakan memiliki exit di Jalan Gondanglegi-Balekambang. Jalan yang kini masih dalam proses pembangunan tersebut terhubung langsung dengan Jalur Lintas Selatan (JLS).
Dukung Akses Wisata dan Percepatan Pembangunan
Exit tol di Gondanglegi itu nantinya akan memudahkan wisatawan yang hendak menuju kawasan pantai selatan. Apabila Jalan Gondanglegi-Balekambang telah rampung, perjalanan ke wilayah tersebut diharapkan menjadi lebih nyaman.
Tomie menegaskan bahwa pembangunan Tol Malang-Kepanjen merupakan kewenangan Pemerintah Pusat. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan terus mendukung percepatan realisasinya.
Baca juga: Wabup Malang Bertemu Menko AHY, Tol Malang–Kepanjen Siap Dipercepat
Ia merinci, lelang proyek diperkirakan rampung pada September 2026. Setelah itu, pembebasan lahan dijadwalkan mulai pada 2027.
“Kami mendukung percepatan pembangunan Tol Malang-Kepanjen, tapi sekali lagi, pengerjaannya ada di Pemerintah Pusat,” ujarnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























