Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Bakal Dikukuhkan, Simak Solusi Agroforestri Profesor UB Lewat Metode Rabasati

Redaksi by Redaksi
Januari 29, 2025 5:39 pm
in Pendidikan
Profesor UB

Prof Syahrul saat memaparkan penelitian terkait solusi agroforestri lewat metode Rabasati. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Universitas Brawijaya kembali akan mengukuhkan sejumlah profesor lintas jurusan pada Kamis (30/1/2025). Salah satu dari 4 profesor yang dikukuhkan punya solusi jitu guna mengembalikan luasan hutan tanpa harus menghilangkan prinsip ekonomi petani. Solusi agroforestri darinya bernama metode Rabasati.

Solusi ini dikemukakan Prof. Syahrul Kurniawan, S.P., M.P., Ph.D dari Fakultas Pertanian UB dalam konferensi pers, Rabu (29/1/2025). Profesor ke 409 di UB ini menegaskan jika sudah waktunya semua pihak mulai berpikir ulang jika mau membabat hutan.

READ ALSO

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Baca Juga: 9 Profesor UB Dikukuhkan, Ada yang Teliti Leadership ala Nabi Muhammad

Dalam beberapa tahun terakhir, dampak negatif akibat deforestasi mulai bermunculan. Sebut saja mulai terjadi perubahan iklim, tanah longsor, kekeringan, banjir bandang hingga degradasi kesuburan tanah dan kualitas air sungai.

Meski begitu, di sisi lain, sambung Syahrul, dalam upaya mengarusutamakan agroforestri untuk kelestarian ekologis ini juga harus mengakomodir kebutuhan ekonomis petani. Sebab itu, ia mulai meneliti solusinya yakni RaBaSATI sebagai jalan tengah sekaligus pembangunan berkelanjutan.

Profesor ke 409 di UB ini menjelaskan jika model Rabasati ini menargetkan hasil beragam, mulai konservasi tanah dan air, peningkatan cadangan karbon, biodiversitas, pendapatan dan ekonomi petani, kesehatan dan hubugan sosial untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Teliti Inovasi CSR hingga Limbah Tinta Cumi-Cumi, 4 Profesor UB Malang Dikukuhkan

”Tapi semua ini harus didukung penuh semua pihak dan juga intervensi berkelanjutan dari pemerintah,” ujar Syahrul.

Profesor di bidang ilmu Manajemen Agroforestri dan Kesuburan Tanah ini meneranhkan jika model ini memiliki kebaharuan dan keunikan meliputi partisipatif, adaptif terhadap iklim dan karakteristik lahan, inovatif, produktif dan apilkatif.

Pemilihan jenis tanaman dalam model ini mengacu pada kesesuaian lahan yang akan mencegah terjadinya kegagalan karena komoditas yang dibudidayakan adaptif dengan kondisi iklim dan lahan.

”Prinsip penerapan model RaBaSATI terletak pada inovasi teknisnya, mengutamakan keberagaman tanaman, pemupukan yang tepat, dan penerapan irigasi hemat air bermanfaat untuk adaptasi dan mitigasi perubahan iklim,” terangnya.

Menurut dia, secara teori model ini bahkan bisa mengembalikan lahan hutan yang mengalami deforestasi. Sebagai implementasi penelitian, dirinya telah melakukan uji coba di 3 desa di Nusa Tenggara Barat yang sudah berjalan 2-3 bulan.

”Secara teori memungkinkan, tapi untuk hasil masih belum bisa kita simpulkan. Untuk kendala dalam metode ini memang butuh modal yang besar di awal. Panennya juga lama, makanya itu butuh intervensi ketat dari pemerintah,” tegas dia.

Selain Prof Syahrul juga ada 3 profesor lain yang akan dikukuhkan dan memiliki penelitian yang menarik di bidangnya. Seperti Prof. Dr. Aulia Fuad Rahman dengan penelitian berjudul “Siro: Integrasi Laporan ESG Untuk Meningkatkan Relvabsi Nilai Pelaporan Korporat”.

Lalu Prof. Barlah Rumhayati meneliti tentang “Metode Passive Sampling-PIM Untuk Pemantauan Ortofosfat Yang Akurat, Efektif, dan Efisien dan Prof. Dr. Ir. Solimun meneliti terkait Pemodelan Fleksibel dan Adaptif (FAM) sebagai pengembangan dari Pemodelan Persamaan Struktural (SEM).

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: AgroforestriAgroforestri Profesor UBmetode RabasatiProf. Syahrul Kurniawanuniversitas brawijaya

Related Posts

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional
Pendidikan

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

Sabtu, 18 Jul 2026
UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027
Pendidikan

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Jumat, 17 Jul 2026
Feb Ub
Pendidikan

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Jumat, 17 Jul 2026
Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia
Pendidikan

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Jumat, 17 Jul 2026
Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 
Pendidikan

Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 

Jumat, 17 Jul 2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
irigasi jebol

Cuaca Ekstrem, Irigasi Jebol, 1 Hektar Lahan Petani di Kota Batu Rusak

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.