Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

Akademisi UB Bahas Prediksi ‘Adu Kuat’ Koalisi-Oposisi Pasca Pemilu 2024

Redaksi by Redaksi
Februari 27, 2024 5:52 pm
in Politik
Akademisi UB di kegiatan Bonsai UB Malang membahas proyeksi politik Pasca Pemilu utamanya soal prediksi adu kekuatan kubu koalisi dan oposisi politik. Foto: Azmy

Akademisi UB di kegiatan Bonsai UB Malang membahas proyeksi politik Pasca Pemilu utamanya soal prediksi adu kekuatan kubu koalisi dan oposisi politik. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Akademisi UB Malang angkat bicara soal peta politik yang akan terjadi pasca Pemilu 2024. Utamanya soal keseruan prediksi kekuatan koalisi dan oposisi pada pemerintahan selama 5 tahun ke depan.

Pembahasan itu terjadi dalam kegiatan Bincang Santai Bersama Pakar (BONSAI) bertema Proyeksi Politik Pasca Pemilu pada Selasa (27/2/2024).

READ ALSO

Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang

PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak

Ada 2 narawicara yang hadir yaitu Pakar Hukum Pemilu Prof. Dr. Muchamad Ali Safaat, SH., MH dan Pengamat Politik Wawan Sobari, S.IP.,MA.,Ph.D.

Baca Juga: Update Real Count KPU Pileg 2024 DPRD Kabupaten Malang, PDI Perjuangan Semakin Melesat Disusul PKB dan Gerindra

Wawan Sobari memaparkan, pada pemerintahan 2024 nanti akan diwarnai dengan fenomena baru di mana PDIP dan PKS yang kali ini akan menjadi oposisi.

Jika dilihat dari berbagai lembaga survei, jumlah partai oposisi di pemerintahan nanti sebesar 25 persen. Sementara, prosentase partai koalisi sebanyak 75 persen.

”Meski kalah suara, PDIP dan PKS bisa berjuang lewat narasi, misalnya dengan hak angket. Oposisi ini penting dalam parlemen. Ingat ada suara publik sebesar 25 persen yang tidak setuju itu juga perlu diperjuangkan,” kata Wawan.

Baca Juga: Perolehan Suara Tertinggi Sementara Caleg DPRD Kabupaten Malang di Tiap Dapil

Soal posisi PDIP sebagai oposisi, Wawan percaya PDIP bisa menerjemahkan langkah politiknya dengan baik. Partai berlogo banteng ini juga punya catatan menjadi oposisi selama dua periode saat masa jabatan Presiden dipegang Susilo Bambang Yudhoyono.

Wawan menambahkan prediksi ini ditentukan dari 8 faktor, yaitu komposisi partisan (kursi legislator). Kedua, pembagian jabatan eksekutif antara pihak-pihak yang berpartisipasi.

Ketiga, alokasi portofolio. Keempat, kesamaan ideologis. Kelima, kekuatan partai inti. Keenam, pemimpin partai. Ketujuh institusi (aturan koalisi). Dan terakhir, titik ideal median pemilih (isu).

Sementara itu, untuk menetukan oposisi didasarkan dari 5 faktor yaitu pengaturan kelembagaan oposisi (peluang mempengaruhi kebijakan), partai atau pemimpin partai, polarisasi ideologi, tingkat fragmentasi legislatif (partai), dan preferensi median badan legislatif.

”Saya melhat PDIP nantinya tidak mungkin menjadi koalisi, meski ada pertemuan Jokowi dengan Megawati,” ujarnya.

Pria yang juga Dosen ilmu politik Fisip UB tersebut menambahkan, situasi politik pasca pemilu 2024 masih akan berlangsung panas dan terbuka. Jika memang terbukti ada kecurangan, nanti MK yang akan memutuskan.

“Ini sebagai bentuk democracy rule of law. Jadi, kita harus menghormati jika memang ada sengketa pemilu. Karena ini nanti juga berpengaruh pada dunia politik ke depan,” terangnya.

Sementara itu, Prof. Ali membenarkan jika bahwa Pemilu 2024 masih belum usai. Masih ada banyak kemungkinan berbagai perkara hukum yang bisa muncul sebelum pelantikan Presiden – Cawapres 2024 nanti.

“Jika dalam kurun waktu itu terjadi perselisihan atau sengketa maka itu akan menjadi wewenang MK. Tapi kalau tidak ada yang lapor, maka proses yang kemarin bisa dianggap sebagai dinamika atau pembelajaran politik saja,” katanya.

Namun saat ini kepercayaan publik terhadap MK yang menurun, kata Prof Ali harus segera dikembalikan. Yakni dengan cara tidak melibatkan Anwar Usman dalam urusan sengketa pemilu.

Prof Ali sepakat terkait pentingnya kubu oposisi dalam bangunan pemerintahan 2024 nanti untuk memunculkan blackmail potential. Dalam teori blackmail potential, meski jumlahnya tak seberapa, tetapi bisa merubah sesuatu.

“Jadi tidak ada kesepakatan yang bulat. Oposisi itu juga penting dalam menciptakan diskusi dalam penyusunan kerangka kebijakan publik sehingga berbagai aspirasi masyarakat bisa masuk,” jelasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Akademisi UBKoalisi-OposisiPemilu 2024ubUB Malang

Related Posts

Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang
Politik

Hasanuddin Wahid-Hikmah Bafaqih Gelar Lomba Senam Haha Hihi di Kota Malang

Minggu, 23 Agu 2026
PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak
Politik

PKB dan FKPMR Deklarasikan Pesantren Ramah Anak

Senin, 3 Agu 2026
Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam
Politik

Tanpa Menunggu Reses, Sri Untari Buka Layanan Aspirasi Digital 24 Jam

Minggu, 2 Agu 2026
Panasi Mesin Politik Menuju Pemilu 2029, PPP Bekali Bimtek Khusus Anggota DPRD se-Jatim di Kota Batu
Politik

Panasi Mesin Politik Menuju Pemilu 2029, PPP Bekali Bimtek Khusus Anggota DPRD se-Jatim di Kota Batu

Sabtu, 1 Agu 2026
Di RedTalk PDIP Jatim, Rocky Gerung: Satu-satunya yang Tersedia adalah Marhaenisme
News

Di RedTalk PDIP Jatim, Rocky Gerung: Satu-satunya yang Tersedia adalah Marhaenisme

Sabtu, 25 Jul 2026
HUT Ke-25, Demokrat Kota Malang Gelar Donor Darah hingga Bersih Lingkungan
Politik

HUT Ke-25, Demokrat Kota Malang Gelar Donor Darah hingga Bersih Lingkungan

Sabtu, 25 Jul 2026
Next Post
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat ASITA, Nunung Rusmiati. Kebangkitan pariwisata Indonesia menggema di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Semangat Kebangkitan Pariwisata Indonesia Menggema di Kota Malang

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.