Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Politik

Akademisi UB Bahas Prediksi ‘Adu Kuat’ Koalisi-Oposisi Pasca Pemilu 2024

Redaksi by Redaksi
Februari 27, 2024 5:52 pm
in Politik
Akademisi UB di kegiatan Bonsai UB Malang membahas proyeksi politik Pasca Pemilu utamanya soal prediksi adu kekuatan kubu koalisi dan oposisi politik. Foto: Azmy

Akademisi UB di kegiatan Bonsai UB Malang membahas proyeksi politik Pasca Pemilu utamanya soal prediksi adu kekuatan kubu koalisi dan oposisi politik. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Akademisi UB Malang angkat bicara soal peta politik yang akan terjadi pasca Pemilu 2024. Utamanya soal keseruan prediksi kekuatan koalisi dan oposisi pada pemerintahan selama 5 tahun ke depan.

Pembahasan itu terjadi dalam kegiatan Bincang Santai Bersama Pakar (BONSAI) bertema Proyeksi Politik Pasca Pemilu pada Selasa (27/2/2024).

READ ALSO

Gerindra Kota Malang Sembelih 11 Sapi, Aspirasi Warga dan Semangat Pengabdian Digaungkan

Wajah Gen Z dan Perempuan Warnai Pengurus PAC PDI Perjuangan Kota Batu yang Baru

Ada 2 narawicara yang hadir yaitu Pakar Hukum Pemilu Prof. Dr. Muchamad Ali Safaat, SH., MH dan Pengamat Politik Wawan Sobari, S.IP.,MA.,Ph.D.

Baca Juga: Update Real Count KPU Pileg 2024 DPRD Kabupaten Malang, PDI Perjuangan Semakin Melesat Disusul PKB dan Gerindra

Wawan Sobari memaparkan, pada pemerintahan 2024 nanti akan diwarnai dengan fenomena baru di mana PDIP dan PKS yang kali ini akan menjadi oposisi.

Jika dilihat dari berbagai lembaga survei, jumlah partai oposisi di pemerintahan nanti sebesar 25 persen. Sementara, prosentase partai koalisi sebanyak 75 persen.

”Meski kalah suara, PDIP dan PKS bisa berjuang lewat narasi, misalnya dengan hak angket. Oposisi ini penting dalam parlemen. Ingat ada suara publik sebesar 25 persen yang tidak setuju itu juga perlu diperjuangkan,” kata Wawan.

Baca Juga: Perolehan Suara Tertinggi Sementara Caleg DPRD Kabupaten Malang di Tiap Dapil

Soal posisi PDIP sebagai oposisi, Wawan percaya PDIP bisa menerjemahkan langkah politiknya dengan baik. Partai berlogo banteng ini juga punya catatan menjadi oposisi selama dua periode saat masa jabatan Presiden dipegang Susilo Bambang Yudhoyono.

Wawan menambahkan prediksi ini ditentukan dari 8 faktor, yaitu komposisi partisan (kursi legislator). Kedua, pembagian jabatan eksekutif antara pihak-pihak yang berpartisipasi.

Ketiga, alokasi portofolio. Keempat, kesamaan ideologis. Kelima, kekuatan partai inti. Keenam, pemimpin partai. Ketujuh institusi (aturan koalisi). Dan terakhir, titik ideal median pemilih (isu).

Sementara itu, untuk menetukan oposisi didasarkan dari 5 faktor yaitu pengaturan kelembagaan oposisi (peluang mempengaruhi kebijakan), partai atau pemimpin partai, polarisasi ideologi, tingkat fragmentasi legislatif (partai), dan preferensi median badan legislatif.

”Saya melhat PDIP nantinya tidak mungkin menjadi koalisi, meski ada pertemuan Jokowi dengan Megawati,” ujarnya.

Pria yang juga Dosen ilmu politik Fisip UB tersebut menambahkan, situasi politik pasca pemilu 2024 masih akan berlangsung panas dan terbuka. Jika memang terbukti ada kecurangan, nanti MK yang akan memutuskan.

“Ini sebagai bentuk democracy rule of law. Jadi, kita harus menghormati jika memang ada sengketa pemilu. Karena ini nanti juga berpengaruh pada dunia politik ke depan,” terangnya.

Sementara itu, Prof. Ali membenarkan jika bahwa Pemilu 2024 masih belum usai. Masih ada banyak kemungkinan berbagai perkara hukum yang bisa muncul sebelum pelantikan Presiden – Cawapres 2024 nanti.

“Jika dalam kurun waktu itu terjadi perselisihan atau sengketa maka itu akan menjadi wewenang MK. Tapi kalau tidak ada yang lapor, maka proses yang kemarin bisa dianggap sebagai dinamika atau pembelajaran politik saja,” katanya.

Namun saat ini kepercayaan publik terhadap MK yang menurun, kata Prof Ali harus segera dikembalikan. Yakni dengan cara tidak melibatkan Anwar Usman dalam urusan sengketa pemilu.

Prof Ali sepakat terkait pentingnya kubu oposisi dalam bangunan pemerintahan 2024 nanti untuk memunculkan blackmail potential. Dalam teori blackmail potential, meski jumlahnya tak seberapa, tetapi bisa merubah sesuatu.

“Jadi tidak ada kesepakatan yang bulat. Oposisi itu juga penting dalam menciptakan diskusi dalam penyusunan kerangka kebijakan publik sehingga berbagai aspirasi masyarakat bisa masuk,” jelasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Akademisi UBKoalisi-OposisiPemilu 2024ubUB Malang

Related Posts

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo (kiri) dan Ketua Panitia Kurban DPC Partai Gerindra Kota Malang, Abu Bakar (kanan) menunjukkan daging kurban Gerindra Kota Malang di RPH Perumda Tunas Kota Malang untuk dibagikan ke masyarakat (M Sholeh)
Politik

Gerindra Kota Malang Sembelih 11 Sapi, Aspirasi Warga dan Semangat Pengabdian Digaungkan

Kamis, 28 Mei 2026
Pelantikan PAC PDIP Kota Batu. Foto: Dok.
Politik

Wajah Gen Z dan Perempuan Warnai Pengurus PAC PDI Perjuangan Kota Batu yang Baru

Senin, 25 Mei 2026
PSI
Politik

Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

Minggu, 24 Mei 2026
PKB Kota Malang
Politik

Hari Fraksi, PKB Kota Malang Buka Posko Penyampaian Aspirasi Setiap Hari Jumat

Sabtu, 2 Mei 2026
PDI Perjuangan Kota Malang
Politik

PDI Perjuangan Kota Malang Libatkan Anak Muda, Panaskan Mesin Politik Menuju Pemilu 2029

Minggu, 26 Apr 2026
Nasdem
Politik

Kader Nasdem Malang Raya Desak Tempo Minta Maaf dan Klarifikasi Soal Isu Merger Partai

Rabu, 15 Apr 2026
Next Post
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat ASITA, Nunung Rusmiati. Kebangkitan pariwisata Indonesia menggema di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Semangat Kebangkitan Pariwisata Indonesia Menggema di Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.