Selasa, Juli 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Menelusuri Masjid Bungkuk, Masjid Tertua di Malang Raya Dibangun  Pengikut Pangeran Diponegoro

Redaksi by Redaksi
Maret 16, 2024 10:21 am
in Asli Malang
Masjid Bungkuk yang diyakini sebagai masjid tertua di wilayah Malang Raya dibangun oleh pengikut setia Pangeran Diponegoro /Foto: Google Review Masjid Bungkuk/ Jack Jack

Masjid Bungkuk yang diyakini sebagai masjid tertua di wilayah Malang Raya dibangun oleh pengikut setia Pangeran Diponegoro /Foto: Google Review Masjid Bungkuk/ Jack Jack

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Masjid At-Thoiriyah atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Masjid Bungkuk diyakini sebagai masjid tertua di wilayah Malang Raya. Masjid Bungkuk berlokasi di Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Penamaan Masjid Bungkuk diambil dari tokoh pendiri masjid tersebut yakni Kiai Hamimuddin atau dikenal dengan Mbah Bungkuk. Diketahui Mbah Bungkuk merupakan salah satu pengikut setia Pangeran Diponegoro.

READ ALSO

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Ketika meletus Perang Jawa antara Pangeran Diponegoro dengan tentara kolonial Belanda. Beberapa pengikut Pangeran Diponegoro terpencar ke beberapa wilayah di Pulau Jawa. Salah satunya adalah Mbah Bungkuk yang singgah di kawasan Singosari, Kabupaten Malang dan melakukan syiar Agama Islam.

Baca Juga: 16 Masjid di Kota Malang Ini Sediakan Takjil Gratis

Awal penyebaran Islam yang dilakukan Mbah Bungkuk dimulai membangun musala berupa gubuk di tengah hutan. Musala tersebutlah yang kemudian menjadi Masjid Bungkuk seperti saat ini.

Sejak tahun 1835 Masehi, Masjid Bungkuk didirikan dan menjadi pusat syiar Agama Islam di wilayah Malang Raya pada saat itu.

Di awal berdirinya mushola yang kemudian menjadi Masjid Bungkuk. Kiai Hamimuddin membangun dengan bahan material seadanya dengan dinding berbahan bambu mirip seperti sebuah gubuk atau surau.

Baca Juga: Konsisten Gelar Subuh Keliling, Bupati Malang Terima Penghargaan dari Dewan Masjid Indonesia

Di awal syiar Agama Islam yang dilakukannya hanya beberapa orang santri di tempat Mbah Bungkuk tersebut. Hal itu dapat dimaklumi karena saat itu mayoritas masyarakat di lokasi tersebut masih banyak menganut Agama Hindu.

Kegiatan ibadah yang dilaksanakan oleh Mbah Bungkuk dan para santrinya dirasa sebagai hal baru. Apalagi adanya gerakan rukuk dan sujud dalam ibadah salat dinilai sebagai ritual agama baru bagi masyarakat saat itu.

Seiring berjalannya waktu, lantas masyarakat mulai tertarik dengan syiar agama yang dilakukan oleh Mbah Bungkuk. Kemudian musala gubuk itu direnovasi dan dibangun menjadi bangunan semi permanen dengan empat pilar kayu sebagai penyangga atap Masjid Bungkuk.

Meski kini Masjid Bungkuk telah mengalami beberapa kali renovasi tetapi keempat pilar tersebut masih utuh dan dapat dijumpai hingga sekarang.

Konon, di empat pilar kayu Masjid Bungkuk tertanam batu gilang yang berfungsi memperkuat tiang bangunan masjid dari getaran gempa bumi.

Peletakkan batu gilang tersebut sebagai wujud akulturasi dengan agama sebelumnya, Hindu dimana batu gilang dimanfaatkan sebagai penyangga bangunan candi agar tidak roboh saat terjadi gempa.

Lambat laun banyak masyarakat berdatangan untuk menjadi santri Mbah Bungkuk yang kemudian membangun Pondok Pesantren dengan nama Miftahul Falah dan masih eksis hingga sekarang.

Pada tahun 1850 Masehi, Mbah Bungkuk wafat dan dimakamkan di sekitar area Masjid Bungkuk tepatnya di belakang masjid.

Makam Mbah Bungkuk tak pernah sepi oleh peziarah dan ada makan lain di sekitar area pemakaman Mbah Bungkung yang dipagari besi tahan karat. Konon makam-makam tersebut adalah makam sanak keluarga Mbah Bungkuk.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: kabupaten malangKiai HamimuddinMalang RayaMasjid At-ThoiriyahMasjid BungkukMasjid Tertua di Malang RayaMbah Bungkuk

Related Posts

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Ilustrasi kawasan unik dan bersejarah Kota Malang (Foto: Pinterest/@Sugimin Tukijan)
Asli Malang

Jejak Empat Kawasan Unik di Malang, Permukiman Kolonial hingga Kampung Moderasi Beragama

Senin, 6 Jul 2026
Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota
Asli Malang

Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota

Kamis, 2 Jul 2026
Next Post
Sensasi Ngabuburit Keliling Ala Sultan Lewat NgabSul Juragan 99 Trans/Foto: Instagram @juragan99trans

Bermodal Rp80 Ribu Bisa Merasakan Sensasi Ngabuburit Keliling Ala Sultan Lewat NgabSul Juragan 99 Trans

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.