Sunday, July 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Makna dan Filosofi 7 Ogoh Ogoh yang Diarak di Kota Malang

Redaksi by Redaksi
March 10, 2024 3:57 pm
in Budaya
ogoh ogoh

Ogoh ogoh yang diarak untuk menyambut perayaan hari suci Nyepi saka 1946 (M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, tugumalang.id – Mengarak ogoh ogoh menjadi salah satu ritual yang lekat mengiringi rangkaian perayaan hari suci Nyepi para umat Hindu. Dalam kepercayaan umat Hindu, ogoh ogoh sendiri memiliki makna dan filosofi mendalam.

Tahun ini, umat Hindu di Kota Malang menggelar Kirab Ogoh ogoh usai ritual upacara Tawur Agung Kesanga jelang hari suci Nyepi saka 1946 pada Minggu (10/3/2024). Setidaknya ada 7 karakter ogoh ogoh yang diarak mengelilingi Kota Malang.ogoh ogoh

READ ALSO

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Berikut 7 karakter ogoh ogoh yang diarak di Kota Malang beserta makna dan filosofinya.

1. Bahatara Kala

Bhatara Kala adalah sosok mahluk raksasa menyeramkan yang menguasai bawah tanah. Bhatara Kala dikenal sebagai raksasa jahat yang sering membunuh manusia terutama anak anak.

Baca Juga: Sambut Hari Suci Nyepi 2024, Umat Hindu Arak 7 Ogoh Ogoh Keliling Kota Malang

Konon, Bhatara Kala lahir sebagai Saniscara Kliwon Wuku Wayang yang terkenal dengan Tumpek Wayang. Dia merupakan putri dari Dewa Siwa dengan Dewi Durga.ogoh ogoh

2. Tarakasur

Tarakasur adalah iblis yang sangat kuat dan telah menerima kekuatan khusus sehingga membuatnya hampir tidak terkalahkan. Dia mulai menggunakan kekuatannya untuk menyebabkan kehancuran dan kekacauan di alam semesta dan para dewa tidak mampu menghentikannya.

3. Jalandhar

Jalandhar adalah iblis kuat yang lahir dari api Dewa Siwa dan merupakan putra raja iblis Rishi Brighu. Dia menikah dengan dewi cantik Vrinda yang dikenal karena pengabdiannya kepada Dewa Wisnu.ogoh ogoh

Namun, kebangaan dan kehausan akan kekuasaan membuatnya menentang Dewa Siwa dan berusaha mengambil kendali alam semesta. Jalandhar mampu mengalahkan banyak dewa sakti, bahkan dewa Wisnu pun ditantang olehnya.

4. Sang Kala Kalimaya

Sang Kala Kalimaya adalah sosok dalam kepercayaan warga Bali yang dianggap sebagai raja para mahluk halus dan penguasa kuburan. Wujudnya sering disamakan dengan Leak Celuluk dan dalam konsep Jawa sering disebut Dedemit.

Sang Kala Kalimaya adalah salah satu sisya dari Sanghyang Durga Birawa sebagai penghuni Gandamayu serta penjaga kesakralan setiap upacara yadnya yang dilaksanakan.

ogoh ogoh

5. Wong Samar

Akhir akhir ini cukup banyak praktek aborsi yang sangat bertentangan dengan ajaran dharma. Wong Samar adalah roh halus yang belum di aben. Karena karmanya sendiri arwahnya tidak bisa di aben dan menyatu dengan sang pencipta.

Bayi yang menempel pada tubuh wanita tersebut yang menggambarkan bahwa karma itu melekat kepada kita dan kita akan membawa karma itu kemanapun.

Baca Juga: Foto: Kirab 10 Ogoh-Ogoh di Kota Malang Meriahkan Perayaan Nyepi 2023

6. Kereb Akasa

Kereb Akasa merupakan salah satu ilmu leak tingkat. Dimana penggunaanya bisa berubah wujud menjadi sebuah kain putih yang sangat panjang. Perlu waktu bertahun tahun bagi orang penekun leak untuk mencapai tingkatan ini dan harus tekun memuja Dewi Durga Birawi yang berstana di Pura Dalem, karena Kereb Akasa adalah kerudung beliau.ogoh ogoh

Kata Kereb berarti kerudung dan Akasa berarti langit. Kereb Aksa bisa diartikan kerudung yang mampu menutupi langit. Dimuat dalam berbagai lontaran di Bali. Saat Dewi Durga turun ke bumi beliau membawa sebuah kain sutra putih yang digunakan sebagai kerudung. Lalu kerudung tersebut dihidupkan menjadi mahluk halus yang menjadi salah satu ‘ancangan’ atau bawahan Dewi Durga.

7. Aras Ijomaya

Aras Ijomaya adalah ajian tingkat tinggi dalam dunia kawiwesan. Untuk menguasai kawiwesan ini, diperlukan usaha yang tekun belajar yang keras, ketahanan dan kesabaran tingkat tinggi.ogoh ogoh

Ketujuh ogoh ogoh ini disimbolkan sebagai energi energi negatif yang akan dimusnahkan dengan cara dibakar. Ogoh ogoh ini juga diarak untuk menyerap energi negatif alam semesta termasuk energi negatif yang ada di diri manusia.

“Ini untuk menetralisir sifat sifat negatif sehingga saat Nyepi, umat sudah bisa fokus beribadah,” kata Made Wartana, Ketua Parasida Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Malang.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: hari raya nyepi 2024ogoh-ogohPawai Ogoh-ogohraya nyepi

Related Posts

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Friday, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Thursday, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Sunday, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Tuesday, 16 Jun 2026
Tradisi Ngarak Banteng empu supo
Budaya

Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Sunday, 31 May 2026
Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Thursday, 28 May 2026
Next Post
brand lokal sepatu

Mengenal Brand Lokal Sepatu Asal Malang, Awesome Footwear Cocok Untuk Pecinta Skateboard

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.