Tuesday, July 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Kelas 3 Beasiswa INOVASIA, Agung Utama Ajak Calon Inovator jadi Problem Solver Handal dengan Pohon Isu

Redaksi by Redaksi
January 27, 2024 1:51 pm
in Pendidikan
Kelas tagar 3 Beasiswa INOVASIA, Director NSEI, Agung Utama ajak peserta jadi problem solver handal dengan pohon isu

Kelas #3 Beasiswa INOVASIA, Director NSEI, Agung Utama ajak peserta jadi problem solver handal dengan pohon isu/Foto: Tangkapan layar Instagram @agungisme

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Setelah mengikuti kelas pengembangan diri melalui metode DISC di pertemuan sebelumnya. Calon inovator yang tergabung dalam Program Beasiswa INOVASIA mengikuti Kelas 3 Beasiswa INOVASIA pada Selasa (23/1/2024) beberapa waktu lalu.

Peserta Program Beasiswa INOVASIA mendapat sesi mentoring tentang pemecahan masalah atau problem solving dari Director NSEI (Nurhayati Subakat Entrepreneurship Institute) part of Paragon Corp, Agung Utama.

READ ALSO

Menko Yusril Resmikan Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi di Unikama

Menko Kumham Imipas Yusril Bawa Pesan Rawat Etika dalam Berdemokrasi di Unikama

Dalam sesi kelas tersebut, Agung memberikan materi tentang bagaiaman cara menyelesaikan masalah dengan cara yang kreatif dan tepat sasaran kepada peserta Program Beasiswa INOVASIA di sesi kelas dan mentoring tersebut sebagai bagian dari upaya menciptakan calon inovator handal di masa depan.

Baca Juga: Salman Subakat Ajak Anak Muda Indonesia ‘Babak Belur’ dengan Program INOVASIA

Sebelum sesi kelas dimulai, CEO NSEI part of Paragon Corp, Salman Subakat memberi pengantar kepada peserta Program Beasiswa INOVASIA yang mengikuti kelas.

Salman menyinggung soal lilin dan bagaimana cara menyelesaikan masalah secara kolektif dalam melakukan sebuah inovasi.

Menurutnya masalah tidak akan bisa terselesaikan dengan baik jika seseorang seperti lilin, bisa menerangi kegelapan namun membakar dirinya sendiri. Tetapi dalam memecahkan masalah harus berkumpul secara kolektif sehingga lilin menjadi banyak dan lebih terang dengan energi positif.

“Jangan sampai kayak lilin, menerangi sekitarnya tetapi membakar diri sendiri. Tapi saya yakin energi kebaikan tidak seperti lilin, kita perlu sering ngumpul untuk gedein lilinnya. Kita tukeran lilinnya agar enggak berkurang enegi postifnya,” tuturnya.

Pemaparan materi kelas tagar 3 Beasiswa INOVASIA mengenai problem solving
Pemaparan materi kelas tagar 3 Beasiswa INOVASIA mengenai problem solving/ Foto: Tangkapan layar kelas tagar 3 Beasiswa INOVASIA

Di sesi awal kelas, Agung Utama menyampaikan mempelajari problem solving dibutuhkan oleh seorang inovator. Pemahaman yang cukup tentang bagaimana menyelesaikan masalah secara logis dan terstruktur merupakan kerangka berpikir dasar dalam merancang sebuah inovasi untuk menyelesaikan sebuah masalah.

Baca Juga: Dari Paragon untuk Pendidikan, Jejak Salman Subakat di Dunia Pendidikan Indonesia

Sehingga dibutuhkan kerja sama dengan orang lain untuk bisa menyelesaikan masalah dan menemukan solusi secara efektif. Menurutnya pemecahan sebuah masalah dalam merancang sebuah inovasi tidak bisa dilakukan sendirian.

“Kenapa kita harus belajar permasalahan masalah, karena seringkali apabila kita tidak memahaminya akan banyak terjadi friksi atau konflik. Biasanya kita enggak bisa menyelesaikan masalah sendiri, sebagai inovator kita pasti membutuhkan orang lain untuk memecahkan masalah dengan baik,” beber Agung.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bagimana melakukan problem solving secara terstruktur dan sistematis kepada peserta Program Beasiswa INOVASIA yang mengikuti sesi kelas.

Ada dua metode dalam melakukan problem solving yakni dengan metode pohon isu dan hipotesis. Metode pohon isu adalah cara inovator melihat masalah dengan visualiasasi alur logika melalui cara berpikir logis.

Sementara metode hipotesis adalah prediksi yang dibuat oleh inovator dalam melihat sebuah masalah berdasarkan sumber-sumber bacaan sebelumnya.

Dengan metode tersebut, Agung meyakini seorang inovator bisa memecahkan permasalahan dengan baik dan menghasilkan solusi yang efektif dan efisien.

“Kita bisa memecahkan masalah secara terstruktur untuk mendapatkan solusi yang efektif dan efisien. Seringkali kita hanya berfokus merumuskan sebuah solusi yang justru tidak nyambung,” tutupnya.

 

Baca Juga Berita tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Agung UtamaBeasiswa INOVASIAINOVASIAKelas#3 Beasiswa INOVASIAparagon corpproblem solverProgram Beasiswa INOVASIASalman Subakat

Related Posts

Menko Yusril Resmikan Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi di Unikama
Pendidikan

Menko Yusril Resmikan Pusat Kajian Konstitusi dan Demokrasi di Unikama

Tuesday, 7 Jul 2026
Menko Kumham Imipas Yusril Bawa Pesan Rawat Etika dalam Berdemokrasi di Unikama
Pendidikan

Menko Kumham Imipas Yusril Bawa Pesan Rawat Etika dalam Berdemokrasi di Unikama

Tuesday, 7 Jul 2026
Menko Yusril Ihza Mahendra Sampaikan Orasi Ilmiah Kebangsaan di Unikama
Advertorial

Menko Yusril Ihza Mahendra Sampaikan Orasi Ilmiah Kebangsaan di Unikama

Tuesday, 7 Jul 2026
UIN Malang Gelar Seleksi Ujian Mandiri 2026, Diikuti 1.603 Calon Mahasiswa
Advertorial

UIN Malang Gelar Seleksi Ujian Mandiri 2026, Diikuti 1.603 Calon Mahasiswa

Tuesday, 7 Jul 2026
ICLJ 2026 Resmi Dibuka, Sinergi UIN Malang, UIN Jakarta, dan Universitas Malaya Perkuat Pengembangan Hukum Berkeadilan
Advertorial

ICLJ 2026 Resmi Dibuka, Sinergi UIN Malang, UIN Jakarta, dan Universitas Malaya Perkuat Pengembangan Hukum Berkeadilan

Monday, 6 Jul 2026
Masuk Kuliah Tanpa Tes! PMB Unikama Jalur Prestasi Tahap III Masih Dibuka
Pendidikan

Masuk Kuliah Tanpa Tes! PMB Unikama Jalur Prestasi Tahap III Masih Dibuka

Monday, 6 Jul 2026
Next Post
Tomoro Coffee yang ada di kawasan Kayutangan, Kota Malang. Ini adalah tempat nongkrong di Kayutangan Malang.

Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kayutangan Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.