Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Kelas 3 Beasiswa INOVASIA, Agung Utama Ajak Calon Inovator jadi Problem Solver Handal dengan Pohon Isu

Redaksi by Redaksi
Januari 27, 2024 1:51 pm
in Pendidikan
Kelas tagar 3 Beasiswa INOVASIA, Director NSEI, Agung Utama ajak peserta jadi problem solver handal dengan pohon isu

Kelas #3 Beasiswa INOVASIA, Director NSEI, Agung Utama ajak peserta jadi problem solver handal dengan pohon isu/Foto: Tangkapan layar Instagram @agungisme

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Setelah mengikuti kelas pengembangan diri melalui metode DISC di pertemuan sebelumnya. Calon inovator yang tergabung dalam Program Beasiswa INOVASIA mengikuti Kelas 3 Beasiswa INOVASIA pada Selasa (23/1/2024) beberapa waktu lalu.

Peserta Program Beasiswa INOVASIA mendapat sesi mentoring tentang pemecahan masalah atau problem solving dari Director NSEI (Nurhayati Subakat Entrepreneurship Institute) part of Paragon Corp, Agung Utama.

READ ALSO

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Dalam sesi kelas tersebut, Agung memberikan materi tentang bagaiaman cara menyelesaikan masalah dengan cara yang kreatif dan tepat sasaran kepada peserta Program Beasiswa INOVASIA di sesi kelas dan mentoring tersebut sebagai bagian dari upaya menciptakan calon inovator handal di masa depan.

Baca Juga: Salman Subakat Ajak Anak Muda Indonesia ‘Babak Belur’ dengan Program INOVASIA

Sebelum sesi kelas dimulai, CEO NSEI part of Paragon Corp, Salman Subakat memberi pengantar kepada peserta Program Beasiswa INOVASIA yang mengikuti kelas.

Salman menyinggung soal lilin dan bagaimana cara menyelesaikan masalah secara kolektif dalam melakukan sebuah inovasi.

Menurutnya masalah tidak akan bisa terselesaikan dengan baik jika seseorang seperti lilin, bisa menerangi kegelapan namun membakar dirinya sendiri. Tetapi dalam memecahkan masalah harus berkumpul secara kolektif sehingga lilin menjadi banyak dan lebih terang dengan energi positif.

“Jangan sampai kayak lilin, menerangi sekitarnya tetapi membakar diri sendiri. Tapi saya yakin energi kebaikan tidak seperti lilin, kita perlu sering ngumpul untuk gedein lilinnya. Kita tukeran lilinnya agar enggak berkurang enegi postifnya,” tuturnya.

Pemaparan materi kelas tagar 3 Beasiswa INOVASIA mengenai problem solving
Pemaparan materi kelas tagar 3 Beasiswa INOVASIA mengenai problem solving/ Foto: Tangkapan layar kelas tagar 3 Beasiswa INOVASIA

Di sesi awal kelas, Agung Utama menyampaikan mempelajari problem solving dibutuhkan oleh seorang inovator. Pemahaman yang cukup tentang bagaimana menyelesaikan masalah secara logis dan terstruktur merupakan kerangka berpikir dasar dalam merancang sebuah inovasi untuk menyelesaikan sebuah masalah.

Baca Juga: Dari Paragon untuk Pendidikan, Jejak Salman Subakat di Dunia Pendidikan Indonesia

Sehingga dibutuhkan kerja sama dengan orang lain untuk bisa menyelesaikan masalah dan menemukan solusi secara efektif. Menurutnya pemecahan sebuah masalah dalam merancang sebuah inovasi tidak bisa dilakukan sendirian.

“Kenapa kita harus belajar permasalahan masalah, karena seringkali apabila kita tidak memahaminya akan banyak terjadi friksi atau konflik. Biasanya kita enggak bisa menyelesaikan masalah sendiri, sebagai inovator kita pasti membutuhkan orang lain untuk memecahkan masalah dengan baik,” beber Agung.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bagimana melakukan problem solving secara terstruktur dan sistematis kepada peserta Program Beasiswa INOVASIA yang mengikuti sesi kelas.

Ada dua metode dalam melakukan problem solving yakni dengan metode pohon isu dan hipotesis. Metode pohon isu adalah cara inovator melihat masalah dengan visualiasasi alur logika melalui cara berpikir logis.

Sementara metode hipotesis adalah prediksi yang dibuat oleh inovator dalam melihat sebuah masalah berdasarkan sumber-sumber bacaan sebelumnya.

Dengan metode tersebut, Agung meyakini seorang inovator bisa memecahkan permasalahan dengan baik dan menghasilkan solusi yang efektif dan efisien.

“Kita bisa memecahkan masalah secara terstruktur untuk mendapatkan solusi yang efektif dan efisien. Seringkali kita hanya berfokus merumuskan sebuah solusi yang justru tidak nyambung,” tutupnya.

 

Baca Juga Berita tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Agung UtamaBeasiswa INOVASIAINOVASIAKelas#3 Beasiswa INOVASIAparagon corpproblem solverProgram Beasiswa INOVASIASalman Subakat

Related Posts

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus
Pendidikan

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Senin, 12 Okt 2026
Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM
Pendidikan

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Senin, 12 Okt 2026
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang
Advertorial

Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Tomoro Coffee yang ada di kawasan Kayutangan, Kota Malang. Ini adalah tempat nongkrong di Kayutangan Malang.

Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kayutangan Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.