Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Segera Dipatenkan, Napi di Kota Malang Hasilkan Karya Batik Tulis dari Balik Jeruji Besi

Redaksi by Redaksi
Desember 21, 2023 7:39 pm
in News
Napi di Lapas Kelas I Malang membatik dari balik jeruji besi.

Napi di Lapas Kelas I Malang membatik dari balik jeruji besi. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Menjalani masa tahanan tak menyurutkan semangat kreasi para napi. Sebanyak 30 napi atau warga binaan Lapas Kelas 1 Malang mampu menghasilkan karya batik tulis bernilai tinggi dari balik jeruji besi. Batik itu dinamai Batik Tulis Lowokwaru. Bahkan brand dan design batik itu akan segera dipatenkan.

Para napi itu merancang sendiri design motif batik yang identik membentuk berbagai pola gambar seperti bunga, topeng hingga karakter hewan. Design motif itu kemudian dicetak sebuah media kertas agar mudah dijadikan contoh motif.

READ ALSO

Stadion Kanjuruhan Lolos Verifikasi, Arema FC Siap Tuntaskan Catatan Minor

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Baca Juga: Jelang Nataru, Pj Wali Kota Malang Bersama TPID Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Aman

Para napi itu juga tampak lihai dalam menggoreskan canting batik ke kain hingga membentuk corak yang unik dan indah. Seorang yang bertugas mewarnai batik juga tampak hati hati dan jeli menggoreskan cat batik ke kain yang sudah terdapat goresan pola dari canting batik.

Napi di Lapas Kelas I Malang membatik dari balik jeruji besi.
Napi di Lapas Kelas I Malang membatik dari balik jeruji besi. (Foto/M Sholeh)

Diketahui, 30 napi yang membuat batik itu memiliki berbagai latar belakang. Mulai seniman tato, pelukis hingga pekerja pabrik kain. Mereka tampak bersemangat menunjukkan potensinya melalui karya batik itu.

“Saya sebenarnya tak pernah membatik, awalnya ya cuma ikut ikutan aja. Tapi ternyata menyenangkan,” kata Trianta Ulil Amri, salah satu napi, ditemui di Lapas Kelas I Malang pada Kamis (21/12/2023).

Baca Juga: Ratusan Siswa SD Tampilkan Pentas Sejarah Nusantara di Gedung UM

Baginya, membatik memberikannya pelajaran baru di hidupnya dan bisa mewarnai hari harinya di balik jeruji besi. Dia mengaku lebih bahagia setelah aktif membatik bersama teman temannya.

“Setelah membatik rasanya senang aja, ada ilmu baru juga. Lalu bisa untuk mengisi waktu sehari hari,” ujarnya.

Dalam sehari, dia mengaku mampu merampungkan 2 lembar kain batik. Dalam pembuatan karya batik itu, dia bertugas memberikan warna hingga degradasi batik.

“Dulu saya kerjanya di garmen. Lalu di sini belajar hanya dua minggu terus bisa. Sekarang sehari bisa menyelesaikan 2 batik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Malang, Ketut Akbar Herry Achjar menyampaikan batik tersebut akan segera dipatenkan terutama untuk brand dan designnya.

“Karena kalau ini tak segera dipatenkan, maka design batik teman teman ini akan berpotensi ditiru dengan cara diprint dan dicetak. Kalau teman teman ini kan murni batik tulis,” jelasnya.

Melalui karya batik itu, dia berharap para napi atau warga binaan lapas tak dipandang sebelah mata. Dia ingin merubah stigma buruk bahwa napi identik dengan orang yang jahat.

“Kami ingin hilangkan stigma bahwa lapas itu hitam, lapas itu sampah. Lapas itu tak melulu hitam, ada pelanggi di dalamnya yakni nilai nilai kreativitas teman teman warga binaan,” ucapnya.

Dia mengatakan, warga binaan di Lapas Kelas I Malang mampu menghasilkan batik, lalu ada topeng, asbak, papan, magot pupuk dari hasil pengolahan limbah. Kemudian juga ada seni musik, kuliner, UMKM hingga pendidikan.

Untuk karya baru para warga binaan berupa batik tulis tersebut, pihaknya juga berencana akan membantu memasarkan melalui penjualan online dan membuatkan galeri di depan lapas.

“Pada intinya, kami berharap apa yang dilakukan warga binaan di sini akan menjadi bekal mereka saat nanti sudah bebas. Sehingga ketika berbaur dengan masyarakat umum, bisa tetap diterima dengan karya terbaiknya,” tandasnya.

 

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Lapas Kelas 1 MalangnapiNapi di Kota Malang

Related Posts

Stadion
News

Stadion Kanjuruhan Lolos Verifikasi, Arema FC Siap Tuntaskan Catatan Minor

Kamis, 16 Jul 2026
Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang
News

Libur Sekolah 2026 Dongkrak Wisata Kota Batu, Kunjungan Tembus 340.600 Orang

Rabu, 15 Jul 2026
Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia
News

Guru Besar UB: Heat Dome seperti di Eropa Sangat Sulit Terjadi di Indonesia

Rabu, 15 Jul 2026
Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying
News

Wali Kota Batu Sidak MPLS, Pastikan Hari Ketiga Berjalan Aman dan Bebas Bullying

Rabu, 15 Jul 2026
Prakiraan Cuaca Malang Rabu 15 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Lowokwaru dalam Kondisi Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Malang Rabu 15 Juli 2026: Didominasi Cerah Berawan, Lowokwaru dalam Kondisi Udara Kabur

Rabu, 15 Jul 2026
29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa
News

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa

Selasa, 14 Jul 2026
Next Post
FEB UNISMA

FEB Unisma Ajak Ibu Hebat Cerdas Kelola Keuangan di Peringatan Hari Ibu

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.