Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Jalankan Bisnis Sustainable, UMKM Kupu Sutera Gandeng Puluhan Penyandang Disabilitas

Redaksi by Redaksi
Juli 17, 2023 6:44 pm
in Bisnis
bisnis

Aneka produk jadi yang terbuat dari sutra produksi Kupu Sutera. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Sebuah usaha hendaknya tidak hanya meraup keuntungan, tetapi juga sustainable (berkelanjutan) dan bermanfaat bagi sesama. Inilah prinsip yang dijalankan oleh Arianto Nugroho, pemilik UMKM Kupu Sutera.

Saat ditemui di rumahnya yang terletak tak jauh dari Rumah Sakit Jiwa Dr Radjiman Wediodiningrat beberapa waktu lalu, Arianto mengungkapkan bahwa bisnis yang ia jalani mengedepankan keberlanjutan, bukannya meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.

READ ALSO

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

“Visi kami harus ramah lingkungan dan sustainable,” ujar Arianto.

Benang-benang sutra produksi Kupu Sutera. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Bisnis Kupu Sutera yang ia rintis sejak tahun 2015 ini memproduksi benang sutra, kain sutra, hingga produk jadi berupa sepatu, tas, topi, dan sebagainya. Di dalam memproduksi itu semua, Arianto melibatkan puluhan penyandang disabilitas.

“Kalau penyandang disabilitas itu biasanya tidak stabil, mereka naik turun (kerjanya). Tapi yang pasti (kerjanya) ini ada sekitar 20 orang,” kata Arianto.

Arianto Nugroho, pemilik UMKM Kupu Sutera. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Ia tidak menganggap para penyandang disabilitas tersebut sebagai karyawan, melainkan sebagai mitra. Keterlibatan para penyandang disabilitas ini adalah sebuah bentuk kolaborasi agar mereka lebih mandiri dan mendapat manfaat dari Kupu Sutera.

“Mereka nggak kerja di sini, tapi di rumah masing-masing. Karena mereka terbatas secara mobilitas. Mereka bisa mengatur waktu mereka sendiri,” jelasnya.

Sepatu dan tas yang terbuat dari sutra produksi Kupu Sutera. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Selain berkolaborasi dengan penyandang disabilitas, prinsip bisnis berkelanjutan juga diterapkan dalam proses produksi. Biasanya dalam produksi sutra, pelaku bisnis merebus kepompong ulat sutra beserta ulat yang ada di dalamnya. Akibatnya, ulat tersebut mati dalam proses produksi.

“(Produksi sutra secara tradisional) itu tidak sustainable karena membunuh dan membunuhnya itu tidak manusiawi,” kata Arianto.

BACA JUGA: UMKM di Kabupaten Malang Gaptek, Sulit Bertransformasi ke Digital

Di Kupu Sutera, ulat-ulat tersebut dibiarkan hidup. Mereka membiarkan ulat tersebut bermetamorfosis menjadi ngengat dan memanfaatkan kepompongnya saja.

“Mereka tetap jadi ngengat. Selanjutnya, kepompongnya itu yang kami produksi,” imbuh Arianto.

Di dalam berbisnis, Arianto pun lebih banyak memasarkan produknya secara offline melalui pameran. Ini disebabkan pameran bisa memudahkan ia mengedukasi masyarakat terkait sutra.

Sepatu dari bahan sutra produsi Kupu Sutera. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Memang, sutra produksi Kupu Sutera terlihat berbeda dengan sutra-sutra yang banyak dijual di pasaran. Jika biasanya sutra yang diketahui masyarakat itu memiliki warna yang mengkilap dan permukaannya licin, maka sutra dari Kupu Sutera memiliki warna yang lebih pucat dan permukannya kesat.

“Kami harus mengedukasi masyarakat bahwa sutra asli itu sepert ini. Sutra yang beneran nggak seindah sutra yang ada di toko. Kita kan tahunya sutra itu mengkilat, licin, dan sebagainya. Ternyata nggak seperti itu,” kata Arianto.

Ia mengeklaim bahwa produk sutra yang sustainable seperti ini hanya ada satu di Indonesia. Oleh karenanya, perlu upaya lebih dalam memperkenalkan produk-produk Kupu Sutera serta mengedukasi masyarakat. Apalagi, harga yang dibanderol cukup mahal, yaitu Rp 1,5 juta hingga Rp 3,5 juta.

Ini juga yang membuat Arianto tidak memasarkan produknya secara online karena akan lebih sulit dalam melakukan edukasi. Masyarakat yang tidak paham akan produk Kupu Sutera akan mengira produk-produk ini terlalu mahal.

BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

Tags: Penyandang Disabilitasulat suteraUMKMUMKM Kupu Sutera

Related Posts

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?
Bisnis

Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?

Sabtu, 18 Jul 2026
Next Post
Stadion kanjuruhan

Pedagang Stadion Kanjuruhan Akan Direlokasi Sebelum 10 Agustus 2023

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.