Minggu, Juli 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Kisah Pendik Selamat dari Seretan Ombak Pantai Selatan, Terjebak Berjam-jam hingga Ketemu Mayat

Redaksi by Redaksi
Juli 10, 2023 10:34 am
in Peristiwa
Pendik (kaos abu-abu) usai ditemukan dalam kondisi selamat.

Pendik (kaos abu-abu) usai ditemukan dalam kondisi selamat. Foto: Polsek Bantur

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Mohamad Ruspandi (24) alias Pendik berhasil selamat dari seretan ombak di Pantai Jembatan Panjang, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang. Ia ditemukan di kawasan Pantai Kondangmerak sekitar tujuh jam setelah terombang-ambing di laut pada Sabtu (8/7/2023) petang.

Kepada petugas kepolisian, Pendik mengatakan bahwa ia terjun ke laut setelah melihat rekannya, Bayu Perbangsa (40) tergulung ombak saat berupaya menolong dua mahasiswa asing yang terjebak. Pendik kemudian bermaksud menolong mereka dengan menggunakan jaket pelampung.

READ ALSO

Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

“Di situ saya inisiatif, kalau ombak kayak gini (besar), rescue itu nggak mungkin dan harus pakai pengaman. Akhirnya saya ambil satu (jaket pelampung),” terang Pendik.

Baca Juga: 1 Mahasiswa Asing yang Terseret Ombak Ditemukan Selamat di Pantai Bantol

Ketika Pendik sudah berenang hingga ke tengah laut, ia melihat Bayu berusaha kembali ke pantai karena menyadari usahanya sia-sia. Bayu sempat berteriak pada Pendik dan menyuruhnya kembali ke pantai. Pendik menjawab ia akan terus berenang menyelamatkan kedua mahasiswa asing.

“Terus terakhir Mas Bayu ngomong apa saya nggak tahu, karena ombak gede. Dia ke belakang, saya ke depan nyari (mahasiswa asing),” imbuhnya.

Saat mencari mahasiswa asing tersebut, Pendik dihantam ombak besar hingga dua kali. Pendik kembali melihat Bayu yang sudah dalam keadaan lemas. Pendik berusaha menolong Bayu, namun kembali terhantam ombak.

Baca Juga: 2 Mahasiswa Asing Universitas Brawijaya Terseret Ombak, Begini Respons Kampus

“Kami kegulung (ombak) bersama. Saya nggak tahu posisinya di mana, akhirnya saya fokus ke depan,” kata Pendik.

Mengetahui kondisi ombak sangat besar dan ia tak bisa melihat para mahasiswa asing yang terjebak, akhirnya Pendik berusaha menyelamatkan dirinya sendiri dengan berenang ke tengah laut.

Saat berada di tengah laut, Pendik sempat tidak bergerak hingga kurang lebih satu jam. Ia berusaha untuk kembali ke pantai, namun tidak berhasil.

Di sana, Pendik sempat melihat ada mayat seseorang. Namun, ia tidak tahu identitas mayat tersebut. “Yang jelas dia (pakai) baju hitam,” ujar Pendik.

Ia sempat menarik kaki mayat tersebut. Akan tetapi, arus besar datang sehingga ia melepaskan kaki itu agar ia bisa menyelamatkan diri.

Pendik melihat sesuatu berwarna coklat yang awalnya ia kira adalah pantai. Namun, benda tersebut terus mendekat ke arahnya. Ia pun menyadari bahwa itu adalah air pasang.

“Saya panik karena arus pasti gede. Saya gimana caranya berenang. Sampai akhirnya lemes,” kata Pendik.

Sesaat kemudian, ia melihat gerombolan sampah. Pendik berenang ke arah sampah tersebut dan gelondongan kayu yang cukup besar. Ia memeluk kayu tersebut.

“Saya pegang kayu itu, saya ikutin arusnya sampe Pantai Jembatan Panjang lewat,” terangnya.

Saat melewati sebuah pulau, Pendik melihat ada orang-orang tengah memancing. Ia berteriak kepada orang-orang tersebut. Beruntung, mereka mendengar teriakan Pendik dan melaporkannya ke petugas.

“Saya mati-matian sampe lemas sekali itu setelah ketemu orang mancing. Ada batu karang dan itu arusnya muter. Saya peluk kayu dan berenang pakai kaki, tapi nggak ngatasi arusnya. Sudah lemas saya, sudah (pasrah) apa kata Tuhan,” tutupnya.

Pendik merupakan korban pertama yang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Setelah Pendik, mahasiswa asing bernama Ana Brieva Ramirez (23) juga ditemukan selamat.

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: berita malangBerita Malang TerkiniOmbakPantai Jembatan PanjangPantai Selatan

Related Posts

Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta
Peristiwa

Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta

Sabtu, 18 Jul 2026
Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Next Post
Ilustrasi aneka makanan di angkringan.

5 Rekomendasi Angkringan Kekinian di Kota Malang, Harga Jelas Ramah di Kantong

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.