Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Mengunjungi Masjid Tertua di Kota Batu yang Dibangun Sejak 1831 Masehi

Saksi Bisu Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Redaksi by Redaksi
April 22, 2023 9:00 am
in Asli Malang
Penampakan terkini Masjid Al-Mukhlisin yang sudah mengalami renovasi hingga empat kali sejak berdiri pada 1831 Masehi.

Penampakan terkini Masjid Al-Mukhlisin yang sudah mengalami renovasi hingga empat kali sejak berdiri pada 1831 Masehi. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Masjid Al Mukhlisin yang berlokasi di Jalan Lahor, Dusun Macari merupakan masjid tertua di Kota Batu, Jawa Timur. Konon, masjid ini dibangun di masa Perang Diponegoro pada 1831 masehi. Artinya, pada 2023 ini usianya genap 192 tahun.

Banyak yang meyakini bahwa Dusun Macari menjadi salah satu pusat penyebaran agama Islam pertama di Kota Batu. Masjid Al-Mukhlisin menjadi salah satu jejak peninggalan peradaban Islam di sana yang masih ada hingga kini.

READ ALSO

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Namun, jika melihat penampakannya kini memang tampak seperti masjid pada umumnya. Dulunya, masjid ini masih berbentuk joglo sebagaimana rupa masjid-masjid yang ada di Demak.

Bagian dalam terkini Masjid Al-Mukhlisin yang sudah berdiri pada 1831 Masehi. Foto: Azmy

Masjid ini menurut keterangan Ketua Takmir Masjid Al-Mukhlisin, Choirul Anam, telah mengalami renovasi sebanyak empat kali. Diketahui, renovasi kali pertama dilakukan pada 1950, lalu 1975, 1996 hingga terakhir pada 2014 dan bertahan sampai sekarang.

Menurut Choirul, renovasi total dilakukan pada tahap ketiga (1996). Meski begitu, masih tetap ada yang dipertahankan. Seperti bangunan pilar hingga cekungan mihrab kuno (ruangan imam, red). Meski takmir masjid telah membuat mihrab baru yang lebih luas.

Choirul menuturkan sejumlah kisah menarik pada saat renovasi tahun 1996 itu. Di mana saat warga memotong salah satu kayu jati yang digunakan sebagai pilar bangunan, terdapat seikat batang lidi ditanam di dalamnya.

Mihrab kuno ini masih kerap digunakan meski takmir masjid telah menyediakan mihrab baru yang lebih luas di sampingnya. Foto: Azmy

Tidak ada yang tahu maksud dan tujuan batang lidi itu ditanam. Namun warga percaya penanaman batang lidi itu memiliki makna filosofis dan spiritual tersendiri.

”Meski begitu, kami sepakat tiang penyangga dari kayu jati semula itu diganti dengan pilar cor. Namun batang lidi itu kami kembalikan, ditanam lagi,” kisah Choirul pada Tugumalang.id ditemui, Minggu (9/4/2023).

Selain itu, jejak masa lampau yang bisa dijumpai di Masjid Al-Mukhkisin adalah roda tank. Peninggalan roda tank ini juga tak lepas dari sejarah panjang penjajahan Belanda yang juga merambah di Kota Batu.

Di Dusun Macari inilah, diyakini menjadi salah satu basis komando pasukan santri saat Agresi Militer ke-2. Pasalnya, Pangeran Diponegoro telah mengutus para muridnya untuk menyebar ke seluruh penjuru Jawa untuk menyebarkan agama Islam.

Kolam kuno atau lebih dikenal dengan nama Blumbang Macari yang berada tak jauh di sisi utara masjid. Foto: Azmy

Dibangun oleh KH Zakaria, Murid Pangeran Diponegoro

Ketua Takmir Masjid Al Mukhlisin, Choirul Anam mengisahkan, masjid ini ini dibangun oleh Mbah Matsari, salah satu tokoh bedah kerawang di Dusun Macari. Selain masjid, dia juga mendirikan sebuah pondok pesantren untuk pendidikan agama.

Seiring waktu, Mbah Matsari lebih dikenal dengan nama KH Zakaria. Sebelumnya, KH Zakaria ternyata adalah pejuang kemerdekaan, murid dari Pangeran Diponegoro.

Konon, Pangeran Diponegoro mengutus muridnya untuk menyebar ke seluruh penjuru Jawa. Titah itu ditujukan untuk syiar dakwah. Dusun Macari di Kota Batu menjadi daerah yang dipilih KH Zakaria untuk membangun masjid dan pesantren.

Lokasi yang dipilih KH Zakaria strategis, terletak tak jauh dari kolam kuno yang kini dikenal dengan nama Blumbang Macari. Disinilah, para murid KH Zakaria mensucikan diri sebelum beribadah. Hingga kini, kolam alami yang terbentuk dari sumber air ini masih terjaga kelestarian ekologisnya.

Dulu, selain berdakwah, sehari-hari KH Zakaria juga dikenal sebagai petani kopi. Kebunnya sangat luas meliputi wilayah Lesti, Klebengan, Alun-Alun Kota Batu hingga Kelurahan Ngaglik (Museum Angkut). Termasuk di wilayah Dusun Macari.

Selama berdakwah, KH Zakaria membangun pondok pesantren, dimana memang sebelumnya mayoritas warga disana memeluk Hindu. Hal ini dibuktikan dari penemuan Patung Bramancari, tak jauh dari lokasi masjid.

Demikian kisah dari sebuah masjid tertua di Kota Batu. Adapun, masjid tertua kedua yakni Masjid An-Nuur yang berlokasi di dekat Alun-Alun Kota Batu. Informasi dihimpun, pendirinya juga merupakan anak dari KH Zakaria.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: kota batumasjidMasjid TertuaPerang Diponegoro

Related Posts

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang
Asli Malang

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Minggu, 30 Agu 2026
Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
Bekas roda tank yang digunakan menjadi keset kaki di Masjid Al Mukhlisin, masjid tertua di Kota Batu, Jawa Timur.

Roda Tank Kompeni Dijadikan Keset di Masjid Tertua Kota Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.