Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Ketua DPRD Kota Malang Kritisi Kebijakan Publik untuk UMKM

Redaksi by Redaksi
April 20, 2021 7:07 pm
in Bisnis
DPRD - Ketua DPRD Kota Malang Kritisi Kebijakan Publik untuk UMKM

Malang Jurnalis Forum. Foto: Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Agenda Malang Jurnalis Forum (MJF) kembali dihelat, pada Senin (19/4/2021). Membahas sejumlah kebijakan publik di Kota Malang dalam mengembangkan UMKM. Disitu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengutarakan banyak kritik terhadap kebijakan Pemkot Malang.

Dia mengatakan, saat ini pelaku UMKM harus bisa mengembangkan produk berdaya saing global. Untuk itu, mereka juga harus keluar dari pemikiran tradisional. ”Bicara UMKM sekarang sudah gak bisa terbatas di lingkup UMKM tradisional saja, karena saat ini juga sudah banyak pengusaha muda yang lebih maju tanpa ujug-ujug punya modal,” jelasnya.

READ ALSO

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Harusnya, kata dia, mindset pelaku UMKM sekarang sudah saatnya berpikir bagaimana menciptakan suatu produk dan pola bisnis memanfaatkan teknologi digital. Buktinya, kini sudah banyak usaha yang dimulai di rumah. ”Tinggal kirim-kirim aja kan. Jadi begitu, kalau masih tetap berkutat di cara-cara lama ya bukan tidak mungkin mereka akan ketinggalan digilas zaman,” terangnya.

Made menambahkan, banyak mindset masyarakat Kota Malang dalam mengembangkan usaha masih terpaku dengan cara-cara lama. Terutama soal mindset bahwa usaha harus diawali dengan modal yang besar.

Padahal, jika melihat peluang lebih jitu, terutama di industri modern saat ini, mindset modal bejibun bisa di nomor sekiankan. Mindset itu, kata Made, membuat banyak orang terjerat hutang, bahkan ke rentenir. ”Itu banyak saya jumpai dulu waktu masih menjabat Ketua RT/RW. Banyak yang terjerat rentenir. Nah disinilah fungsi program OJIR itu harus maksimal,” katanya.

”Tapi saya lihat kok macet. Harusnya, apalagi pas pandemi, kenapa anggaran itu gak sekalian dibagi saja,” tambahnya.

Pria asal Bali ini melihat, anggaran Rp 1,5 miliar di Diskopindag Kota Malang yang sudah disetujui Dewan untuk pengembangan UMKM di Kota Malang selama pandemi, juga hasilnya tak begitu jelas. ”Belum tahu itu terserap apa tidak, nanti kita lihat di LKPJ,” ungkapnya.

Ditambahkan Made, Program OJIR dengan nilai anggaran Rp 2,5 miliar dan mendapat penghargaan dari Kemenpan RB, tidak berdampak signifikan terhadap perkembangan UMKM di Kota Malang. ”Karena memang pada dasarnya suatu usaha jika dibangun tanpa manajemen business plan yang bagus meski ada anggaran besar sekalipun ya gak bakal jalan,” tegasnya.

Terlepas dari itu semua, pengembangan UMKM secara idealnya memang lebih baik diserahkan pada pasar. Karena masyarakat yang lebih tahu soal produk apa yang sedang dibutuhkan pasar. ”Bisnis serahkan saja ke pasar. Pemerintah tidak bisa intervensi, lebih baik awasi saja. Bagaimanapun demand dan supply yang paling tahu adalah masyarakat itu sendiri,” tutupnya.

Sebelumnya, Wali Kota Malang, Sutiaji, berharap agar UMKM di Kota Malang bisa bersaing secara global. Kader Partai Demokrat ini juga melihat kontraksi ekonomi di Kota Malang selama pandemi ini pertumbuhannya di atas Kabupaten Malang.

“Harapan kami ini akan kita perkuat terus. Saya berharap di tahun 2021 ini agar tidak meleset yaitu pertumbuhan di angka empat,” tukasnya.

Sementara, Perwakilan dari HIPMI Malang, Hendro Suryo, mengatakan bahwa saat masa pandemi ini, bisnis-bisnis mengarah ke dalam 2 arah yang berbeda, ada yang mengalami kemunduran dan ada yang mengalami kemajuan.

“Ketika pandemi ini ngeri sekali banyak yang dirumahkan, tapi banyak juga yang sukses. Karena banyak yang menangkap peluangnya bagus. Contohnya yang jualan hijab tokonya tutup tapi bisa jualan online,” tuturnya.

“Ketika kita ngomong UMKM yang digital maka hanya tinggal menunggu waktu akan mengarah ke sana, dan kalau mindset kita tidak dirubah maka akan tergerus,” pungkasnya.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Tags: dprdkota malangmalang

Related Posts

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total
Bisnis

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Kamis, 3 Sep 2026
Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Next Post
UMKM - Bantuan Produktif Usaha Mikro Dibuka, Ratusan Pelaku UMKM Telah Mendaftar

Bantuan Produktif Usaha Mikro Dibuka, Ratusan Pelaku UMKM Telah Mendaftar

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.