Senin, Juli 27, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Ketua DPRD Kota Malang Kritisi Kebijakan Publik untuk UMKM

Redaksi by Redaksi
April 20, 2021 7:07 pm
in Bisnis
DPRD - Ketua DPRD Kota Malang Kritisi Kebijakan Publik untuk UMKM

Malang Jurnalis Forum. Foto: Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Agenda Malang Jurnalis Forum (MJF) kembali dihelat, pada Senin (19/4/2021). Membahas sejumlah kebijakan publik di Kota Malang dalam mengembangkan UMKM. Disitu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, mengutarakan banyak kritik terhadap kebijakan Pemkot Malang.

Dia mengatakan, saat ini pelaku UMKM harus bisa mengembangkan produk berdaya saing global. Untuk itu, mereka juga harus keluar dari pemikiran tradisional. ”Bicara UMKM sekarang sudah gak bisa terbatas di lingkup UMKM tradisional saja, karena saat ini juga sudah banyak pengusaha muda yang lebih maju tanpa ujug-ujug punya modal,” jelasnya.

READ ALSO

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?

Harusnya, kata dia, mindset pelaku UMKM sekarang sudah saatnya berpikir bagaimana menciptakan suatu produk dan pola bisnis memanfaatkan teknologi digital. Buktinya, kini sudah banyak usaha yang dimulai di rumah. ”Tinggal kirim-kirim aja kan. Jadi begitu, kalau masih tetap berkutat di cara-cara lama ya bukan tidak mungkin mereka akan ketinggalan digilas zaman,” terangnya.

Made menambahkan, banyak mindset masyarakat Kota Malang dalam mengembangkan usaha masih terpaku dengan cara-cara lama. Terutama soal mindset bahwa usaha harus diawali dengan modal yang besar.

Padahal, jika melihat peluang lebih jitu, terutama di industri modern saat ini, mindset modal bejibun bisa di nomor sekiankan. Mindset itu, kata Made, membuat banyak orang terjerat hutang, bahkan ke rentenir. ”Itu banyak saya jumpai dulu waktu masih menjabat Ketua RT/RW. Banyak yang terjerat rentenir. Nah disinilah fungsi program OJIR itu harus maksimal,” katanya.

”Tapi saya lihat kok macet. Harusnya, apalagi pas pandemi, kenapa anggaran itu gak sekalian dibagi saja,” tambahnya.

Pria asal Bali ini melihat, anggaran Rp 1,5 miliar di Diskopindag Kota Malang yang sudah disetujui Dewan untuk pengembangan UMKM di Kota Malang selama pandemi, juga hasilnya tak begitu jelas. ”Belum tahu itu terserap apa tidak, nanti kita lihat di LKPJ,” ungkapnya.

Ditambahkan Made, Program OJIR dengan nilai anggaran Rp 2,5 miliar dan mendapat penghargaan dari Kemenpan RB, tidak berdampak signifikan terhadap perkembangan UMKM di Kota Malang. ”Karena memang pada dasarnya suatu usaha jika dibangun tanpa manajemen business plan yang bagus meski ada anggaran besar sekalipun ya gak bakal jalan,” tegasnya.

Terlepas dari itu semua, pengembangan UMKM secara idealnya memang lebih baik diserahkan pada pasar. Karena masyarakat yang lebih tahu soal produk apa yang sedang dibutuhkan pasar. ”Bisnis serahkan saja ke pasar. Pemerintah tidak bisa intervensi, lebih baik awasi saja. Bagaimanapun demand dan supply yang paling tahu adalah masyarakat itu sendiri,” tutupnya.

Sebelumnya, Wali Kota Malang, Sutiaji, berharap agar UMKM di Kota Malang bisa bersaing secara global. Kader Partai Demokrat ini juga melihat kontraksi ekonomi di Kota Malang selama pandemi ini pertumbuhannya di atas Kabupaten Malang.

“Harapan kami ini akan kita perkuat terus. Saya berharap di tahun 2021 ini agar tidak meleset yaitu pertumbuhan di angka empat,” tukasnya.

Sementara, Perwakilan dari HIPMI Malang, Hendro Suryo, mengatakan bahwa saat masa pandemi ini, bisnis-bisnis mengarah ke dalam 2 arah yang berbeda, ada yang mengalami kemunduran dan ada yang mengalami kemajuan.

“Ketika pandemi ini ngeri sekali banyak yang dirumahkan, tapi banyak juga yang sukses. Karena banyak yang menangkap peluangnya bagus. Contohnya yang jualan hijab tokonya tutup tapi bisa jualan online,” tuturnya.

“Ketika kita ngomong UMKM yang digital maka hanya tinggal menunggu waktu akan mengarah ke sana, dan kalau mindset kita tidak dirubah maka akan tergerus,” pungkasnya.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

Tags: dprdkota malangmalang

Related Posts

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?
Bisnis

Pedagang Online Dipungut Pajak PPh Per Juli 2026, Siapa Saja yang Terkena?

Sabtu, 18 Jul 2026
Salah satu inovasi gerobak jualan kopi modern di Malang (Foto: Google Maps)
Bisnis

5 Inovasi Gerobak Jualan di Malang, dari Kopi Keliling hingga Mie di Pinggir Jalan

Jumat, 17 Jul 2026
Apa Manfaat Live Streaming bagi Pelaku UMKM?
Bisnis

Apa Manfaat Live Streaming bagi Pelaku UMKM?

Rabu, 15 Jul 2026
Masuk Tahun Ajaran Baru, Ini 7 Toko Seragam dan Perlengkapan Sekolah di Kota Malang
Bisnis

Masuk Tahun Ajaran Baru, Ini 7 Toko Seragam dan Perlengkapan Sekolah di Kota Malang

Senin, 13 Jul 2026
Perbedaan Reseller dan Dropshipper, Pahami Cara Kerjanya dalam Bisnis Online
Bisnis

Perbedaan Reseller dan Dropshipper, Pahami Cara Kerjanya dalam Bisnis Online

Senin, 13 Jul 2026
Next Post
UMKM - Bantuan Produktif Usaha Mikro Dibuka, Ratusan Pelaku UMKM Telah Mendaftar

Bantuan Produktif Usaha Mikro Dibuka, Ratusan Pelaku UMKM Telah Mendaftar

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.