Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Yuk, Intip Kebiasaan Unik Saat Ramadan di Berbagai Negara

Redaksi by Redaksi
April 18, 2021 10:16 am
in Berita
Penembakan meriam Ramadhan di Lebanon. Sumber: dailyfeed.dailynewsegypt.com

Penembakan meriam Ramadhan di Lebanon. Sumber: dailyfeed.dailynewsegypt.com

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Pada bulan Ramadan terkadang kita melakukan beberapa kegiatan yang tidak dilakukan pada hari biasanya seperti ngabuburit untuk berburu takjil sambil menunggu waktu berbuka puasa. Di Indonesia sendiri ada beragam cara untuk menyemarakkan bulan suci ini. Misalnya saja seperti tradisi padusan di Boyolali yang dipercaya dapat menyucikan diri sebelum bulan Ramadhan dengan berendam di pemandian atau sumber air keramat. Dengan beragamnya budaya Indonesia, maka tak heran jika Indonesia kaya akan kebiasaan unik saat bulan Ramadan pula. Namun, tak hanya di Indonesia, berbagai negara di penjuru dunia juga punya kebiasaan unik pada bulan Ramadan, loh. Penasaran? Berikut ulasannya.

1. Menembakkan Meriam di Lebanon

READ ALSO

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Penembakan meriam Ramadhan di Lebanon. Sumber: dailyfeed.dailynewsegypt.com

Bunyi meriam di Lebanon saat bulan Ramadan menandakan bahwa puasa di hari tersebut telah berakhir dan waktunya untuk berbuka puasa. Selain untuk pengingat buka puasa, meriam juga ditembakkan tiap waktu sahur dan imsak. Tidak hanya di Lebanon, namun cara ini juga diterapkan di berbagai negara timur tengah seperti di Bangladesh, Mesir, dan Arab Saudi. Setelah bulan Ramadan berakhir, meriam yang digunakan sebagai pengingat tersebut akan disimpan di atas pegunungan oleh pasukan khusus. Kebiasaan unik ini sempat dihentikan pada tahun 1983 karena dianggap sebagai senjata kala itu.

2. Penampilan Musik Balada di Albania

perayaan Ramadan dengan pertunjukan musik Balada.Sumber: steemit.com

Sumber: steemit.com

Pada bulan Ramadhan, para warga muslim di Albania yang berasal dari Kekaisaran Ottoman, mempunyai kebiasaan menyanyikan lagu-lagu tradisional untuk menandakan awal sampai akhir bulan suci ini. Jadi, mereka juga akan menampilkan musik balada setiap harinya. Para warga Albania akan menampilkan balada dengan berjalan beramai-ramai di jalanan dan terkadang mereka juga saling mengundang ke masing-masing rumah untuk menampilkan pertunjukan musik tersebut. Alat musik yang digunakan pada pertunjukan balada adalah lodra dan drum silinder yang terbuat dari kulit domba atau kambing.

3. Bermain Mheibes di Irak

permainan Mheibes . Sumber foto: aljazeera.com

Sumber foto: aljazeera.com
Irak memiliki kegiatan unik yang hanya di bulan Ramadhan yaitu bermain Mheibes. Setelah berbuka puasa, para pemuda Irak akan berkumpul untuk bermain Mheibes atau permainan menebak cincin. Mheibes adalah permainan tradisional yang sudah menjadi kebiasaan di negara tersebut sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu. Mheibes biasa dimainkan oleh 40 sampai 250 orang. Mereka berusaha menyembunyikan satu cincin dari satu orang dengan mengopernya satu sama lain melalui tangan yang dikepalkan di dada. Lalu satu orang tadi akan menebak siapa yang membawa cincin tersebut.

4. Festival Grangao di Qatar

Festival Grangao saat anak-anak menerima jajanan dari orang tua. Sumber foto: aljazeera.com

Sumber: thepeninsulaqatar.com

Festival Grangao ini disebut sebagai harinya anak-anak. Bagaimana tidak, tiap anak akan menerima permen, manisan, dan jajanan lain sebagai bentuk penghargaan karena telah berpuasa selama Ramadan. Jika dilihat, memang perayaan satu ini memang mirip dengan Halloween. Bedanya, anak-anak di Qatar mengenakan pakaian adat Qatar berwarna cerah serta tambahan topi emas pada anak perempuan. Mereka juga akan memakai tas katun yang dibuatkan ibunya lalu menerima berbagai jajanan dari para orang tua. Tidak hanya dari para orang tua, namun di beberapa daerah Qatar, anak-anak juga akan saling bertukar permen.

Nah, itu dia perayaan Ramadhan di berbagai negara. Bagaimanapun cara kita merayakan bulan Ramadhan ini, yang terpenting adalah melakukan ibadah di bulan suci ini dengan sungguh-sungguh. Selamat berpuasa.

Tags: Ramadanramadhan

Related Posts

Rambu stop Trans Jatim di depan Stadion Kanjuruhan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Berita

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Kamis, 15 Okt 2026
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
Website Bermanfaat Bagi Pelajar dan Mahasiswa

Website Bermanfaat Bagi Pelajar dan Mahasiswa

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.