Rabu, Juli 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Tragedi Kanjuruhan, Andik Harianto Kehilangan Istri dan Dua Anaknya

Redaksi by Redaksi
Oktober 5, 2022 2:08 pm
in Peristiwa
Andik Harianto bersama anaknya Gean Putra Harianto yang selamat dari tragedi stadion Kanjuruhan.

Andik Harianto bersama anaknya Gean Putra Harianto yang selamat dari tragedi stadion Kanjuruhan. Foto/Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Salah satu cerita paling menyedihkan di Tragedi Kanjuruhan. Bagaimana seorang bapak, harus kehilangan dua anak dan satu istri sekaligus. Berikut reportasenya.

”Halo,” begitulah suara Andik Harianto, 36 tahun, warga Sukolilo, Wajak, Kabupaten Malang, menyapa tiga orang anaknya dan satu istrinya, dalam sebuah video yang dia rekam di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).

READ ALSO

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Ketika itu, suasana Kanjuruhan masih aman. Video itu adalah video terakhir yang dia rekam bersama keluarganya. Selanjutnya, sebagaimana kita semua tahu, tragedi terjadi menyebabkan sedikitnya 131 warga meninggal dunia. Tragedi ini terjadi usai Arema FC kalah 2-3 dari Persebaya Surabaya.

Andik salah satu orang yang begitu banyak kehilangan keluarga dalam tragedi yang mencekam itu. Dia kehilangan istrinya yakni Debi Asta Putri Purwoko, 34 tahun, dan dua anaknya yakni Natasya Deby Ramadhani, 16 tahun, siswa SMKN 1 Malang, dan Naila Deby Anggraini,13, siswa SMPN 2 Krebet, Kabupaten Malang.

Ditemui di rumahnya dengan suasana duka yang mendalam, Rabu (5/10/2022), Andik Harianto bercerita awal mula dia menghadapi kejadian mencekam itu.

Andik Harianto bersama sang istri Debi Asta Putri Purwoko.
Andik Harianto bersama sang istri Debi Asta Putri Purwoko semasa muda. Foto/Rubianto

Dari Wajak, dia berangkat telat ke Kanjuruhan yakni sekitar 18.30 WIB. Dia menggunakan dua sepeda motor. Ketika tiba di Stadion Kanjuruhan, laga sudah mulai sekitar sepuluh menit.

Dia masuk melalui gate 13. Keadaan aman hingga laga usai. Baru sekitar 15 menit setelah laga usai, sitausi mulai tidak terkendali. Gas air mata ditembakan oleh aparat ke tribun gate 13.

Karena kalut, istrinya menyerahkan anaknya yang masih berusia dua tahun yakni Gean Putra Harianto. Dia menyelamatkan diri. ”Saya lempar anak saya yang berumur dua tahun itu, ke bawah, dan ditangkap teman saya,” katanya.

Dia melempar anaknya itu dari tribun penonton ke bawah, ke area lapangan. Tingginya sekitar tiga meter. Baru setelah itu, dia yang turun, dengan berdesak-desakan dengan suporter lain.

Di bawah, dia menyaksikan gas air mata ditembakan, dan baku hantam antara suporter dan petugas. Dia sebisa mungkin menyelamatkan diri. Dia akhirnya lolos dari maut tersebut dengan mengamankan diri di daerah musala atau di bawah tribun VIP Kanjuruhan.

”Anak saya nangis terus karena kena gas air mata,” kata pria yang sehari-hari bertani itu.

”Saya juga kena gas air mata, perih sekali rasanya,” imbuhnya.

Ketika itu, keadaan sudah kacau sehingga tidak lagi bisa menyelamatkan istri dan dua orang anaknya yang belakangan ditemukan meninggal dunia. ”Waktu itu istri saya ngasih anak paling kecil ke saya, setelah itu tidak ingat lagi,” katanya.

Usai peristiwa, dia shock bukan main. Dia mendapati dua anaknya yakni Naila dan Natasya sudah tidak bernyawa. ”Sudah tidak bernyawa, saya temukan di lantai VIP di Kanjuruhan,” katanya.

Sedangkan istrinya, Debi Asta Putri Purwoko, dia temukan di RS Wafa Husada. Usai kejadian, ketiganya dimakamkan dengan lokasi berdekatan. ”Saya berharap keadilan bisa ditegakkan dalam kejadian ini,” pungkasnya.

Kini, di rumah sederhananya, Andik hanya tinggal dengan anaknya yang baru berumur dua tahun yakni Gean Putra Harianto. ”Semoga kejadian ini menjadi pelajaran kita semua,” pungkasnya.

Reporter: Irham Thoriq

Editor: Herlianto. A

Tags: Cerita Korban Tragedi KanjuruhanKorban Tragedi Kanjuruhantragedi kanjuruhan

Related Posts

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Guntur Purwoko, 57, saat ditemui di rumah duka di Wajak, Kabupaten Malang.

Guntur Purwoko: Jenazah Anak dan 2 Cucu Saya Membiru, Mungkin Karena Gas Air Mata

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.