Minggu, November 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Mobil Mati di Tengah Rel Kereta Api, Begini Solusinya

Redaksi by Redaksi
Mei 9, 2022 8:00 pm
in Tips
mobil mati

Kecelakaan mobil dengan kereta api pengangkut BBM yang pernah terjadi di Kota Malang. Foto: M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Menerobos dan matinya mesin mobil di tengah rel kereta api kerap kali menjadi penyebab kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Lantas apa penyebab mobil itu mati?

Pakar Mesin Bidang Automotif Universitas Negeri Malang (UM), Dr Muchammad Harly ST MT menjelaskan bahwa kendaraan bermotor yang sering mati di tengah perlintasan kereta api adalah kendaraan bermesin sistem manual. Sementara kendaraan bermesin sistem matic hampir tak pernah ditemui.

READ ALSO

7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Sawo Matang 

13 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan 

“Sebetulnya mobil itu mati bukan karena kereta api yang mau melintas. Tapi mati karena pengemudinya grogi atau gugup. Sehingga yang mustinya ngegas justru ngerem, sementara koplingnya dilepas. Sehingga membuat mesin mati,” jelasnya.

Dia menjelaskan, mesin kendaraan ketika mati karena kesalahan transmisi maka suplai bahan bakar dan udara dalam sistem pembakaran akan terganggu, sehingga memerlukan waktu untuk menormalkan kondisi dalam sistem pembakaran mesin itu. Untuk itu, sistem starter juga memerlukan waktu sekitar 10-20 detik untuk bisa menghidupkan kembali mesin tersebut.

Dia juga menjelaskan bahwa elektro statis maupun elektro magnetik yang ditimbulkan roda kereta api dan rel tak bisa mempengaruhi kinerja mesin kendaraan. Sebab, tegangan kabel busi dalam sistem mesin kendaraan bermotor bisa mencapai 10-60 ribu volt yang mampu menghasilkan elektro magnetik yang jauh lebih besar dari pada gaya yang ditimbulkan roda kereta api dan rel.

“Roda mobilkan bahannya karet yang merupakan isolator yang sangat bagus. Jadi elektro statis juga tidak mungkin mengalir lewat ban mobil. Kalau elektro magnetik yang timbul dari gesekan antara roda kereta api dengan rel itu hanya sekian tesla, tidak mungkin mempengaruhi Electronic Control Unit (ECU) yang ada di mesin kendaraan,” jelasnya.

Menurutnya, jika gaya elektro statis maupun elektro magnetik yang timbul dari gesekan roda kereta dengan rel bisa mempengaruhi kinerja mesin kendaraan yang hendak menyeberang rel, tentu hal itu juga bisa mempengaruhi kinerja mesin kereta api itu sendiri. Sementara sejauh ini, sistem mesin kereta api bisa bekerja secara normal di atas rel juga.

“Kemagnetan atau elektro statis memang ada, tapi kecil sekali, hanya beberapa tesla, gak sampai 15 tesla. Dan itu ilmuan gak pernah ngukur karena gak penting itu, karena memang kecil. Mungkin pernah ada yang ngukur tapi gak ada, jadi penelitiannya tak dilanjutkan,” jelasnya.

Sehingga dia menyimpulkan bahwa matinya mesin di tengah rel kereta api merupakan faktor manusia. Di mana orang yang dengan sadar kereta api akan melintas kemudian dia menerobos tentu akan memicu perasaan cemas. Hal itulah yang kemudian membuatnya gugup ketika kereta api ternyata mulai mendekat hingga memecah konsentrasinya dalam mengemudikan atau mengontrol kendaraannya dan mengalami mesin mati.

Terlebih menurutnya, jalan di perlintasan rel kereta api kebanyakan posisinya lebih tinggi dari pada jalan beraspal pada umumnya, sehingga hal itu semakin mempersulit pengemudi untuk menjauhkan kendaraannya dari rel kereta api ketika mesin mati.

“Coba jalan di perlintasan rel kereta api dibuat agak miring atau menurun. Tentu meskipun pengemudinya tak bisa mengendalikan kendaraannya, mobil bisa jalan (menggelinding),” ucapnya.

Untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan dan korban, kata dia, pihak berwenang harus benar-benar memperkuat kinerja rambu lalu lintas berupa sirine early warning system di perlintasan kereta api, sehingga pengendara tak ada yang berani menerobos ketika sirine berbunyi.

Kemudian dia juga memberikan saran agar pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) khusus mobil untuk dilakukan tes bagaimana cara menyelamatkan diri ketika dalam kondisi darurat di dalam mobil. Misalnya ketika terjebak mesin mati di tengah rel kereta api maupun ketika mobil kebakaran.

“Jadi harus adalah latihan bagaimana keluar mobil dalam waktu sekian detik. Jadi kami di akademisi juga memberikan masukan bagaimana keluar mobil yang cepat ketika darurat. Jadi gak hanya punya SIM, tapi juga diperlukan juga keahlian menghadapi kondisi kritis,” jelasnya.

Selain itu, dia juga berpesan kepada pengendara mobil untuk berlatih sampai fasih cara menstarter mesin dalam posisi transmisi 1 dan kompling diinjak. Hal itu bisa mengantisipasi kecelakaan ketika mesin mati di tengah rel kereta api.

Reporter: M Sholeh

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Headlinelebaranmobilmobil matirel kereta api

Related Posts

7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Sawo Matang 
Tips

7 Rekomendasi Cushion untuk Kulit Sawo Matang 

Jumat, 6 Nov 2026
13 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan 
Tips

13 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan 

Jumat, 30 Okt 2026
5 Rekomendasi Usaha Modal Kecil untuk Mahasiswa, Bisa Sambil Kuliah
Tips

5 Rekomendasi Usaha Modal Kecil untuk Mahasiswa, Bisa Sambil Kuliah

Jumat, 23 Okt 2026
5 Ide Olahan Blewah Kekinian yang Segar, Cocok Dinikmati Saat Malang Panas
Tips

5 Ide Olahan Blewah Kekinian yang Segar, Cocok Dinikmati Saat Cuaca Panas

Rabu, 21 Okt 2026
5 Manfaat Menanam Sayur di Pekarangan Rumah, Bisa Hemat Belanja
Tips

5 Manfaat Menanam Sayur di Pekarangan Rumah, Bisa Hemat Belanja

Rabu, 21 Okt 2026
Mangga Muda Melimpah di Malang, Ini 4 Ide Olahan yang Menggugah Selera
Tips

Mangga Muda Melimpah di Malang, Ini 4 Ide Olahan yang Menggugah Selera

Rabu, 21 Okt 2026
Next Post
halalbihalal smkn 1 turen

Satukan Tangan Satukan Hati di Halalbihalal SMKN 1 Turen

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.