Malang, Tugumalang.id – Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memberangkatkan 336 atlet Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) Jawa Timur 2026 di halaman Balai Kota Malang, Senin (2/11/2026). Kontingen Kota Malang ditargetkan mampu mempertahankan posisi ketiga dengan proyeksi raihan 25 medali emas.
Wahyu Hidayat menegaskan, ratusan atlet yang mengikuti POPDA dan PEPARPEDA Jatim 2026 telah melalui proses pelatihan dan seleksi ketat di masing-masing cabang olahraga (cabor).
“Mereka memang dari cabor pilihan yang sudah berlatih dan seleksi kualifikasi, akhirnya bisa mewakili Kota Malang dalam event itu,” ucapnya.
POPDA dan PEPARPEDA Jatim 2026 digelar di tiga lokasi, yakni Ngawi, Surabaya, dan Kediri. Wahyu optimistis kontingen Kota Malang mampu menunjukkan kualitasnya. Terlebih, sejauh ini Kota Malang telah mengoleksi tiga medali emas.
“Kita hari ini sudah 3 emas. Mudah-mudahan ini juga bisa memberikan semangat mereka jika kita berangkatkan,” tuturnya.
Baca juga: Lepas 170 Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026, Wabup Malang Tekankan Patriotisme dan Sportivitas
Wahyu menargetkan kontingen Kota Malang mampu finis di posisi ketiga klasemen juara umum dengan proyeksi raihan 25 medali emas.
“Target kita posisi 3. Sebenarnya sudah di peringkat 3 sekarang ini. Mudah-mudahan itu dipertahankan,” ujarnya.
Jumlah Atlet Bertambah Berkat Dukungan KONI
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Arif Tri Sastyawan mengaku bersyukur bisa memberangkatkan lebih dari 300 atlet. Sebab, sebelumnya Disporapar Kota Malang hanya mampu memberangkatkan sekitar 200 atlet.
Tambahan atlet tersebut bisa diberangkatkan berkat bantuan anggaran dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang.
“Betul. Jadi kemarin itu memang dari masing-masing cabor sudah merangking dan akhirnya mengusulkan atlet,” kata dia.
Arif berharap penambahan jumlah atlet tersebut bisa menambah semangat kontingen Kota Malang dalam mengikuti POPDA dan PEPARPEDA Jatim 2026.
Menurut dia, target posisi ketiga masih realistis. Sebab, peta kekuatan kontingen di Jawa Timur masih didominasi Surabaya dan Sidoarjo.
Jadi Persiapan Menuju Porprov Jatim 2027
Sementara itu, Sekretaris KONI Kota Malang Joko Purwosusanto mengatakan, POPDA Jatim 2026 juga menjadi ajang persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
“Insyallah untuk KONI memang support, kebetulan atlet-atlet yang diberangkatkan ada SK Pra-Puslatkot sehingga itu bagian dari tryout mereka,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko






































