Malang, Tugumalang.id – Anggota DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat, mendukung instruksi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Almuzzammil Yusuf agar pejabat publik PKS menyisihkan sebagian gaji untuk membantu masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Instruksi tersebut disampaikan Almuzzammil dalam pidato politik pembukaan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Anggota Legislatif dan Kepala Daerah PKS se-Indonesia di Jakarta Barat, Senin (19/10/2026). Bantuan itu ditujukan kepada masyarakat yang terdampak kebakaran dan paparan asap, terutama akibat karhutla yang meluas pada Agustus hingga September 2026.
Rendra menilai, instruksi tersebut menjadi pengingat bahwa amanah sebagai pejabat publik tidak hanya berkaitan dengan tugas pemerintahan, tetapi juga tanggung jawab sosial terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Bagi saya, kepedulian kepada masyarakat harus diwujudkan dengan tindakan nyata, bukan sekadar ucapan. Ketika saudara-saudara kita menghadapi musibah, kita harus berusaha hadir dan membantu sesuai kemampuan,” ujar Rendra.
Baca juga: Rendra Masdrajad Safaat Soroti Anggaran Retreat Kepala Sekolah Pemkot Malang Rp300 Juta
Dalam arahannya, Almuzzammil juga meminta kantor-kantor PKS di daerah dimanfaatkan sebagai tempat masyarakat mencari bantuan sekaligus rumah layanan kesehatan darurat. Pelayanan tersebut diprioritaskan bagi kelompok rentan, seperti ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan lanjut usia yang berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.
Panitia Bimteknas juga menyediakan kode batang (barcode) untuk memudahkan penggalangan donasi bagi masyarakat terdampak. Langkah ini melengkapi upaya bantuan kemanusiaan untuk meringankan beban warga.
Menurut Rendra, bantuan kepada korban bencana harus memperhatikan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. Selain dukungan finansial, akses terhadap layanan kesehatan dan bantuan dasar juga penting, terutama bagi warga yang rentan terhadap dampak asap karhutla.
“Amanah sebagai pejabat publik bukan hanya soal menjalankan tugas, tetapi juga bagaimana kita hadir dan ikut meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Semoga ikhtiar ini membawa manfaat nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak,” katanya.
Baca juga: 8 Halte di Kota Malang Mulai Dibersihkan, Rendra Masdrajad Safaat Dorong Perawatan Rutin
Di sisi lain, penanganan karhutla juga membutuhkan langkah pencegahan dan penegakan hukum terhadap pihak yang terbukti bertanggung jawab atas pembakaran hutan dan lahan. Upaya tersebut perlu berjalan beriringan dengan perlindungan masyarakat terdampak serta pencegahan kerusakan lingkungan lebih lanjut.
Bagi Rendra, kepedulian terhadap korban bencana harus sejalan dengan upaya mencegah kejadian serupa terulang. Solidaritas masyarakat, kesiapan layanan bagi warga terdampak, dan penanganan yang serius menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak karhutla.
“Jabatan adalah amanah, dan amanah harus menghadirkan kebermanfaatan. Semoga ikhtiar ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak karhutla. Kita bantu semampu kita dan terus jaga kepedulian terhadap sesama,” pungkas Rendra.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Rendra Masdrajad Safaat
editor: jatmiko






































