Makassar, Tugumalang.id – Mensos Gus Ipul mengapresiasi Rosdiana, agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) asal Kabupaten Gowa, yang membantu ratusan orang mendaftar ke sistem Perlinsos digital hanya dalam waktu dua pekan.
Apresiasi tersebut disampaikan saat berdialog dengan ratusan operator data yang juga aktif sebagai agen Perlinsos dalam kegiatan Penguatan Penjangkauan Siswa Sekolah Rakyat, SIKS-NG, dan Pelaksanaan Perlinsos Digital di Aula Arafah, Asrama Haji Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (27/10/2026).
Dalam dialog tersebut, Rosdiana mengaku tidak kesulitan menjalankan tugas sebagai agen Perlinsos. Menurut dia, program tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
“Mudah dan bagus, sebelumnya belum pernah menemukan cara yang seperti ini,” kata Rosdiana.
Gus Ipul menjelaskan, operator data memiliki peran penting dan strategis dalam pemutakhiran data, terutama saat memasukkan data ke aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di tingkat desa dan kelurahan.
Selain itu, operator data juga bisa menjadi agen Perlinsos untuk membantu masyarakat melakukan registrasi ulang bantuan sosial (bansos) secara digital.
“RT-nya kerja masukin data ke operator data atau operator desa, yang input itu loh Bapak/Ibu sekalian, yang dikirim ke Jakarta. Hulunya di sini, kalau RT/RW kan cuma ngangkut aja, tapi yang masukkan ke sistem adalah operator data desa, betapa pentingnya Bapak/Ibu sekalian,” kata Gus Ipul.
Sebanyak kurang lebih 524 orang mengikuti kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas operator data desa dan kelurahan, operator data Dinas Sosial, serta kepala dinas sosial dari 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Baca juga: Gus Ipul Wajibkan Pegawai Kemensos Jadi Agen Perlinsos Digital
Gus Ipul menyampaikan, penyelenggaraan program perlindungan sosial (Perlinsos), rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan sosial harus dilakukan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan. Untuk mewujudkannya, seluruh proses harus dimulai dari data yang akurat.
“Maka itu supaya berdampak di tengah-tengah masyarakat, kerja kita harus terarah terpadu berkelanjutan, kata presiden, dimulai dari data yang akurat. Sebab selama ini ditengarai data kita tidak akurat, data kita dianggap tidak sesuai kenyataan di lapangan,” ujarnya.
Untuk mewujudkan akurasi data tersebut, Presiden Prabowo Subianto menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Melalui kebijakan tersebut, pengelolaan data tunggal dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sementara itu, Kementerian Sosial (Kemensos), kementerian/lembaga lain, dan pemerintah daerah membantu proses pemutakhiran data.
Gus Ipul menjelaskan, pemutakhiran data dilakukan melalui dua jalur, yakni formal dan partisipatif masyarakat. Pada jalur formal, proses dimulai dari musyawarah di tingkat RT/RW, dilanjutkan ke desa atau kelurahan, kemudian diinput oleh operator data, diteruskan ke Dinas Sosial, dan disahkan kepala daerah.
“Yang input ini adalah operator data desa, RT-nya boleh bekerja bagus, pendampingnya bagus, semua bagus, kalau operatornya ini inputnya salah, salah semua. Jadi kalau dari sini, terlihat itu pentingnya operator data,” tegasnya.
Baca juga: Mensos Gus Ipul Ajak RT/RW Semarang Jadi Agen Perlinsos, 8.675 Keluarga Terdaftar
Selain melalui jalur formal, masyarakat dapat berpartisipasi dalam pemutakhiran data melalui sejumlah kanal yang disediakan pemerintah. Di antaranya aplikasi Cek Bansos, call center, WhatsApp Center, dan Perlinsos digital.
Gus Ipul menambahkan, melalui Perlinsos digital, masyarakat bisa mendaftarkan diri atau melakukan registrasi ulang untuk memperoleh bansos. Namun, pendaftaran tersebut tidak otomatis membuat seseorang ditetapkan sebagai penerima bantuan.
Penetapan penerima tetap mengacu pada hasil verifikasi sistem dan kriteria kelayakan yang berlaku.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kemensos Hasan Chabibie, Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos Supomo, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos Mira Riyati Kurniasih, jajaran pejabat tinggi madya dan pratama Kemensos, serta kepala dinas sosial se-Sulawesi Selatan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Kemensos RI
editor: jatmiko






































