Malang, Tugumalang.id – Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek, KH Marzuqi Mustamar, mengaku batal berangkat umrah setelah mendapat informasi bahwa dirinya tidak diizinkan masuk Arab Saudi. Pengakuan itu disampaikan dalam cuplikan video ceramah yang diunggah akun Instagram Ponpes Sabilurrosyad Gasek, @ponpes_gasek, dan KH Marzuqi Mustamar Channel, @ngaos_abah, Minggu (11/10/2026).
Dalam video tersebut, Marzuqi menceritakan bahwa dirinya sudah bersiap berangkat dan hendak naik pesawat. Namun, ia mengaku mendapat pemberitahuan bahwa dirinya tidak diperbolehkan masuk Arab Saudi.
“Saya tidak jadi umrah karena sudah akan naik pesawat, tahu-tahu dipanggil, enggak boleh masuk Saudi,” ujar Marzuqi dalam video tersebut.
Ia kemudian menceritakan adanya upaya komunikasi dan lobi yang dilakukan KJRI di Riyadh kepada otoritas keamanan Arab Saudi. Namun, menurut penuturannya, upaya tersebut belum membuahkan izin masuk bagi dirinya.
Marzuqi menduga keputusan tersebut berkaitan dengan faktor keamanan. Ia juga menduga ada pihak yang tidak menyukainya dan meminta otoritas setempat agar dirinya tidak diizinkan masuk Arab Saudi. Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab keputusan tersebut.
“Ada kemungkinan faktor keamanan, ada kemungkinan mungkin ada orang yang kurang suka saya memberi masukan ke pihak sana supaya fulan-fulan nggak boleh masuk Saudi. Ya nggak apa-apa, kami nggak tahu,” tuturnya.
Baca juga: KH Marzuki Mustamar Tekankan Pentingnya Tabayun dalam Penyelesaian Masalah
Di tengah situasi tersebut, Marzuqi menyampaikan bahwa kesempatan memperoleh syafaat Nabi Muhammad SAW tidak hanya terbatas melalui perjalanan ke Tanah Suci. Ia mengingatkan bahwa kegiatan mengaji juga memiliki nilai pahala.
“Untuk mendapatkan syafaatnya Nabi bisa di mana-mana. Ngaji juga enggak kalah besar pahalanya,” katanya.
Ia juga menyinggung bahwa kekuasaan tidak berlangsung selamanya. Menurutnya, orang-orang yang saat ini memiliki kekuasaan suatu saat akan kehilangan jabatan tersebut.
“Dan kalau kebetulan orang-orang ini lagi berkuasa, suatu saat kekuasaannya juga hilang, enggak akan selamanya,” ujarnya.
Baca juga: Ini Pesan KH Marzuki Mustamar untuk Nahdliyin Jika Dicopot Sebagai Ketua PWNU Jatim
Hingga berita ini ditulis, cuplikan video tersebut belum menjelaskan secara rinci alasan resmi yang mendasari larangan masuk Arab Saudi yang diceritakan Marzuqi. Belum ada pula keterangan dari otoritas Arab Saudi mengenai hal tersebut.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko


















