Kota Batu, Tugumalang.id – Pemerintah Kota Batu berencana membenahi Taman Hutan Kota Bondas di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sisir. Ruang publik hijau itu ingin dihidupkan kembali sebagai alternatif tujuan rekreasi agar keramaian tidak hanya terpusat di Alun-Alun Kota Batu.
Kawasan hutan kota ini memiliki potensi menjadi ruang publik favorit selain Alun-Alun Batu. Fasilitasnya meliputi hutan yang lebat, area bermain anak, skatepark, jogging track baru, hingga perpustakaan umum. Namun, potensi tersebut belum diimbangi dengan kondisi kawasan yang terawat. Padahal, taman ini memiliki luas 6.000 meter persegi.
Wali Kota Batu Nurochman mengaku prihatin melihat kondisi Taman Hutan Kota Bondas saat ini. Jika sebelumnya rumput terhampar hijau, kini kondisinya mengering dan hanya menyisakan tanah. Ia meminta dinas terkait segera melakukan kajian dan pembenahan secara bertahap.
Nurochman menilai, perhatian terhadap ruang publik merupakan bagian penting dari komitmen menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kenyamanan warga.
“Kita punya aset yang mestinya harus kita optimalkan dan kita muliakan,” tegas Cak Nur, sapaan Nurochman, Jumat (9/10/2026).
Baca juga: Sejarah Monumen Pesawat MiG-17 Fresco di Taman Hutan Kota Bondas Batu
Cak Nur menegaskan, pembangunan kota tidak semata-mata berorientasi pada bangunan komersial. Keberadaan ruang hijau yang terawat dan dapat dimanfaatkan masyarakat juga harus menjadi perhatian. Ia berharap fasilitas penunjang yang dibutuhkan dapat ditambah.
“Nanti playground tetap dipertahankan. Alat-alat olahraga akan ditambah, termasuk sepeda statis. Landscape-nya ditata kembali. Kebersihan menjadi perhatian. Skatepark juga tidak akan dihilangkan,” ungkapnya.
Politisi PKB itu menambahkan, aspek keamanan juga menjadi perhatian. Skatepark dan playground akan dibenahi agar lebih memenuhi standar kenyamanan dan keselamatan pengguna.
‘‘Nanti kalau bisa juga dibangun kedai kopi sebagai daya tarik ke anak muda,’’ imbuhnya.
Jadi Alternatif Rekreasi Selain Alun-Alun
Nurochman berharap Taman Hutan Kota Bondas dapat memperluas pilihan ruang rekreasi di Kota Batu. Selama ini, Alun-Alun Kota Batu menjadi salah satu titik yang banyak dikunjungi wisatawan. Taman Bondas diharapkan bisa menjadi alternatif tujuan sekaligus ruang interaksi bagi warga lokal.
Dengan demikian, aktivitas masyarakat dan kunjungan wisatawan tidak hanya terpusat di satu kawasan. Meski begitu, Cak Nur menggarisbawahi bahwa tantangan berikutnya adalah merawat fasilitas yang sudah ada.
“Kami berharap Taman Bondas kembali menjadi ruang publik yang nyaman dan diminati masyarakat. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen merawat lingkungan dan mengoptimalkan aset kota agar manfaatnya bisa dirasakan warga secara berkelanjutan,” harapnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko


















