Rabu, Oktober 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Birdwatching Gunung Arjuno Jadi Wisata Konservasi Burung

Aisyah Nawangsari Putri by Aisyah Nawangsari Putri
Oktober 7, 2026 2:04 pm
in News
Birdwatching Gunung Arjuno Jadi Wisata Konservasi Burung

Kegiatan birdwatching di hutan Lereng Gunung Arjuno. Foto: Profauna Indonesia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Kegiatan birdwatching menjadi salah satu alternatif wisata sekaligus upaya mencegah penangkapan burung di lereng Gunung Arjuno, terutama kawasan yang berada di Malang.

Birdwatching merupakan aktivitas mengamati jenis dan perilaku burung di alam. Kegiatan ini mulai digencarkan Yayasan Profauna Indonesia pada 2026.

READ ALSO

25 Ribu KK di Kota Malang Belum Terverifikasi Desil, DPRD Minta Percepatan

MBG Prasmanan Mulai Diuji Coba di Kabupaten Malang

Birdwatching di lereng Gunung Arjuno diikuti sekitar 15 orang setiap bulan. Peserta berasal dari berbagai daerah, seperti Malang, Surabaya, Sidoarjo, Tangerang, hingga Jakarta.

Peserta diajak menelusuri kawasan hutan dengan beragam vegetasi, mulai kawasan pinus hingga hutan campur. Mereka mengamati burung menggunakan teropong binokuler dan kamera khusus.

Baca juga: 3 Wisata Fauna di Malang untuk Liburan Edukatif Bersama Keluarga

Jalur trekking yang digunakan memiliki tingkat kesulitan sedang dengan jarak tempuh sekitar 6 kilometer. Sepanjang perjalanan, peserta berkesempatan mengamati berbagai jenis burung yang hidup di kawasan lereng Gunung Arjuno.

Puluhan jenis burung teridentifikasi

Tim Profauna telah mengidentifikasi sedikitnya 55 jenis burung di kawasan tersebut. Beberapa di antaranya elang jawa (Nisaetus bartelsi), elang hitam (Ictinaetus malaiensis), kadalan birah (Phaenicophaeus curvirostris), paok pancawarna (Hydrornis guajanus), uncal loreng (Macropygia unchall), caladi tilik (Picoides moluccensis), dan takur tohtor (Psilopogon armillaris).

Wisata konservasi burung - Birdwatching Gunung Arjuno Jadi Wisata Konservasi Burung
Burung di hutan Lereng Gunung Arjuno yang terlihat saat birdwatching. Foto: Profauna Indonesia

Keragaman tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk mengikuti kegiatan birdwatching. Ekolog Profauna Indonesia Rosek Nursahid mengatakan masyarakat yang tinggal di sekitar hutan turut mendukung dan dilibatkan dalam pengembangan kegiatan tersebut.

“Masyarakat lokal menyediakan makanan bagi peserta. Mereka juga membantu melakukan kegiatan survei lokasi,” kata Rosek, Rabu (7/10/2026).

Baca juga: Menelusuri Sejarah Batu Secret Zoo, Ikon Wisata Edukasi Modern di Kota Batu

Ia menyebut pengembangan birdwatching tidak hanya berfokus pada pengalaman wisata. Kegiatan ini juga digalakkan untuk mendorong perubahan cara pandang masyarakat sekitar terhadap keberadaan burung di hutan.

Dengan adanya wisata pengamatan burung, masyarakat lokal semakin terdorong menjaga kelestarian satwa. Mereka kini melarang orang berburu maupun menangkap burung di kawasan hutan lereng Gunung Arjuno.

“Program kami untuk melestarikan hutan dan satwa liar di lereng Gunung Arjuno dimulai sejak lima tahun lalu lewat pendekatan perhutanan sosial dan pengembangan wisata khusus birdwatching,” ujarnya.

Masyarakat dilibatkan menjaga hutan

Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kawasan hutan. Dengan adanya aktivitas wisata berbasis alam, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut menjaga habitat yang menjadi daya tarik utama wisata tersebut.

Selain mengembangkan birdwatching, Profauna juga menjalankan program rehabilitasi hutan lindung di lereng Gunung Arjuno. Program tersebut dilakukan bekerja sama dengan kelompok tani hutan dan Perhutani untuk memulihkan kawasan hutan lindung yang sebelumnya telah terlanjur dirambah dan dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

redaktur: jatmiko

Tags: birdwatchingbirdwatching Malangburung Gunung Arjunoelang jawaGunung Arjunohutan lereng Arjunokonservasi burungProfauna Indonesiawisata alam malangwisata konservasi

Related Posts

25 Ribu KK di Kota Malang Belum Terverifikasi Desil, DPRD Minta Percepatan
News

25 Ribu KK di Kota Malang Belum Terverifikasi Desil, DPRD Minta Percepatan

Rabu, 7 Okt 2026
MBG Prasmanan Mulai Diuji Coba di Kabupaten Malang
News

MBG Prasmanan Mulai Diuji Coba di Kabupaten Malang

Rabu, 7 Okt 2026
Mahasiswi Malang Hampir Jadi Korban Pemerkosaan, Lolos Usai Kirim Shareloc ke Teman
News

Mahasiswi Malang Hampir Jadi Korban Pemerkosaan, Lolos Usai Kirim Shareloc ke Teman

Selasa, 6 Okt 2026
Remaja 18 Tahun Tewas Tabrak Pohon di Jalan Ir Soekarno Batu
News

Remaja 18 Tahun Tewas Tabrak Pohon di Jalan Ir Soekarno Batu

Selasa, 6 Okt 2026
Kandang 40 Anjing Cak Dur di Sumberpucung Akan Ditertibkan Satpol PP
News

Kandang 40 Anjing Cak Dur di Sumberpucung Akan Ditertibkan Satpol PP

Selasa, 6 Okt 2026
Pemkab Malang Siapkan Desa Percontohan Bebas Sound Horeg
News

Pemkab Malang Siapkan Desa Percontohan Bebas Sound Horeg

Selasa, 6 Okt 2026
Next Post
25 Ribu KK di Kota Malang Belum Terverifikasi Desil, DPRD Minta Percepatan

25 Ribu KK di Kota Malang Belum Terverifikasi Desil, DPRD Minta Percepatan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.