Tugumalang.id – Dalam momentum Hari Pelanggan Nasional, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang terus memperkuat kualitas dan percepatan pelayanan pelanggan melalui optimalisasi tata kelola logistik dan pengelolaan material di Gudang Arismunandar.
PLN UP3 Malang melayani lebih dari 1,4 juta pelanggan melalui 13 Unit Layanan Pelanggan (ULP) yang tersebar di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Besarnya cakupan layanan tersebut membutuhkan dukungan logistik yang andal, khususnya dalam memastikan material tersedia dan dapat disalurkan secara cepat serta tepat untuk mendukung pekerjaan kelistrikan di lapangan.
Baca Juga: Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Malang Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang
Manager PLN UP3 Malang, Sendy Rudianto, mengatakan pengelolaan gudang merupakan bagian penting dari proses pelayanan pelanggan.

“Gudang Arismunandar UP3 Malang dengan standarisasi yang kuat, telah bertransformasi dari gudang konvensional menjadi gudang modern. Kami telah mengimplementasikan 5 S, digitalisasi melalui marketplace dan Material Inventory Management System (MIMS), user fiendly dan penguatan proses bisnis yang berkelanjutan seperti Material Return and Warehouse Inventory (MRWI). Melalui inovasi di setiap lini dan terintegrasi dengan 13 unit layanan, kami siap melayani pelanggan dan menghadirkan solusi terbaik untuk setiap kebutuhan kelistrikan. Karena kami percaya, tata kelola gudang yang andal adalah fondasi untuk pelayanan PLN yang berkelas dunia,” ujar Sendy.
Gudang Arismunandar menerapkan standar 5S, yaitu Seiri (memilah), Seiton (menata), Seiso (membersihkan), Seiketsu (memelihara standar), dan Shitsuke (membudayakan kedisiplinan).
Penerapan tersebut dilakukan untuk memastikan material tersusun secara sistematis, lingkungan gudang tetap bersih dan aman, serta proses penerimaan hingga pengambilan material berjalan efektif.
Baca Juga: Kemerdekaan RI: YBM PLN UP3 Malang Hadirkan Kebahagiaan Lewat Lomba dan Santunan di Panti Asuhan Mawaddah Warohmah
Dari sisi digitalisasi, pengelolaan permintaan dan pergerakan material diperkuat melalui Material Inventory Management System (MIMS). Setiap material yang datang dilakukan pemeriksaan kesesuaian, proses karantina, hingga inspeksi sebelum digunakan untuk mendukung kegiatan operasional.

Sementara itu, material bekas dikelola melalui program Material Return and Warehouse Inventory (MRWI). Material dikategorikan berdasarkan kondisinya, seperti material usul hapus, perbaikan, garansi, maupun material standby. Langkah ini mendukung efisiensi sekaligus optimalisasi pemanfaatan material dan aset PLN.
Penguatan tata kelola tersebut turut membawa Gudang Arismunandar menjadi kandidat Logistic Awards Tingkat Nasional Tahun 2026. Keikutsertaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi PLN UP3 Malang untuk terus meningkatkan standar pengelolaan gudang dan memastikan setiap proses memberikan dampak nyata terhadap pelayanan pelanggan.
“Menjadi kandidat Logistik Award PLN menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan menjaga konsistensi. Yang terpenting, transformasi logistik ini harus memberikan manfaat bagi operasional dan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” tambah Sendy.
Melalui penguatan tata kelola logistik, PLN UP3 Malang terus membangun proses kerja yang lebih tertib, efektif, efisien, dan responsif. Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sekaligus memberikan pengalaman pelayanan terbaik bagi masyarakat.
PLN UP3 Malang. Melayani Sepenuh Hati, Melistriki Negeri.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis PLN UP3 Malang
Editor: Herlianto. A































