Rabu, September 9, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

4,3 Juta KPM Baru Terima Bansos Setelah Data DTSEN Dimutakhirkan

Redaksi by Redaksi
September 9, 2026 10:02 am
in Advertorial
Bansos - 4,3 Juta KPM Baru Terima Bansos Setelah Data DTSEN Dimutakhirkan
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Jakarta, Tugumalang.id – Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) membuat 4.330.417 keluarga penerima manfaat (KPM) baru menerima bantuan sosial (bansos).

Sejak DTSEN digunakan sebagai basis penyaluran bansos pada Triwulan II 2025, jutaan KPM pada desil 1–4 yang sebelumnya tidak menerima bantuan kini telah mendapatkan bansos.

READ ALSO

UIN Malang Siap Jadi Tuan Rumah KUPI III 2027

Workshop Pesantren Aman Wilayah 3 Perkuat SOP Perlindungan Santri

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, bertambahnya penerima bansos tersebut merupakan hasil pemutakhiran data secara berkelanjutan melalui kolaborasi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

“Sejak tahun 2025 setiap triwulan penyaluran ada perbaikan-perbaikan data penerima bansos, baik itu PKH, Bantuan Pangan Non Tunai maupun Penerima Bantuan Iuran (PBI),” ujar Gus Ipul dalam konferensi pers di Kementerian Sosial, Selasa (8/9/2026).

Menurut Gus Ipul, proses tersebut merupakan bagian dari konsolidasi data nasional setelah terbit Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2025. Melalui kebijakan tersebut, Badan Pusat Statistik (BPS) mendapat tugas sebagai pengelola data tunggal.Bansos - 4,3 Juta KPM Baru Terima Bansos Setelah Data DTSEN Dimutakhirkan

Kementerian/lembaga dan pemerintah daerah membantu pemutakhiran dengan mengirimkan data sesuai bidang tugas masing-masing.

Data tersebut kemudian diverifikasi, divalidasi, dan disetarakan berdasarkan ukuran yang ditetapkan BPS. Hasilnya disajikan dalam bentuk pemeringkatan kesejahteraan relatif, yakni desil 1 hingga desil 10.

“Kementerian, lembaga dan pemerintah daerah diwajibkan untuk membantu pemutakhiran dengan mengirimkan berbagai data yang didapatkan sesuai bidang tugas masing-masing untuk dilakukan verifikasi, validasi, dan disetarakan sesuai dengan ukuran-ukuran yang telah ditetapkan oleh BPS,” kata Gus Ipul.

Kementerian Sosial, lanjutnya, bersama kementerian/lembaga lain, terus melakukan kolaborasi untuk memasukkan berbagai data yang diperoleh dari lapangan dalam proses pemutakhiran.

Sebelum DTSEN digunakan, penyaluran bansos mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Mulai Triwulan II 2025 atau periode April–Juni 2025, penyaluran bansos menggunakan DTSEN.

Perubahan basis data tersebut kemudian diikuti perbaikan penerima bansos pada setiap periode penyaluran.

Pada Triwulan II 2025 terdapat 1.379.043 KPM baru yang mendapatkan bansos. Jumlah tersebut meningkat menjadi 1.696.007 KPM pada Triwulan III 2025.

Kemudian terdapat 1.179.506 KPM baru pada Triwulan I 2026. Pada Triwulan II 2026 terdapat 56.276 KPM baru dan Triwulan III 2026 sebanyak 19.585 KPM baru.

Secara keseluruhan, sejak DTSEN digunakan telah terdapat 4.330.417 KPM baru pada desil 1–4 DTSEN yang sebelumnya tidak menerima bansos. Setelah data diperbarui, mereka kini memperoleh bantuan.

“Sudah ada 4.330.417 keluarga penerima manfaat yang baru. Ini perlu saya sampaikan sebab banyak masyarakat yang belum mendapatkan informasi bahwa perbaikan data itu sangat membantu kami menyalurkan bantuan sosial lebih tepat sasaran,” ujar Gus Ipul.

Baca juga: Kemensos Telusuri Data Penerima Bansos yang Terindikasi Aktivitas Judi Online

Pemutakhiran juga tercermin dari perubahan komposisi penerima PKH dan bantuan sembako. Pada Triwulan II 2026, seluruh penerima PKH dan sembako telah berada pada desil 1–4. Tidak lagi terdapat penerima bansos pada desil di luar 1–4.

Pada PKH, jumlah penerima di desil 1–4 meningkat dari sekitar 8,33 juta keluarga pada Triwulan I 2025 menjadi 10 juta keluarga pada Triwulan II 2026.

Penerima bantuan sembako pada desil 1–4 juga meningkat dari sekitar 14,20 juta keluarga menjadi 18,25 juta keluarga dalam periode yang sama.Bansos - 4,3 Juta KPM Baru Terima Bansos Setelah Data DTSEN Dimutakhirkan

Perubahan serupa terlihat pada penerima PBI-JKN. Penerima pada desil 1–5 meningkat dari 76.479.692 jiwa pada April 2025 menjadi 96.395.043 jiwa pada April 2026.

Sebaliknya, penerima pada desil 6–10 turun dari 15.033.200 jiwa menjadi 355.396 jiwa.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menekankan bahwa pembaruan data, termasuk perubahan desil, pada akhirnya bukan semata-mata mengenai angka. Di balik setiap data terdapat kehidupan masyarakat.

Ia mencontohkan Mariatun, seorang perempuan dari Jawa Tengah yang tinggal bersama suami dan empat anaknya. Mariatun tidak memiliki pekerjaan tetap dan selama bertahun-tahun keluarganya berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Dalam proses pemutakhiran DTSEN, keluarga Mariatun kemudian tercatat secara tepat dalam data pemerintah. Ketika keluarganya teridentifikasi dalam data yang telah diperbarui, Mariatun akhirnya memperoleh Program Keluarga Harapan (PKH).

“Di balik setiap data yang dirapikan oleh pemerintah, ada kehidupan yang akhirnya memiliki harapan lebih baik ke depan,” ujar Amalia.

Menurut Amalia, contoh Mariatun menggambarkan bagaimana proses pemutakhiran dapat membuat keluarga yang sebelumnya belum terjangkau menjadi terlihat dalam sistem perlindungan sosial pemerintah.

Dalam perspektif statistik, penerima manfaat tersebut merupakan bagian dari beneficiary registry, yakni kelompok penerima manfaat yang dapat diidentifikasi berdasarkan data sehingga program pemerintah dapat disalurkan kepada orang atau keluarga yang tepat.

“Satu per satu keluarga yang tadinya tidak terdata menjadi terdata. Mereka yang tadinya tidak terlihat oleh pemerintah menjadi terlihat, dan kemudian pemerintah bisa mengulurkan bantuannya secara lebih tepat,” kata Amalia.

Ia mengatakan, masih banyak contoh keluarga lain yang mengalami perubahan serupa setelah data diperbarui. Jutaan orang yang sebelumnya menanti bantuan kini mulai menerima manfaat dari program yang sesuai dengan kondisi mereka.

Baca juga: Mensos Gus Ipul Dorong Kades Kabupaten Malang Aktif Perbarui DTSEN

Gus Ipul juga menunjukkan sejumlah contoh KPM sebagai gambaran konkret dampak pemutakhiran DTSEN di lapangan.

Salah satunya Mistam Rizwandi, warga Jawa Barat yang berada pada desil 1. Sebelumnya dia tidak menerima bansos. Setelah data dimutakhirkan, kini memperoleh PKH dan bantuan sembako.

Contoh lainnya adalah Juriah dari Kabupaten Brebes yang juga berada pada desil 1. Sebelumnya tidak menerima bansos, namun setelah melalui proses pemutakhiran, kini dapat memperoleh bantuan PKH dan sembako.

Di sisi lain, terdapat pula penerima yang sebelumnya mendapatkan bansos tetapi setelah dilakukan verifikasi dan pemutakhiran tidak lagi tercatat sebagai penerima. Hal ini menunjukkan bahwa DTSEN bersifat dinamis dan terus disesuaikan dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

“Ini contoh-contoh mereka yang sebelumnya tidak mendapatkan bansos, sekarang mendapatkan bansos. Sebaliknya, ada juga yang sebelumnya mendapatkan, sekarang tidak mendapatkan lagi,” kata Gus Ipul.

Menurutnya, dinamika tersebut merupakan bagian penting dari upaya pemerintah memastikan bansos benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Dengan pemutakhiran data yang dilakukan secara berkala, pemerintah tidak hanya berupaya menambah mereka yang sebelumnya belum terjangkau, tetapi juga melakukan koreksi terhadap data penerima yang kondisinya telah berubah.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Kemensos RI

editor: jatmiko

Tags: BansosBantuan SembakoBPSdata sosialDTSENKemensosKPMpbi jknPKHsaifullah yusuf

Related Posts

UIN Malang Siap Jadi Tuan Rumah KUPI III 2027
Advertorial

UIN Malang Siap Jadi Tuan Rumah KUPI III 2027

Selasa, 8 Sep 2026
Workshop Pesantren Aman Wilayah 3 Perkuat SOP Perlindungan Santri
Advertorial

Workshop Pesantren Aman Wilayah 3 Perkuat SOP Perlindungan Santri

Selasa, 8 Sep 2026
ITN Malang dan IAI Jatim Jalin Kerja Sama untuk Perkuat Pendidikan Arsitektur
Advertorial

ITN Malang dan IAI Jatim Jalin Kerja Sama untuk Perkuat Pendidikan Arsitektur

Selasa, 8 Sep 2026
Mahasiswa ITN Malang Bikin Game Horor Roblox Morveil
Advertorial

Mahasiswa ITN Malang Bikin Game Horor Roblox Morveil

Selasa, 8 Sep 2026
Presiden Prabowo Minta Mitigasi Bencana Diperkuat, Anggaran Harus Ditambah
Advertorial

Presiden Prabowo Minta Mitigasi Bencana Diperkuat, Anggaran Harus Ditambah

Senin, 7 Sep 2026
Mensos Gus Ipul Minta ASN Kemensos Jaga Integritas dan Jauhi Korupsi
Advertorial

Mensos Gus Ipul Minta ASN Kemensos Jaga Integritas dan Jauhi Korupsi

Senin, 7 Sep 2026
Next Post
4 Rekomendasi Sate Padang di Malang, Lengkap Lokasi dan Jam Buka

4 Rekomendasi Sate Padang di Malang, Lengkap Lokasi dan Jam Buka

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siapa yang Berhak Disebut NU?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.