Jumat, Oktober 23, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Workshop Pesantren Aman Wilayah 3 Perkuat SOP Perlindungan Santri

Redaksi by Redaksi
September 8, 2026 12:24 pm
in Advertorial, Pendidikan
Workshop Pesantren Aman Wilayah 3 Perkuat SOP Perlindungan Santri
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Komitmen mewujudkan pesantren yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh warga pesantren diperkuat melalui Workshop Standar Operasional Prosedur (SOP) Pesantren Aman Wilayah 3.

Kegiatan digelar Sabtu (5/9/2026) di Hotel Regent, Kota Malang, pukul 07.30–15.00 WIB. Workshop diikuti perwakilan pondok pesantren Kabupaten Malang Wilayah Timur dan Kota Malang.

READ ALSO

Kemensos Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar Bansos Digital pada 2026

Mahasiswa Asal Donomulyo Jadi Lulusan Terbaik Unikama 2026, IPK 3,99

Workshop ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama RMI NU Malang, LAKPESDAM PBNU, Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP), dan KOPPATARA untuk memperkuat tata kelola pesantren melalui penyusunan SOP Pesantren Aman sesuai kebutuhan dan karakteristik masing-masing pesantren.

Para pengasuh, gus, ning, dan kepala pondok diajak memetakan potensi risiko, kebutuhan perlindungan, serta mekanisme pencegahan dan penanganan yang dapat diterapkan di lingkungan pesantren.Workshop Pesantren Aman Wilayah 3 Perkuat SOP Perlindungan Santri

Dalam penyusunan modul Pesantren Aman, kegiatan ini juga diperkuat kolaborasi dengan KOPPATARA, Jaringan Psikologi Nahdliyin, serta Pusat Studi Gender, Anak dan Disabilitas (PSGAD) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai tim ahli.

Kolaborasi lintas keilmuan dan kelembagaan tersebut diharapkan menghasilkan modul yang tidak hanya berorientasi pada tata kelola. Modul juga memperhatikan perspektif psikologi, perlindungan perempuan dan anak, kesetaraan gender, serta pemenuhan hak kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

Menjawab Maraknya Kasus Kekerasan di Pesantren

Dalam sambutannya, Hikmah Bafaqih menekankan bahwa workshop ini bukan sekadar kegiatan formalitas. Kegiatan tersebut merupakan respons terhadap maraknya kasus kekerasan di pondok pesantren yang terjadi di berbagai wilayah Jawa Timur dalam beberapa waktu terakhir.

“Kegiatan ini menjawab kegelisahan kita bersama. Kasus kekerasan di pesantren yang marak terjadi di Jawa Timur menjadi pengingat bahwa marwah pondok pesantren harus dijaga. Keagungan nilai yang diajarkan di pondok pesantren tetap harus dipertahankan, dengan menguatkan SOP untuk penanganan dan pencegahan kekerasan yang ada di pondok pesantren,” ujarnya.

Hikmah menambahkan bahwa pesantren tidak boleh diam atau defensif ketika menghadapi isu tersebut. Pesantren harus proaktif menunjukkan komitmen untuk melindungi seluruh warga pesantren tanpa mengorbankan nilai-nilai keislaman dan kepesantrenan yang telah mengakar.

Baca juga: RMI PBNU Bahas Peran Bu Nyai Wujudkan Pesantren Aman

Workshop Pesantren Aman Wilayah 3 Perkuat SOP Perlindungan SantriRefleksi Fenomena Kekerasan di Pesantren

Salah satu pemateri, Hanifah dari LAKPESDAM PBNU, mengajak peserta melakukan refleksi tentang fenomena kekerasan di pondok pesantren.

Dalam sesi tersebut dibahas berbagai bentuk kekerasan, mulai dari kekerasan fisik, verbal, psikologis, hingga kekerasan seksual.

Hanifah juga menguraikan sejumlah faktor yang dapat menyebabkan kekerasan di pesantren, antara lain:

  • Relasi kuasa yang tidak seimbang antara pengasuh, pengurus, dan santri.
  • Kurangnya pemahaman tentang hak anak dan perlindungan santri.
  • Budaya senioritas yang berlebihan.
  • Minimnya mekanisme pengaduan yang aman dan terpercaya.
  • Stigma bahwa melaporkan kekerasan berarti “mengkhianati” pesantren.

“Kita harus berani melihat fakta ini. Kekerasan di pesantren bukan aib yang harus ditutupi, melainkan tanggung jawab bersama untuk diperbaiki. Pesantren harus menjadi ruang aman bagi santri untuk tumbuh dan berkembang,” tegas Hanifah.

Pembentukan Tim Penyusun Modul

Sebagai tindak lanjut workshop, dibentuk Tim Penyusun Modul Pesantren Aman. Tim tersebut terdiri atas unsur RMI NU, LAKPESDAM PBNU, FPTP, KOPPATARA, Jaringan Psikologi Nahdliyin, dan PSGAD UIN Malang.

Tim bertugas menyusun modul yang dapat menjadi pedoman praktis bagi pesantren dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan.

Berdasarkan notulensi rapat tim instruktur dan penulis modul transformasi pesantren Jawa Timur, sejumlah poin strategis yang disepakati meliputi:

  1. Pembentukan Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP) Jawa Timur untuk mengoordinasikan penyusunan modul dan pelatihan di tingkat daerah.
  2. Strategi pelatihan disesuaikan dengan konteks pesantren, dengan durasi yang tidak memberatkan kyai dan pengasuh. Durasi dipersingkat dari tiga hari menjadi satu hari.
  3. Kolaborasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan Tenaga Kesehatan (Nakes) untuk memastikan penanganan kasus yang komprehensif.
  4. Pembangunan narasi positif ke publik bahwa pesantren tidak diam, melainkan terus bergerak menghadapi isu tersebut melalui pembentukan Tim Media Pesantren.
  5. Pendekatan sensitif budaya agar program tidak terkesan sebagai instrumen negara yang dipaksakan masuk ke pesantren tanpa memahami konteks lokal.
  6. Responsif gender, mencakup pesantren putra, putri, dan campuran.

PSGAD UIN Malang Dukung Penyusunan Modul

Workshop Pesantren Aman Wilayah 3 Perkuat SOP Perlindungan SantriKepala Pusat Studi Gender, Anak dan Disabilitas (PSGAD) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Hj. Aprilia Mega Rosdiana, M.Si, menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk terus mendukung gerakan tersebut.

“Sebagai tim ahli dalam penyusunan modul Pesantren Aman, PSGAD UIN Malang berkomitmen untuk memastikan bahwa perspektif perlindungan perempuan, anak, dan disabilitas terintegrasi dalam setiap bab modul. Kami tidak ingin modul ini hanya menjadi dokumen yang tersimpan di lemari, tetapi menjadi pedoman hidup yang benar-benar diterapkan dalam keseharian pesantren,” ujarnya.

Baca juga: Ma’had sebagai Kawah Pendidikan Leadership Muslimah: Kepala PSGAD UIN Malang Kaji Nilai Kepemimpinan dari Kitab Arba’in an-Nawawiyyah

Aprilia menambahkan bahwa kolaborasi lintas lembaga penting untuk menciptakan ekosistem pesantren yang aman dan inklusif.

“Kekerasan di pesantren adalah tanggung jawab kita bersama. PSGAD siap berkontribusi melalui keahlian kami dalam isu gender, anak, disabilitas, dan psikologi trauma. Kami berharap modul ini dapat menjadi benteng perlindungan bagi santri, sekaligus menjaga marwah pesantren dari stigma negatif akibat kasus-kasus yang tidak ditangani dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Aprilia menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dan partisipatif dalam penyusunan SOP.

“SOP tidak boleh hanya bersifat top-down. Kami mendorong pesantren untuk melibatkan santri, pengurus, dan orang tua dalam proses penyusunan aturan. Dengan demikian, SOP akan lebih mudah diterima dan dijalankan karena dirasakan sebagai milik bersama, bukan paksaan dari luar,” tambahnya.

Melalui workshop ini, Pesantren Aman diharapkan tidak sekadar menjadi dokumen SOP, tetapi menjadi pedoman praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di pesantren.

Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah strategis untuk memperkuat pesantren sebagai ruang pendidikan yang menjunjung nilai keislaman, akhlak, perlindungan, penghormatan terhadap martabat manusia, serta tumbuh kembang santri secara sehat.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Workshop Pesantren Aman Wilayah 3

editor: jatmiko

Tags: KOPPATARALAKPESDAM PBNUperlindungan santripesantren amanPesantren MalangPSGAD UIN MalangRMI NU MalangSOP Pesantren

Related Posts

Kemensos Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar Bansos Digital pada 2026
Advertorial

Kemensos Targetkan 48 Juta Keluarga Terdaftar Bansos Digital pada 2026

Jumat, 23 Okt 2026
Mahasiswa Asal Donomulyo Jadi Lulusan Terbaik Unikama 2026, IPK 3,99
Advertorial

Mahasiswa Asal Donomulyo Jadi Lulusan Terbaik Unikama 2026, IPK 3,99

Jumat, 23 Okt 2026
Program Afirmasi Unikama, 119 Guru PAUD Senior Segera Diwisuda
Advertorial

Program Afirmasi Unikama, 119 Guru PAUD Senior Segera Diwisuda

Jumat, 23 Okt 2026
Empat Prodi Polinema Jalani Candidacy Visitation IACBE
Advertorial

Empat Prodi Polinema Jalani Candidacy Visitation IACBE

Jumat, 23 Okt 2026
Hari Santri 2026, Pemkab Malang Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas
Advertorial

Hari Santri 2026, Pemkab Malang Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Okt 2026
Solusi Itinerary Paket Wisata Anti-Ribet di Tourism Service Center Jatim Park
Advertorial

Solusi Itinerary Paket Wisata Anti-Ribet di Tourism Service Center Jatim Park

Jumat, 23 Okt 2026
Next Post
UIN Malang Siap Jadi Tuan Rumah KUPI III 2027

UIN Malang Siap Jadi Tuan Rumah KUPI III 2027

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10222026 3
Iklantm 10222026 2
Iklantm 10212026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10202026 1
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.