Tugumalang.id – Kreativitas anak muda di Kota Malang dinilai memiliki potensi besar untuk bisa dikembangkan. Melihat hal itu, Anggota DPRD Kota Malang, Asmualik mengusulkan agar Pemkot Malang menyediakan ruang kreatif di setiap sudut fasilitas publik yang ada di Kota Malang.
Asmualik memandang bahwa anak anak muda di Kota Malang memiliki kreativitas tinggi yang dapat menjadi kekuatan baru bagi perkembangan ekonomi kreatif.
Potensi tersebut menurutnya perlu ditopang dengan ruang dan fasilitas yang memadai agar ide ide kreatif tidak berhenti sebatas gagasan.
Baca Juga: Hadiri Paripurna DPRD Kota Malang, Prof Triyo Simak Pidato Kenegaraan Prabowo
“Malang ini dibandingkan kota besar lainnya itu masih asri dan dikelilingi pegunungan, sehingga imajinasi anak muda berkembang luar biasa,” kata Asmualik.
Ia menyebut, saat ini banyak anak muda yang mulai menekuni berbagai bidang kreatif. Mulai dari membangun game development, menjadi desainer, hingga kreator berbagai bidang ekonomi kreatif lainnya.
Menurut Asmualik, potensi tersebut akan menjadi luar biasa apabila mendapatkan dukungan yang serius dari pemerintah. Salah satunya melalui penyediaan ruang yang wadah anak muda mengembangkan kreativitasnya.
Meski Kota Malang sudah memiliki gedung Malang Creative Center (MCC), ia mendorong agar ruang kreatif juga disediakan di berbagai lokasi. Fasilitas publik yang sudah tersedia, seperti alun alun, taman kota maupun ruang publik lainnya dinilai bisa dimanfaatkan sebagai wadah kreativitas.
Asmualik menilai, ruang ruang publik tersebut bisa dihidupkan dengan menyediakan fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan komunitas kreatif. Misalnya, area khusus untuk bidang tertentu maupun akses internet berupa Wi-Fi yang dapat menunjang aktivitas anak muda.
“Misalnya dibuat area kreatif di alun-alun, taman dan fasilitas publik lainnya. Sekarang kan taman taman banyak yang sepi. Kalau itu disediakan ruang kreasi, lalu ditambah WiFi itu akan semakin potensial,” ungkapnya.
Dengan dukungan fasilitas tersebut, taman dan ruang publik diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk bersantai, tetapi juga berkembang menjadi ruang produktif. Anak anak muda dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan ide, mengerjakan karya hingga berkolaborasi dengan komunitas lainnya.
Menurutnya, keberadaan ruang kreatif di berbagai fasilitas publik juga dapat memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Malang. Jika dikelola secara berkelanjutan, ruang tersebut berpotensi menjadi titik tumbuh bagi berbagai talenta muda sekaligus melahirkan karya dan usaha kreatif baru.
“Semoga fasilitas publik sebagai aset pemerintah tidak hanya memiliki fungsi sosial, tetapi juga bisa menjadi ruang tumbuh bagi kreativitas generasi muda,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A






























