Tugumalang.id – Jumlah siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 14 Kota Batu pada 2026 ini berkurang. Pasalnya, Kemensos RI memindahkan 18 siswa angkatan pertama di sana ke Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) Kediri. Pemindahan dilakukan sejak Sabtu (8/8/2026) kemarin.
Langkah ini dilakukan dalam rangka penataan ulang zonasi pendidikan asrama agar peserta didik dapat mengenyam pendidikan lebih dekat dengan daerah asalnya. Dengan perpindahan tersebut, jumlah peserta didik yang tercatat di SRMP 14 Kota Batu kini menyusut dari semula 149 anak menjadi 131 anak.
Baca Juga: Seskab Teddy Dorong Anak Putus Sekolah Berani Bermimpi Besar lewat Sekolah Rakyat
Kepala SRMP 14 Kota Batu, Yulianah, membenarkan bahwa ada 18 siswa yang dipindahkan. Mereka memang berasal dari wilayah Kediri dengan rincian 17 anak asal Kota Kediri dan 1 anak asal Kabupaten Kediri.

“Ada 18 siswa asal Kediri yang resmi ditarik pindah lokasi studi ke Sekolah Rakyat Terintegrasi Kediri. Pemindahan lokasi belajar bagi 18 siswa ini sudah berlaku efektif sejak 8 Agustus 2026,” ujar Yulianah, Kamis (13/8/2026).
Yulianah menjelaskan, proses pemindahan tersebut berjalan lancar tanpa mengganggu kegiatan akademik. Seluruh urusan administrasi pendidikan maupun hak-hak operasional siswa juga telah diserahterimakan sepenuhnya kepada pengelola SRT Kediri.
Kebijakan penataan zonasi ini merupakan strategi bertahap Kemensos RI dalam menyediakan fasilitas pendidikan asrama di berbagai wilayah.
Baca Juga: Seskab Teddy Dorong Anak Putus Sekolah Berani Bermimpi Besar lewat Sekolah Rakyat
Kehadiran SRT Kediri memungkinkan anak-anak dari keluarga rentan miskin di area Kediri Raya memperoleh akses pendidikan berkualitas tanpa harus jauh terpisah dari keluarga.
Meski terjadi perubahan jumlah siswa, Yulianah memastikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SRMP 14 Kota Batu tetap berjalan normal. Sebanyak 131 siswa yang bertahan tetap mendapatkan hak-hak pendidikan, kurikulum, serta pendampingan secara penuh.
“Pihak sekolah memastikan perpindahan siswa tidak mengurangi hak-hak yang sebelumnya diterima. Kurikulum, pendampingan, hingga pemenuhan kebutuhan peserta didik tetap menjadi prioritas,” tambahnya.
Saat ini, pihak pengelola SRMP 14 Kota Batu terus mengawal jalannya proses pembelajaran bagi sisa siswa angkatan pertama tersebut sembari menunggu kesiapan fasilitas bangunan permanen Sekolah Rakyat di Kota Batu.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A


























