Selasa, Agustus 11, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Sastra & Budaya

Tari Gandrung Banyuwangi Kerap Meriahkan Festival Budaya di Malang

Redaksi by Redaksi
Agustus 11, 2026 1:01 pm
in Sastra & Budaya
Tari Gandrung Banyuwangi Kerap Meriahkan Festival Budaya di Malang

Ilustrasi Tari Gandrung menjadi salah satu kesenian tradisional yang terus dilestarikan melalui berbagai pertunjukan dan festival budaya. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Tari Gandrung asal Banyuwangi kerap tampil dalam berbagai festival budaya di Malang. Tarian ini memiliki sejarah panjang dan menjadi salah satu kesenian tradisional Jawa Timur yang terus dilestarikan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Tari Gandrung semakin sering hadir dalam agenda seni dan budaya di Jawa Timur, termasuk Kota Malang. Tarian tersebut ditampilkan dalam festival budaya, pementasan seni, hingga workshop tari.

READ ALSO

Doa-doa

Ayat-Ayat Luka

Tari Gandrung berkembang di Banyuwangi sejak sekitar abad ke-18. Kesenian ini lahir sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat Osing setelah melewati masa sulit, seperti peperangan dan gagal panen.

Nama gandrung berarti rasa cinta atau kekaguman yang mendalam. Makna tersebut menggambarkan kegembiraan masyarakat ketika kehidupan kembali membaik.

Pada awal kemunculannya, Tari Gandrung dibawakan laki-laki yang dikenal sebagai Gandrung Lanang. Seiring waktu, tarian ini lebih banyak dibawakan perempuan.

Para penari perempuan mengenakan busana berwarna merah, hitam, dan emas. Mereka juga menggunakan mahkota khas yang menjadi identitas penari Gandrung.

Baca juga: 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

Setiap gerakan dalam Tari Gandrung memiliki filosofi. Gerakan tangan yang lembut, langkah kaki yang lincah, dan ekspresi wajah penari menggambarkan keramahan, penghormatan kepada tamu, serta semangat kebersamaan.

Pertunjukan Tari Gandrung juga diiringi alat musik tradisional. Di antaranya kendang, gong, biola, dan kluncing yang menghasilkan harmoni khas Banyuwangi.

Selain sebagai hiburan, Tari Gandrung menjadi media pelestarian budaya. Tarian ini ditampilkan dalam festival budaya, penyambutan tamu kehormatan, perayaan daerah, hingga pentas seni di sejumlah kota di Jawa Timur, termasuk Malang.

Di Kota Malang, Tari Gandrung juga dihadirkan sejumlah sanggar seni dan komunitas budaya dalam berbagai pementasan daerah.

Malang Creative Center (MCC) juga pernah menggelar Workshop Pelatihan Tari Jejer Gandrung Kembang Dermo. Kegiatan tersebut diikuti pelajar, komunitas seni, hingga masyarakat umum.

Workshop itu menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus persiapan agenda Gandrung Sewu.

Pelestarian Tari Gandrung dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai festival, pertunjukan seni, hingga pelatihan tari. Masyarakat tidak hanya menikmati gerakannya, tetapi juga mengenal sejarah dan filosofi yang terkandung di dalamnya.

Di tengah perkembangan budaya modern, Tari Gandrung tetap hadir sebagai salah satu ikon kesenian tradisional Jawa Timur. Tarian tersebut terus diperkenalkan kepada generasi muda melalui berbagai kegiatan budaya, termasuk festival di Malang.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Dwiyana Khusnul Qotimah/ Magang
editor: jatmiko

Tags: Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Related Posts

Ilustrasi doa-doa. Foto/dok
Sastra & Budaya

Doa-doa

Minggu, 26 Jul 2026
Ayat-Ayat Luka
Catatan

Ayat-Ayat Luka

Minggu, 19 Jul 2026
Novel Alternate Universe
Sastra & Budaya

Rekomendasi 3 Novel Alternate Universe dengan Cerita Lintas Dimensi

Kamis, 25 Jun 2026
Amalan Hari Jumat sebagaimana anjuran Rasulullah SAW yang diyakini akan membawa keberkahan bagi setiap umat Muslim. /Foto: Pinterest/Herman Adriansyah
Sastra & Budaya

Banyak Keberkahan, 4 Amalan di Hari Jumat Sebagaimana Anjuran Rasulullah SAW

Jumat, 17 Apr 2026
5 Novel Chicklit
Sastra & Budaya

5 Novel Chicklit yang Centil Karya Sophie Kinsella

Sabtu, 28 Mar 2026
KKPK vs Fantasteen
Sastra & Budaya

KKPK vs Fantasteen, Ini Perbedaan Dua Seri Novel untuk Penulis Muda

Rabu, 25 Mar 2026
Next Post
Unikama Dorong Perajin Mebel Randusari Tembus Pasar Ekspor

Unikama Dorong Perajin Mebel Randusari Tembus Pasar Ekspor

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.