Tugu Malang.id – Keberadaan pengemudi ojek online (ojol) telah menjadi bagian penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di Kota Malang. Setiap hari, ribuan pengemudi melayani kebutuhan transportasi, pengantaran barang, hingga layanan pesan-antar makanan di berbagai wilayah kota.
Namun, hingga kini masih banyak pengemudi ojol yang menunggu pesanan di bahu jalan, trotoar, maupun depan pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan kawasan publik karena belum tersedianya titik tunggu yang memadai.
Kondisi tersebut tidak hanya mengurangi kenyamanan pengemudi, tetapi juga berpotensi menimbulkan parkir liar, mengganggu arus lalu lintas, serta menyulitkan masyarakat saat melakukan penjemputan maupun turun dari kendaraan.
Baca Juga: Dukung Koridor II Trans Jatim, Rendra Masdrajad Safaat Minta Kesejahteraan Sopir Angkot Jadi Prioritas
Anggota DPRD Kota Malang, Rendra Masdrajad Safaat, mengusulkan pembangunan shelter ojol di sejumlah titik strategis sebagai bagian dari penataan transportasi perkotaan. Menurutnya, shelter akan menjadi titik jemput yang lebih tertata sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas.
“Shelter bukan sekadar tempat berteduh bagi driver ojol. Fasilitas ini dapat menjadi titik jemput yang lebih aman dan tertata sehingga aktivitas pengemudi maupun masyarakat tidak lagi mengganggu arus lalu lintas,” ujar Rendra.
Menurut Rendra, pembangunan shelter dapat diprioritaskan di kawasan dengan mobilitas tinggi seperti pusat perbelanjaan, rumah sakit, kawasan pendidikan, terminal, stasiun, hingga pusat layanan publik. Selain memudahkan proses naik dan turun penumpang, shelter juga dapat mengurangi kendaraan yang berhenti sembarangan di bahu jalan.
Baca Juga: Rendra Masdrajad Safaat Hadirkan Pakar BPJS, Warga Dapat Solusi Soal Layanan Kesehatan
“Dengan adanya shelter, proses penjemputan menjadi lebih jelas, dan masyarakat memiliki titik naik maupun turun yang lebih aman. Ini merupakan bagian dari penataan transportasi yang lebih baik,” katanya.
Selain mendukung ketertiban lalu lintas, Rendra menilai shelter juga menjadi bentuk perhatian terhadap kesejahteraan pengemudi ojol. Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat saat menunggu pesanan, sehingga pengemudi memiliki ruang yang lebih nyaman dalam menjalankan aktivitasnya.
“Driver ojol telah menjadi bagian penting dari mobilitas Kota Malang. Sudah saatnya mereka memiliki fasilitas yang layak agar dapat bekerja dengan lebih nyaman, sementara masyarakat juga memperoleh layanan transportasi yang semakin tertib dan aman,” tutup Rendra Masdrajad Safaat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis Tim Jiren
Editor: Herlianto. A


























