Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

Redaksi by Redaksi
Juli 18, 2026 10:27 am
in Pendidikan
Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional

Rapat Konsinyering Persiapan Launching Maliki Pesantren Metrics pada Jumat (17/7/2026). Foto/dok. UIN Malang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Maliki Pesantren Metrics menjadi kontribusi besar UIN Malang untuk Indonesia. Hal ini terus mempertegas perannya sebagai pelopor inovasi dalam pengembangan pesantren di Indonesia.

Universitas di Malang ini menggelar Rapat Konsinyering Persiapan Launching Maliki Pesantren Metrics pada Jumat (17/7/2026) di Aula Pertemuan Lantai 3 Gedung Ir. Soekarno.

READ ALSO

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Forum tersebut mempertemukan para guru besar dan pakar kepesantrenan untuk merumuskan instrumen yang diharapkan menjadi tonggak baru dalam penguatan ekosistem pesantren nasional.

Baca Juga: Penelitian Dosen UIN Malang Ungkap Dua Kategori Kufur dalam Al-Qur’an

Rapat dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga UIN Malang, Prof. Dr. H.M. Abdul Hamid, M.A. Dalam sambutannya, dia menegaskan bahwa penyusunan Maliki Pesantren Metrics merupakan salah satu program prioritas Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Ilfi Nurdiana, M.Si.

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional
Rapat Konsinyering Persiapan Launching Maliki Pesantren Metrics pada Jumat (17/7/2026). Foto/dok. UIN Malang

Ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi akademik UIN Malang dalam menyambut lahirnya Direktorat Jenderal Pesantren Kementerian Agama Republik Indonesia.

Menurut Prof. Hamid, Maliki Pesantren Metrics tidak sekadar dirancang sebagai instrumen penilaian, tetapi sebagai kerangka strategis untuk mengukur kontribusi pesantren.

Juga untuk memperkuat reputasi kelembagaan, serta memastikan keberlanjutan pengembangan pesantren di Indonesia. Kehadirannya diharapkan mampu menjadi referensi nasional dalam memotret kekuatan, potensi, dan capaian pesantren secara lebih komprehensif.

Baca Juga: Dosen UIN Malang Kaji Konsep Al-Huzn dalam Al-Qur’an, Kesedihan Dinilai Bisa Jadi Jalan Pemulihan

“Agenda besar yang ingin kita capai adalah menjadikan Maliki Pesantren Metrics sebagai instrumen yang benar-benar bermanfaat bagi ekosistem pesantren Indonesia,” tegas Hamid.

Dari UIN Malang untuk Indonesia, Maliki Pesantren Metrics Disiapkan Menjadi Standar Baru Penguatan Pesantren Nasional
Rapat Konsinyering Persiapan Launching Maliki Pesantren Metrics pada Jumat (17/7/2026). Foto/dok. UIN Malang

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan kritis dari para guru besar, di antaranya Prof. Wildana, Prof. Asrori, Prof. Sulalah, Prof. Abdul Basith, serta Ketua LPPM UIN Malang yang juga Ketua PCNU dan MUI Kota Malang, Dr. KH. Isroqunnajah.

Dalam paparannya, Dr. KH. Isroqunnajah menekankan bahwa keberhasilan penyusunan instrumen ini sangat bergantung pada keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, Maliki Pesantren Metrics harus lahir melalui proses yang inklusif dengan melibatkan akademisi, asosiasi pesantren seperti Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI), Dewan Masyayikh Kementerian Agama, hingga para kiai dan bunyai dari berbagai pesantren di Indonesia.

“Keterlibatan lintas sektor sangat penting agar Maliki Pesantren Metrics benar-benar dirasakan sebagai milik bersama oleh kalangan pesantren, bukan sekadar produk akademik,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar tim teknis mengembangkan sistem aplikasi yang sederhana, mudah dipahami, dan user friendly, sehingga dapat dioperasikan secara efektif oleh pengelola pesantren di berbagai daerah.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya penyusunan sistem klasterisasi pesantren yang objektif dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan agar hasil pengukuran mampu merepresentasikan karakteristik, potensi, serta capaian masing-masing pesantren secara proporsional.

Sementara itu, Prof. Ali Ridho, pakar metodologi pengukuran, memberikan catatan penting terhadap arah konseptual Maliki Pesantren Metrics.

Menurutnya, tim penyusun perlu menentukan secara tegas apakah instrumen ini akan berorientasi pada aspek rekognisi, kualitas, atau mengintegrasikan keduanya dalam satu sistem pengukuran.

Kejelasan orientasi tersebut akan sangat menentukan penyusunan indikator maupun metodologi penilaian. Mengingat kompleksitas dunia pesantren di Indonesia, ia menyarankan agar tahap awal implementasi difokuskan pada aspek-aspek yang lebih spesifik sehingga menghasilkan instrumen yang kuat, valid, dan mudah diimplementasikan.

Rapat konsinyering ini menjadi momentum penting untuk mematangkan konsep, indikator, serta mekanisme implementasi sebelum Maliki Pesantren Metrics resmi diluncurkan.

Lebih dari sekadar instrumen evaluasi, inisiatif ini diharapkan menjadi kontribusi intelektual UIN Malang dalam menghadirkan model pengukuran pesantren yang kredibel, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan mutu, reputasi, dan daya saing pesantren Indonesia di tingkat nasional maupun global.

Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi, pesantren, organisasi keagamaan, dan pemerintah, Maliki Pesantren Metrics diproyeksikan menjadi fondasi baru dalam membangun tata kelola pesantren berbasis data, sekaligus mengukuhkan posisi UIN Malang sebagai salah satu pusat inovasi dan pengembangan kepesantrenan di Indonesia.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumbe: Rilis UIN Malang

Editor: Herlianto. A

Tags: indonesiaPesantrenUIN Malang

Related Posts

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027
Pendidikan

UMM Buka Beragam Jalur Beasiswa untuk Mahasiswa Baru 2026/2027

Jumat, 17 Jul 2026
Feb Ub
Pendidikan

FEB UB Gandeng Pegiat Lingkungan Ketawanggede, Ajarkan Pengelolaan Sampah Organik Lewat Biopori

Jumat, 17 Jul 2026
Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia
Pendidikan

Buka Peluang Kuliah S3 Remote hingga Join Riset, ITN Malang Sambut Hangat Kunjungan Delegasi UTM Malaysia

Jumat, 17 Jul 2026
Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 
Pendidikan

Kajian Kitab DEP UIN Malang, Prof Tutik Hamidah: Salat Tempat Mengisi Ulang Energi Ruhani 

Jumat, 17 Jul 2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang
Pendidikan

Gerakan Ayah Mengantar Anak Warnai MPLS Ramah di PAUD IT Insan Permata Malang

Kamis, 16 Jul 2026
Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional
Pendidikan

Tingkatkan Kualitas Akademik, UIN Malang Siapkan Program Studi Menghadapi Akreditasi Internasional

Kamis, 16 Jul 2026
Next Post
Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta

Tiga Kebakaran Terjadi di Kabupaten Malang dalam Sehari, Total Kerugian Capai Rp130 Juta

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.