Tugumalang.id – Mahasiswa yang mengikuti seleksi magang, beasiswa, organisasi, maupun pekerjaan umumnya diminta melampirkan sejumlah dokumen sebagai bagian dari proses pendaftaran.
Dua dokumen yang paling sering diminta adalah Curriculum Vitae (CV) dan portofolio. Meskipun sama-sama digunakan dalam proses rekrutmen, CV dan portofolio memiliki fungsi, isi, serta bentuk penyajian yang berbeda.
CV dan portofolio kerap dianggap sebagai dokumen yang memiliki fungsi serupa. Padahal, kedua dokumen tersebut menyampaikan jenis informasi yang berbeda kepada perekrut.
Baca Juga: UIN Malang Gelar Seleksi Ujian Mandiri 2026, Diikuti 1.603 Calon Mahasiswa
CV digunakan untuk memberikan ringkasan mengenai latar belakang dan kualifikasi pelamar, sedangkan portofolio digunakan untuk menunjukkan hasil karya atau proyek yang pernah dikerjakan.
CV Berisi Ringkasan Kualifikasi Pelamar
Curriculum Vitae atau CV merupakan dokumen yang memuat informasi mengenai identitas, riwayat pendidikan, pengalaman organisasi maupun pekerjaan, keterampilan, sertifikasi, serta pencapaian yang dimiliki seseorang.
Menurut UC Davis Career Center, CV berfungsi sebagai ringkasan yang memberikan gambaran mengenai kualifikasi pelamar kepada pihak perekrut.
Dalam proses seleksi, CV menjadi salah satu dokumen yang digunakan perekrut untuk mengetahui latar belakang pelamar sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Baca Juga: UIN Malang Gelar Seleksi Ujian Mandiri 2026, Diikuti 1.603 Calon Mahasiswa
Bagi mahasiswa yang belum memiliki pengalaman kerja, informasi seperti pengalaman organisasi, kepanitiaan, proyek perkuliahan, kegiatan sukarela, pelatihan, maupun prestasi akademik dapat dicantumkan sebagai bagian dari pengalaman yang relevan.
Informasi dalam CV umumnya disusun secara singkat dengan menampilkan data yang berkaitan dengan posisi yang dilamar sehingga memudahkan perekrut memahami profil pelamar.
Portofolio Menampilkan Bukti Hasil Karya
Berbeda dengan CV, portofolio merupakan kumpulan hasil karya atau proyek yang menunjukkan kemampuan seseorang dalam bidang tertentu. Isi portofolio dapat berupa desain grafis, artikel, fotografi, video, proyek pengembangan perangkat lunak, laporan penelitian, maupun karya lain yang sesuai dengan bidang yang ditekuni.
Menurut UMBC Career Center, portofolio berfungsi sebagai dokumentasi hasil pekerjaan yang dapat menunjukkan kemampuan, pengalaman, serta proses penyelesaian suatu proyek. Melalui portofolio, perekrut dapat melihat contoh nyata dari keterampilan yang dimiliki pelamar.
Perkembangan teknologi juga membuat portofolio lebih banyak disajikan dalam bentuk digital, baik melalui situs pribadi maupun platform khusus yang memungkinkan hasil karya diakses secara daring.
Perbedaan CV dan Portofolio
Perbedaan utama antara CV dan portofolio terletak pada jenis informasi yang disampaikan. CV berisi ringkasan mengenai latar belakang pendidikan, pengalaman, keterampilan, serta pencapaian seseorang. Sementara itu, portofolio berisi kumpulan hasil karya atau proyek yang menjadi bukti penerapan kemampuan yang dimiliki.
Dari sisi penyajian, CV umumnya terdiri atas satu hingga dua halaman dengan informasi yang disusun secara ringkas. Sebaliknya, portofolio tidak memiliki jumlah halaman tertentu karena menyesuaikan banyaknya karya atau proyek yang ditampilkan.
Perbedaan lainnya terlihat pada penggunaannya dalam proses rekrutmen. CV menjadi dokumen yang umum diminta pada berbagai jenis lowongan pekerjaan maupun program magang.
Sementara itu, portofolio lebih sering diminta pada posisi yang membutuhkan bukti hasil pekerjaan, seperti bidang desain, komunikasi visual, fotografi, penulisan, arsitektur, pemasaran digital, hingga pengembangan perangkat lunak.
Keduanya Memiliki Fungsi yang Berbeda
Dalam proses rekrutmen, perusahaan atau institusi dapat meminta CV, portofolio, atau keduanya sekaligus, bergantung pada kebutuhan posisi yang dibuka. Bagi mahasiswa, isi portofolio tidak selalu berasal dari pengalaman profesional.
Proyek perkuliahan, tugas individu, hasil penelitian, karya tulis, desain, maupun proyek yang dikerjakan secara mandiri dapat menjadi bagian dari portofolio selama menunjukkan kemampuan yang relevan dengan bidang yang dilamar.
Memahami perbedaan fungsi kedua dokumen tersebut membantu pelamar menyiapkan dokumen yang sesuai dengan persyaratan rekrutmen. Pada sejumlah posisi, perusahaan hanya meminta CV, sementara pada posisi tertentu perusahaan juga meminta portofolio sebagai pelengkap proses seleksi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Maura Sampetoding/ Magang
Editor: Herlianto. A
























