Sabtu, Juli 11, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Bocah Cium Bau BBM Jadi Sorotan, Kemensos Beri Pendampingan Intensif

Redaksi by Redaksi
Juli 11, 2026 5:21 pm
in Advertorial
Bocah Cium Bau BBM Jadi Sorotan, Kemensos Beri Pendampingan Intensif

Kemensos beri pendampingan anak kecanduan bau BBM di Sukabumi. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Phalamartha Sukabumi, Jawa Barat, melakukan asesmen dan pendampingan terhadap seorang anak berinisial H (11) yang diketahui kerap membuka tangki sepeda motor milik warga untuk menghirup bau bahan bakar minyak (BBM).

Kunjungan lanjutan dilakukan pada 8 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya memantau perkembangan kondisi H sekaligus mengevaluasi hasil intervensi yang telah diberikan sebelumnya. Asesmen tersebut juga menjadi dasar dalam penyusunan rencana layanan lanjutan yang mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.

READ ALSO

Peringati Harganas, Rendra Masdrajad Safaat Fasilitasi Edukasi Ketahanan Keluarga bagi Puluhan Pasangan Suami Istri

Desil KIP Kuliah Berubah? Ini Penjelasan Mensos

Kepala Sentra Phalamartha Sukabumi, Febraldi, mengatakan Kementerian Sosial berkomitmen memberikan layanan rehabilitasi sosial yang terintegrasi. Menurutnya, penanganan kasus ini melibatkan berbagai pihak agar kebutuhan anak dapat dipenuhi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Baca Juga: Dirjen Adwil Kemendagri Pimpin Gerakan Indonesia Asri di Kota Malang

“Setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, dan memperoleh perlindungan serta layanan sesuai kebutuhannya. Kementerian Sosial terus melakukan asesmen, pendampingan, dan koordinasi lintas sektor agar intervensi yang diberikan tepat sasaran, berkelanjutan, serta mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak,” ujar Febraldi.

Berdasarkan hasil asesmen, H termasuk kelompok anak penyandang disabilitas sensorik dengan hambatan pendengaran dan hambatan bicara. Setelah kedua orang tuanya meninggal dunia pada 2025, H kini diasuh oleh kakak kandungnya.

Bocah Cium Bau BBM Jadi Sorotan, Kemensos Beri Pendampingan Intensif
Kemensos beri pendampingan anak kecanduan bau BBM di Sukabumi. Foto/dok

Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, pengasuhan dilakukan semaksimal mungkin, meski pengawasan belum dapat berlangsung secara optimal karena kondisi pekerjaan keluarga.

Baca Juga: Kemensos Serahkan Bantuan Sosial Rp544 Miliar di Sulawesi Selatan

H juga mengalami hambatan komunikasi karena belum menguasai bahasa isyarat sehingga kesulitan menyampaikan kebutuhan maupun emosinya. Saat ini H telah bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) dan mengikuti pembelajaran secara rutin.

Hasil asesmen menunjukkan adanya perkembangan perilaku yang positif sejak H bersekolah di SLB. Perilaku mengambil barang milik orang lain, masuk ke rumah warga tanpa izin, merusak barang, maupun meludah sembarangan telah jauh berkurang.

Namun demikian, perilaku berulang mencium bau BBM masih muncul sehingga memerlukan pendampingan dan penanganan secara berkelanjutan karena berpotensi membahayakan keselamatan anak.

Selain itu, H masih menjalani pengobatan secara rutin oleh dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiater) melalui layanan rawat jalan serta sedang menjalani penanganan lanjutan oleh dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) sesuai rujukan medis.

Dalam asesmen tersebut, kakak yang sekaligus menjadi wali H mengaku menghadapi tantangan dalam merawat adiknya karena keterbatasan kemampuan keluarga.

Kementerian Sosial akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Sukabumi, Puskesmas, tenaga kesehatan, psikolog, pihak sekolah, serta keluarga untuk menyusun intervensi yang komprehensif sesuai kebutuhan H. Hasil pemeriksaan medis lanjutan akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk layanan rehabilitasi sosial yang paling tepat.

Apabila hasil asesmen menunjukkan perilaku berisiko masih berulang dan keselamatan anak belum dapat terjamin melalui pengasuhan berbasis keluarga, Kementerian Sosial akan mempertimbangkan rujukan ke sentra rehabilitasi yang ramah anak dan memiliki kapasitas memberikan layanan bagi anak penyandang disabilitas pendengaran dan bicara.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan, pengembangan kemampuan komunikasi, pembinaan perilaku, serta penguatan fungsi sosial anak dengan tetap melibatkan keluarga dalam proses rehabilitasi.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Kemensos

Editor: Herlianto. A

Tags: bbmbocahKemensossukabumi

Related Posts

Anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi PKS, Rendra Masdrajad Safaat,
Advertorial

Peringati Harganas, Rendra Masdrajad Safaat Fasilitasi Edukasi Ketahanan Keluarga bagi Puluhan Pasangan Suami Istri

Jumat, 10 Jul 2026
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti. Foto/dok
Advertorial

Desil KIP Kuliah Berubah? Ini Penjelasan Mensos

Jumat, 10 Jul 2026
Grand Mercure Malang Mirama Jadi Pilihan Utama Bisnis dan Acara Premium di Kota Malang
Advertorial

Grand Mercure Malang Mirama Jadi Pilihan Utama Bisnis dan Acara Premium di Kota Malang

Jumat, 10 Jul 2026
Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan
Advertorial

Raja Ampat Gandeng ITN Malang, Wawiyai Disiapkan Jadi Kota Baru Pariwisata Berkelanjutan

Kamis, 9 Jul 2026
Rendra Masdrajad Safaat, BPJS Kesehatan, Reses DPRD Kota Malang, Pelayanan BPJS, FKTP, Rujukan BPJS, Kesehatan Kota Malang, DPRD Kota Malang
Advertorial

Rendra Masdrajad Safaat Hadirkan Pakar BPJS, Warga Dapat Solusi Soal Layanan Kesehatan

Kamis, 9 Jul 2026
Di Tengah Ketidakpastian Global, Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% Sektor Visa pada Semester I Tahun 2026
Advertorial

Di Tengah Ketidakpastian Global, Imigrasi Catatkan Kenaikan PNBP 6.42% Sektor Visa pada Semester I Tahun 2026

Kamis, 9 Jul 2026

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.