Minggu, Oktober 11, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Bocah Cium Bau BBM Jadi Sorotan, Kemensos Beri Pendampingan Intensif

Redaksi by Redaksi
Juli 11, 2026 5:21 pm
in Advertorial
Bocah Cium Bau BBM Jadi Sorotan, Kemensos Beri Pendampingan Intensif

Kemensos beri pendampingan anak kecanduan bau BBM di Sukabumi. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Sentra Phalamartha Sukabumi, Jawa Barat, melakukan asesmen dan pendampingan terhadap seorang anak berinisial H (11) yang diketahui kerap membuka tangki sepeda motor milik warga untuk menghirup bau bahan bakar minyak (BBM).

Kunjungan lanjutan dilakukan pada 8 Juli 2026 sebagai bagian dari upaya memantau perkembangan kondisi H sekaligus mengevaluasi hasil intervensi yang telah diberikan sebelumnya. Asesmen tersebut juga menjadi dasar dalam penyusunan rencana layanan lanjutan yang mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.

READ ALSO

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Kepala Sentra Phalamartha Sukabumi, Febraldi, mengatakan Kementerian Sosial berkomitmen memberikan layanan rehabilitasi sosial yang terintegrasi. Menurutnya, penanganan kasus ini melibatkan berbagai pihak agar kebutuhan anak dapat dipenuhi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Baca Juga: Dirjen Adwil Kemendagri Pimpin Gerakan Indonesia Asri di Kota Malang

“Setiap anak memiliki hak untuk tumbuh, berkembang, dan memperoleh perlindungan serta layanan sesuai kebutuhannya. Kementerian Sosial terus melakukan asesmen, pendampingan, dan koordinasi lintas sektor agar intervensi yang diberikan tepat sasaran, berkelanjutan, serta mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak,” ujar Febraldi.

Berdasarkan hasil asesmen, H termasuk kelompok anak penyandang disabilitas sensorik dengan hambatan pendengaran dan hambatan bicara. Setelah kedua orang tuanya meninggal dunia pada 2025, H kini diasuh oleh kakak kandungnya.

Bocah Cium Bau BBM Jadi Sorotan, Kemensos Beri Pendampingan Intensif
Kemensos beri pendampingan anak kecanduan bau BBM di Sukabumi. Foto/dok

Di tengah keterbatasan ekonomi keluarga, pengasuhan dilakukan semaksimal mungkin, meski pengawasan belum dapat berlangsung secara optimal karena kondisi pekerjaan keluarga.

Baca Juga: Kemensos Serahkan Bantuan Sosial Rp544 Miliar di Sulawesi Selatan

H juga mengalami hambatan komunikasi karena belum menguasai bahasa isyarat sehingga kesulitan menyampaikan kebutuhan maupun emosinya. Saat ini H telah bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) dan mengikuti pembelajaran secara rutin.

Hasil asesmen menunjukkan adanya perkembangan perilaku yang positif sejak H bersekolah di SLB. Perilaku mengambil barang milik orang lain, masuk ke rumah warga tanpa izin, merusak barang, maupun meludah sembarangan telah jauh berkurang.

Namun demikian, perilaku berulang mencium bau BBM masih muncul sehingga memerlukan pendampingan dan penanganan secara berkelanjutan karena berpotensi membahayakan keselamatan anak.

Selain itu, H masih menjalani pengobatan secara rutin oleh dokter spesialis kedokteran jiwa (psikiater) melalui layanan rawat jalan serta sedang menjalani penanganan lanjutan oleh dokter spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) sesuai rujukan medis.

Dalam asesmen tersebut, kakak yang sekaligus menjadi wali H mengaku menghadapi tantangan dalam merawat adiknya karena keterbatasan kemampuan keluarga.

Kementerian Sosial akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Sukabumi, Puskesmas, tenaga kesehatan, psikolog, pihak sekolah, serta keluarga untuk menyusun intervensi yang komprehensif sesuai kebutuhan H. Hasil pemeriksaan medis lanjutan akan menjadi dasar dalam menentukan bentuk layanan rehabilitasi sosial yang paling tepat.

Apabila hasil asesmen menunjukkan perilaku berisiko masih berulang dan keselamatan anak belum dapat terjamin melalui pengasuhan berbasis keluarga, Kementerian Sosial akan mempertimbangkan rujukan ke sentra rehabilitasi yang ramah anak dan memiliki kapasitas memberikan layanan bagi anak penyandang disabilitas pendengaran dan bicara.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan, pengembangan kemampuan komunikasi, pembinaan perilaku, serta penguatan fungsi sosial anak dengan tetap melibatkan keluarga dalam proses rehabilitasi.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis Kemensos

Editor: Herlianto. A

Tags: bbmbocahKemensossukabumi

Related Posts

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Rendra Masdrajad Safaat Soroti Anggaran Retreat Kepala Sekolah Kota Malang Rp300 Juta
Advertorial

Rendra Masdrajad Safaat Soroti Anggaran Retreat Kepala Sekolah Kota Malang Rp300 Juta

Sabtu, 10 Okt 2026
Grand Mercure Malang Mirama Rayakan Lima Tahun Perjalanan
Advertorial

Grand Mercure Malang Mirama Rayakan Lima Tahun Perjalanan

Sabtu, 10 Okt 2026
Tugu Media Group dan Chatour Travel Gelar Seminar Keajaiban Rezeki Gratis di Malang
Advertorial

Tugu Media Group dan Chatour Travel Gelar Seminar Keajaiban Rezeki Gratis di Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Kekeringan Malang Selatan, Pemkab Gelar Salat Istisqa dan Salurkan 200 Paket Bantuan
Advertorial

Kekeringan Malang Selatan, Pemkab Gelar Salat Istisqa dan Salurkan 200 Paket Bantuan

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Pria di Malang 4 Kali Keluar Masuk Penjara Nekat Curi Motor Lagi

Pria di Malang 4 Kali Keluar Masuk Penjara Nekat Curi Motor Lagi

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.