MALANG, Tugumalang.id – Capaian penerimaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Kota Malang terus menunjukkan tren positif. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang menilai peningkatan tersebut tidak lepas dari masifnya sosialisasi serta layanan jemput bola yang digelar hingga tingkat kelurahan.
Realisasi Opsen PKB Kota Malang kini telah mencapai Rp65,5 miliar atau 49,46 persen dari target Rp132,4 miliar. Sementara itu, realisasi Opsen BBNKB juga terus bergerak positif seiring meningkatnya pemahaman masyarakat dan semakin mudahnya akses pelayanan perpajakan.
Untuk mempertahankan tren tersebut, Bapenda Kota Malang bersama Samsat terus menggelar sosialisasi di berbagai kecamatan. Terbaru, kegiatan digelar di Kecamatan Blimbing, Kamis (9/7/2026), dengan melibatkan perangkat wilayah, perwakilan warga, hingga pelaku usaha dealer kendaraan bermotor.
Plt Kepala Bapenda Kota Malang Moh Sulthon mengatakan, sosialisasi tersebut sekaligus memberikan pemahaman mengenai pemberlakuan kebijakan opsen PKB dan BBNKB. Meski terdapat penyesuaian regulasi, masyarakat tidak perlu khawatir. Karena tarif pajak kendaraan dipastikan tidak mengalami kenaikan berkat kebijakan insentif fiskal dari Pemprov Jawa Timur.
“Jadi kami memastikan, tarif pajak kendaraan ini tetap dan tidak ada kenaikan,” ucapnya.
Baca juga: PLN UP3 Malang dan Bapenda Kota Malang Perkuat Sinergi Dukung Green Energy
Berdasarkan pantauannya, Sulthon menyebut respon masyarakat terhadap penyesuain regulasi itu cukup baik. Hal itu menurutnya terlihat dalam beberapa sosialisasi yang digencarkan untuk memberikan pemahaman masyarakat terkait Opsen PKB dan BBNKB.
Di sisi lain, Sulthon juga menyatakan bahwa Bapenda Kota Malang bersama Samsat Kota Malang, berkomitmen terus menggencarkan layanan jemput bola hingga tingkat kelurahan. Gerakan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah memperluas akses layanan memudahkan masyarakat.
Menariknya, layanan jemput bola itu juga dipadukan dengan berbagai layanan pajak lain. Pendekatan ini menjadi langkah strategis menjemput kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan.
“Kami akan terus melakukan sosialisasi sekaligus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Bersama Samsat hadir langsung ke kelurahan maupun lokasi lokasi strategis. Agar masyarakat mudah membayar PKB maupun mengurus administrasi perpajakan lainnya,” jelasnya.
Baca juga: Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat
Menurutnya, baik upaya sosialisasi maupun program jemput bola menghasilkan tren yang positif. Realisasi Opsen PKB Kota Malang telah mencapai Rp 65,5 miliar atau 49,46 persen dari target sebesar Rp 132,4 miliar. Sementara realisasi Opsen BBNKB juga terus bergerak positif, dan perlu terus didorong melalui edukasi dan kemudahan pelayanan.
Tak hanya mengejar capaian, Bapenda Kota Malang juga memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah taat membayar pajak. Rencananya, apresiasi itu akan diberikan Bapenda Kota Malang melalui undian dalam program Gebyar Sadar Pajak di akhir tahun 2026.
“Bapenda sudah menyiapkan hadiah berupa 5 tiket umroh gratis, 5 unit sepeda motor yang akan diundi dalam Gebyar Sadar Pajak nanti,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko























