Selasa, September 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Pria di Kedungkandang Mengalami Kebutaan Selama 3 Hari Usai Divaksin Astrazeneca

Redaksi by Redaksi
Desember 2, 2021 4:29 pm
in Tugu Sehat
Joko Santoso dan istrinya, Titik Handayani menceritakan kondisi matanya saat ditemui di kediamannya. Foto: M Sholeh

Joko Santoso dan istrinya, Titik Handayani menceritakan kondisi matanya saat ditemui di kediamannya. Foto: M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Warga Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Joko Santoso (38) mengaku kehilangan indra penglihatan atau buta usai menjalani vaksinasi COVID-19 jenis Astrazeneca, pada Jumat (3/9/2021) lalu.

 

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

“Iya benar, mata saya buta setelah vaksin Astrazeneca. Sekitar pukul 22.00 WIB mata saya agak kabur, saya kira ngantuk biasa, lalu saya buat tidur. Besoknya mau kerja kok gelap gulita, saya kira masih malam,” ujar Joko, di kediamannya, Kamis (2/12/2021).

 

Joko mengatakan bahwa pengelihatannya hilang selama tiga hari usai menjalani vaksinasi COVID-19. Namun hingga saat ini, dia mengaku penglihatannya masih belum normal. Semua yang dia lihat masih hitam putih.

Joko Santoso menceritakan kondisi matanya saat ditemui di kediamannya. Foto: M Sholeh

“Sekarang masih hitam putih lihat semua. Jadi gelap gulitanya itu selama tiga hari. Lalu di RS sama dokter disuntik terus, kemudian penglihatan mulai berubah. Jadi saya melihat itu semua background-nya mulai ganti abu-abu,” jelasnya.

 

Joko yang kesehariannya berprofesi sebagai tukang bangunan juga menceritakan kronologi awal ketika dia mengalami kehilangan pengelihatan. Disebutkan, pada Jumat (3/9/2021), dia ke gerai vaksin RW untuk menjalani vaksinasi COVID-19 layaknya warga lainnya.

 

“Saya disana juga ditensi, 130 tensinya, lain-lainnya ditanya juga, normal, waktu itu badan juga sehat. Kemudian langsung disuntik sama dokternya,” bebernya.

 

Usai menjalani vaksinasi, Joko juga menjalani observasi selama 15 menit. Dia mengaku saat itu tak ada tanda-tanda gejala apapun atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Kemudian Joko pulang ke rumah.

 

“Abis pulang, sekitar pukul 11.00 WIB terasa mual mual, lalu muntah hingga dua kali. Kemudian saya telfon istri dan diminta minum vitamin C. Abis itu ya normal kembali,” paparnya.

 

Joko mengaku hingga pada malam hari, dia masih bisa melihat secara normal. Namun sekitar pukul 22.00 WIB, dia merasa penglihatannya kabur. Joko mengira hal itu karena mengantuk, sehingga kemudian dia mulai beranjak tidur.

 

Esok harinya usai membuka mata, Joko mengaku semua tampak gelap gulita. Akhirnya dia tak bisa melihat selama tiga hari.

 

Usai menerima perawatan dokter, pengelihatan Joko mulai membaik meski belum 100 persen. Sejak kejadian itu juga, Joko tak bisa bekerja untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

 

“Sudah hampir tiga bulan ini saya tidak bisa bekerja. Akhirnya ini istri saya aja yang kerja. Dokter juga belum bisa menyimpulkan penyebabnya. Katanya masih diteliti,” ujar ayah dua anak itu.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan bahwa memang benar ada kejadian warga Kelurahan Arjowinangun yang kehilangan penglihatan usai menjalani vaksinasi COVID-19.

 

“Itu kejadiannya sudah lama, sudah ditangani dan kondisinya sekarang lebih baik. Itu vaksinasinya tanggal 3 September 2021,” jelasnya.

 

Husnul juga menuturkan bahwa hingga saat ini belum bisa disimpulkan penyebab warga tersebut mengalami kehilangan penglihatan. Disebutkan, saat ini masih dalam proses pemeriksaan atau penelitian medis.

 

“Penyebabnya belum ditentukan, masih dalam pemeriksaan,” tuturnya.

 

“Dari Dinkes mulai awal sudah mendampingi yang bersangkutan. Rencananya tanggal 10 Desember ini juga dilakukan kontrol di RSSA, itu juga akan kami dampingi,” tandasnya.

 

Reporter: M Sholeh

Editor: Lizya Kristanti

Tags: Headlinekota malangmalangpria

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Wisata Kota Batu Tetap Buka Saat Libur Nataru

Wisata Kota Batu Tetap Buka Saat Libur Nataru

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siapa yang Berhak Disebut NU?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua PW Ansor Jatim Geram, Sebut Banyak Kadernya ‘Dipersekusi’ Menteri dari PAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.