Tugumalang.id – Guna menambah wawasan dan ilmu pengetahuan terkait ternak lebah, mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) mengadakan kunjungan ke Wisata Petik Madu Agro Tawon Malang Lawang. Kegiatan ini juga dalam rangka mendukung implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Salah satu mahasiswa yang turut mengikuti kegiatan, Yogi Pratama mengatakan bahwa kunjungan ini sangat bermanfaat. Pasalnya, bisa digunakan sebagai bekal saat akan lulus nanti.
Untuk itu, dia berharap nantinya akan banyak ilmu yang diserap. Mengingat peternakan bukan hanya perkara hewan sapi, kambing, atau ayam saja. Melainkan banyak ilmu peternakan hewan lain yang juga turut dikembangkan.

“Peternakan itukan mencakup banyak aspek. Tidak hanya beternak sapi, kambing, atau ayam. Beternak lebah juga salah satunya. Mungkin ini bisa jadi ilmu yang luar biasa, utamanya bagi teman-teman yang di daerah asalnya belum ada yang ternak lebah, ini bisa diimplementasikan nanti,” jelasnya, pada Kamis (18/11/2021) lalu.
Sementara itu, pemandu Agro Tawon Lawang, Bobby menyambut rombongan Unikama dengan antusias. Dia bahkan menerangkan banyak jenis lebah hingga cara berkembangbiaknya.
Menurutnya, beternak lebah sangat menjanjikan. Selain untuk kesehatan, lebahnya juga bisa digunakan untuk bahan makanan seperti botok tawon. Bahkan sarang dan telurnya bisa menjadi makanan olahan yang kaya akan manfaat.

“Lebah itu dibagi menjadi tiga yakni ratu, pekerja, dan juga pejantan. Setiap lebah memiliki tugas masing-masing. Untuk penghasil madu sendiri yang memproduksi ialah lebah pekerja. Sedangkan jenis madu juga memiliki banyak jenis. Tetapi yang di sini kita panen madu bee pollen dan madu dari lebah kampung,” bebernya.
Lebih jauh, Bobby juga mengajak mahasiswa Fapet Unikama untuk mempraktikkan langsung cara membudidayakan madu. Mulai panen sampai menjadi madu.
“Sebenarnya tidak sulit. Untuk panen hanya perlu berhati-hati dalam menghentakkan lebahnya. Ada tekniknya sendiri yang penting tidak terburu-buru dan langsung berlari karena lebah akan dengan cepat mengejar dan menyengat anda,” pungkasnya.(ads)
Reporter: Feni Yusnia
Editor: Lizya Kristanti























