Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Budaya Ngopi Anak Muda Era Milenial

Redaksi by Redaksi
September 16, 2021 2:36 pm
in Ruang Cendekia
Ilustrasi milenial sedang ngopi sembari bercanda dengan teman-temannya/tugu malang

Ilustrasi milenial sedang ngopi sembari bercanda dengan teman-temannya. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kini, kafe sebagai tempat bersua paling nyaman bagi anak muda. Mereka suka nongkrong bareng di tempat ini baik sekedar berdua atau berkelompok. Ada juga yang lebih serius dari itu, misalnya, mengerjakan tugas bareng di kafe.

Dulu budaya meminum kopi atau biasa disebut ngopi memiliki kesan serius, utamanya di era-era revolusi beberapa negara dunia. Para aktor-aktor revolusioner biasanya menyusun gerakannya sambil minum kopi bersama pasukannya.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Namun seiring berjalannya waktu, budaya ngopi telah berubah dan mengalami penyesuaian dengan karakter serta lifestyle manusia di berbagai belahan dunia. Ngopi bukan lagi meminum kopi, tetapi bisa jadi aktivitas rutin terutama bagi anak-anak milenial hingga dewasa untuk berkumpul.

Sambil ngopi, mereka tidak hanya berdiskusi, bercengkrama, mengerjakan tugas kuliah,  tetapi bisa juga sekedar menghabiskan waktu (killing time). Dikutip dari Womantalk, bahwa pengunjung kafe di Tanamera Coffee Indonesia, rata-rata kaum urban untuk habiskan waktu kurang lebih 2 jam di kedai kopi.

Para milenial juga cenderung menyukai kafe yang memiliki high visual dari segi desain, dikutip dari communication.binus.ac.id, bahwa anak-anak milenial lebih mementingkan tempat yang bagus dan unik ketimbang cita rasa dari minuman kopinya.

Bahkan ngopi tidak lagi minum kopi, bisa minum yang lain selain kopi. Ini menunjukkan bahwa makna ngopi sudah bergeser. Ngopi lebih kepada kegiatan kumpung bersama untuk membicarakan banyak hal, dan tidak harus sambil minum kopi.

Terlebih saat ini, media sosial seperti kebutuhan bagi mayoritas manusia karena peran internet yang cukup berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Tempat kafe yang bervisual tinggi otomatis berpotensi memiliki hasil jepretan foto yang menarik. Hasil foto itu untuk diunggah pada media sosial masing-masing.

Penulis : Aulia Hesti Shofani

Editor : Herlianto. A

Tags: Anak mudaEra MilenialkopiNgopiNongkrong

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
Polresta Malang Kota Gelar Vaksinasi COVID-19 di Tempat Ibadah

Polresta Malang Kota Gelar Vaksinasi COVID-19 di Tempat Ibadah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.