Tugumalang.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mencatat ekonomi Kota Malang tumbuh sebesar 5,92 persen sepanjang 2025. Capaian tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi daerah tetap berkembang dengan sektor perdagangan sebagai penyumbang terbesar dalam struktur perekonomian.
Berdasarkan Berita Resmi Statistik BPS Kota Malang, pertumbuhan ekonomi tersebut tercermin dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebagai indikator yang menggambarkan nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan suatu daerah selama satu periode.
Baca Juga: Capai 6,32 persen, Ekonomi Kota Malang 2022 Tertinggi Dalam Satu Dekade Terakhir
Pada 2025, PDRB Kota Malang atas dasar harga berlaku mencapai Rp108.152,82 miliar, sedangkan PDRB per kapita tercatat sekitar Rp122,9 juta.
Perdagangan Jadi Penyumbang Terbesar
Dari sisi lapangan usaha, sektor perdagangan besar dan eceran seperti reparasi mobil dan sepeda motor menjadi penyumbang terbesar terhadap struktur perekonomian Kota Malang dengan kontribusi sebesar 28,50 persen.
Besarnya kontribusi tersebut menunjukkan sektor perdagangan masih menjadi penopang utama aktivitas ekonomi di Kota Malang.
Aktivitas jual beli barang dan jasa melalui sektor ini terus memberikan kontribusi terbesar dibandingkan lapangan usaha lainnya dalam pembentukan perekonomian daerah.
Transportasi dan Pergudangan Tumbuh Paling Tinggi
Selain perdagangan yang menjadi penyumbang terbesar, BPS juga mencatat sektor transportasi dan pergudangan sebagai lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi sepanjang 2025, yakni sebesar 10,26 persen.
Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas mobilitas masyarakat maupun distribusi barang yang berlangsung selama 2025.
Baca Juga: Kolaborasi dan Akselerasi, Jadi Kunci Strategis Kebangkitan Ekonomi Kota Malang di 2022
Peningkatan pada sektor ini turut menggambarkan berkembangnya aktivitas ekonomi yang membutuhkan layanan transportasi dan logistik.
Konsumsi Rumah Tangga Masih Mendominasi Pengeluaran
Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) masih menjadi komponen terbesar dengan kontribusi sebesar 68,05 persen terhadap struktur ekonomi Kota Malang. Hal ini menunjukkan konsumsi masyarakat masih menjadi penggerak utama aktivitas ekonomi daerah.
Sementara itu, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) menjadi komponen pengeluaran dengan pertumbuhan tertinggi, yaitu sebesar 7,23 persen. BPS mencatat pertumbuhan PMTB mengindikasikan meningkatnya aktivitas investasi berupa pembangunan maupun pengadaan aset tetap selama 2025.
Gambaran Perkembangan Ekonomi Kota Malang
Secara keseluruhan, data BPS Kota Malang menunjukkan perekonomian daerah tetap tumbuh positif sepanjang 2025.
Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,92 persen didukung oleh besarnya kontribusi sektor perdagangan, pertumbuhan sektor transportasi dan pergudangan, serta konsumsi rumah tangga yang masih menjadi komponen pengeluaran terbesar.
Data tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi perekonomian Kota Malang selama 2025 sekaligus dapat menjadi referensi bagi masyarakat, pelaku usaha, akademisi, maupun pemerintah dalam memahami perkembangan ekonomi daerah.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Tuhfah Maulana Sholeh/Magang
Editor: Herlianto. A


















