Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Guru dan Orang Tua: Dua Sisi Mata Uang Pendidikan Akhlak

Redaksi by Redaksi
Juni 28, 2026 8:00 am
in Ruang Cendekia
Pendidikan Akhlak

Aris Musnandar.do/pribadi

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Aries Musnandar*

PENDIDIKAN hari ini sering kali tampak megah. Berbagai inovasi terus diperbincangkan, mulai dari perkembangan teknologi, capaian nilai akademik, hingga perubahan kurikulum yang terus mengikuti perkembangan zaman. Namun, di balik kemajuan itu, muncul kegelisahan yang tidak bisa diabaikan. Berbagai kasus perundungan, tawuran, hingga memudarnya sikap hormat anak kepada sesama menunjukkan bahwa pendidikan karakter masih menghadapi tantangan besar.

Fenomena tersebut menjadi alarm bahwa ada mata rantai penting dalam pendidikan yang mulai terlepas. Jauh sebelum istilah peace education maupun moderasi beragama dikenal luas, Al-Qur’an dan Hadis telah mengajarkan bahwa tujuan utama pendidikan adalah membentuk akhlak yang mulia. Rasulullah SAW diutus bukan sekadar menyampaikan ilmu, melainkan menyempurnakan akhlak manusia.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Ketika akhlak anak mulai melemah, persoalan itu tidak dapat dibebankan hanya kepada satu pihak. Pendidikan akhlak ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Di satu sisi terdapat guru di sekolah, sedangkan di sisi lain ada orang tua di rumah. Keduanya saling melengkapi dalam membentuk karakter anak.

Baca juga: Merawat Adab dalam Pendidikan: Refleksi Hari Pendidikan Nasional

Guru: Kurikulum yang Bernyawa

Madrasah formal bernama sekolah menjadi tempat menanamkan nilai-nilai kehidupan. Guru bukan hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik. Nilai ketulusan, keikhlasan, kedamaian, dan sikap saling menghargai tidak cukup diajarkan melalui materi maupun soal ujian.

Nilai-nilai tersebut tumbuh melalui keteladanan guru, kesabaran dalam membimbing, kelembutan saat mengingatkan, serta keadilan dalam memperlakukan setiap murid. Karena itu, menghadirkan guru yang matang secara spiritual dan emosional menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar. Guru diharapkan mengajar bukan semata menjalankan kewajiban administratif, tetapi memandang pendidikan sebagai bagian dari pengabdian.

Rumah: Sajadah Pertama Pendidikan 

Namun, pendidikan di sekolah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan keluarga. Anak hanya berada di sekolah selama beberapa jam setiap hari, sedangkan sebagian besar waktunya dihabiskan di rumah. Karena itu, rumah merupakan madrasah pertama (al-madrasatul ula), sementara orang tua menjadi pendidik utama dalam pembentukan karakter.

Pendidikan akhlak di sekolah akan sulit berhasil apabila di rumah anak justru menyaksikan pertengkaran, pengabaian, atau pola asuh yang minim keteladanan. Oleh sebab itu, pembinaan orang tua perlu dilakukan secara lebih terarah. Pemerintah perlu menghadirkan Program Parenting TSM (Terstruktur, Sistematis, dan Masif) sebagai gerakan nasional.

Gerakan ini harus ditiupkan menjadi ruh baru dalam kebijakan negara, bukan lagi sekadar seminar pelepas penat yang bersifat opsional:

•⁠ ⁠Terstruktur: Negara harus hadir mengulurkan tangan, menyediakan panduan pengasuhan yang jelas di setiap fase usia anak. Sebuah panduan yang memadukan kehangatan sains pengasuhan modern dengan kedalaman tuntunan agama serta kearifan lokal.

•⁠ ⁠Sistematis: Gerakan ini harus dijalin erat ke dalam urat nadi sistem kemasyarakatan. Ia bisa mewujud menjadi ruang dialog wajib berkala saat orang tua menjemput rapor, atau disisipkan melalui denyut nadi majelis taklim, posyandu, dan institusi keagamaan di desa-desa.

•⁠ ⁠Masif: Gerakan ini harus digulirkan laksana ombak kesadaran kolektif. Menggunakan seluruh media, mengetuk pintu hati para tokoh agama, budayawan, hingga pembuat konten, agar setiap orang tua sadar bahwa mengasuh anak dengan cinta dan batasan adalah tugas suci yang tak bisa diwakilkan.

Baca juga: Unira Malang Bersama LP Maarif dan Lakspedam Malang Ajak 10 PTS Belajar ke Malaysia dan Singapore

Mengetuk Pintu Keikhlasan

Mewujudkan sinergi agung antara guru yang berkualitas dan gerakan parenting TSM ini menuntut satu mahar yang tidak murah: ketulusan dan keikhlasan yang mendalam. Pemerintah harus ikhlas mengalokasikan perhatian dan sumber daya terbaiknya untuk membangun moral bangsa, bukan sekadar mengejar angka-angka statistik ekonomi sesaat.

Guru dan orang tua pun harus tulus saling menggenggam tangan, menjatuhkan ego untuk tidak saling menyalahkan ketika sang anak sedang tersesat langkah.

Melalui proses tarbiyah yang teduh di sekolah dan pelukan pengasuhan yang penuh keteladanan di rumah, budi pekerti agung anak-anak kita akan mekar dengan sendirinya. Mereka akan tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya tangguh menantang badai peradaban global, tetapi juga memiliki hati yang lembut, membawa kedamaian, dan memancarkan kebaikan Rahmatan lil ‘Alamin bagi bumi pertiwi.

Sebelum malam berganti dan karakter generasi kita terlanjur membatu, langkah berani ini harus segera kita mulai.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

*Pengamat Pendidikan Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA Malang)

editor: jatmiko

Tags: Aries MusnandarguruKarakter AnakkeluargaModerasi beragamaOrang TuaParentingpendidikan akhlakPendidikan IndonesiaPendidikan Karakterpengamat pendidikanRahmatan lil AlaminSekolahtarbiyahUnira Malang

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
Meta AI

Meta AI Hadir di WhatsApp, Begini Manfaatnya untuk Promosi UMKM Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.