Malang, Tugumalang.id – Kemasan menjadi salah satu bagian penting dalam sebuah produk karena tidak hanya berfungsi untuk melindungi isi, tetapi juga membantu proses distribusi serta menyampaikan informasi kepada konsumen. Dalam industri pangan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan bahwa kemasan pangan digunakan untuk mewadahi dan melindungi pangan agar tetap aman, bermutu, dan layak dikonsumsi selama proses penyimpanan maupun peredaran.
Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemilihan kemasan perlu mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari keamanan bahan, fungsi perlindungan, hingga kesesuaian dengan karakteristik produk. Selain itu, desain kemasan juga dapat menjadi media komunikasi yang membantu konsumen mengenali sebuah produk.
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan pelaku UMKM dalam memilih kemasan produk.
Baca juga: Cara Menentukan Harga Jual Produk Handmade bagi Pemula agar Perhitungan Lebih Tepat
Gunakan Bahan Kemasan yang Sesuai Jenis Produk
Menurut BPOM, bahan kemasan yang bersentuhan langsung dengan pangan harus memenuhi persyaratan keamanan agar tidak melepaskan zat yang dapat memengaruhi mutu maupun keamanan produk.
Karena itu, pelaku UMKM perlu memastikan kemasan yang digunakan memang diperuntukkan sebagai wadah makanan atau minuman (food grade). Pemilihan material juga harus disesuaikan dengan karakteristik produk, seperti makanan panas, makanan beku, maupun produk berbentuk cair.
Kemasan Mampu Melindungi Produk Selama Penyimpanan dan Distribusi
Kemasan memiliki fungsi utama untuk menjaga kualitas produk selama proses penyimpanan hingga sampai ke tangan konsumen. Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) menjelaskan bahwa kemasan berperan melindungi produk dari kerusakan fisik, kontaminasi, serta pengaruh lingkungan seperti udara dan kelembapan.
Oleh karena itu, pelaku usaha perlu memilih kemasan dengan daya tahan yang sesuai agar kualitas produk tetap terjaga selama proses distribusi.
Pilih Ukuran Kemasan Produk yang Proporsional
Ukuran kemasan sebaiknya disesuaikan dengan volume atau berat produk yang dijual. Kemasan yang terlalu besar dapat menyebabkan ruang kosong berlebih sehingga berpotensi meningkatkan penggunaan material pengemas maupun biaya pengiriman.
Sebaliknya, kemasan yang terlalu kecil dapat membuat produk lebih mudah rusak atau berubah bentuk selama proses distribusi.
Cantumkan Informasi Produk Secara Jelas
Selain sebagai pelindung, kemasan juga menjadi sarana penyampaian informasi kepada konsumen. Berdasarkan ketentuan pelabelan pangan olahan dari BPOM, label dapat memuat informasi seperti nama produk, daftar bahan, berat bersih atau isi bersih, nama dan alamat produsen atau importir, serta informasi lain yang dipersyaratkan sesuai kategori produk.
Informasi yang jelas pada kemasan membantu konsumen mendapatkan keterangan mengenai produk sebelum melakukan pembelian.
Baca juga: Produk Asal Malang Tembus Pasar Global, dari Taiwan hingga Prancis
Buat Desain yang Mudah Dikenali
Kemasan juga dapat menjadi bagian dari identitas visual sebuah produk. Desain yang menarik dapat membantu meningkatkan daya tarik produk, tetapi tetap perlu mempertimbangkan fungsi dan kemudahan penyampaian informasi.
Penggunaan logo, warna, dan tipografi yang konsisten dapat membantu membangun identitas merek sekaligus membuat produk lebih mudah dikenali oleh konsumen.
Pertimbangkan Aspek Keberlanjutan
Penggunaan kemasan yang dapat digunakan kembali atau lebih mudah didaur ulang menjadi salah satu perhatian dalam perkembangan industri saat ini. Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) juga mendorong pengurangan limbah kemasan melalui penggunaan material yang lebih berkelanjutan dan pengelolaan sampah yang lebih baik.
Pelaku UMKM dapat mempertimbangkan material kemasan yang sesuai kebutuhan produk sekaligus memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan.
Pemilihan kemasan produk tidak hanya berkaitan dengan tampilan, tetapi juga menyangkut keamanan, fungsi perlindungan, serta penyampaian informasi kepada konsumen. Dengan memilih bahan yang tepat, memastikan kemasan mampu menjaga kualitas produk, serta menghadirkan desain dan label yang informatif, pelaku UMKM dapat meningkatkan daya saing produknya di pasar.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Maura Sampetoding/Magang
editor: jatmiko


















