Malang, Tugumalang.id – Kebutuhan tenaga kerja terus berubah seiring perkembangan teknologi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor industri. Lulusan baru tidak hanya dituntut memiliki pengetahuan akademik, tetapi juga kemampuan digital yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Laporan Future of Jobs Report 2025 yang diterbitkan oleh World Economic Forum (WEF) menunjukkan bahwa keterampilan berbasis teknologi menjadi kelompok skill yang diperkirakan mengalami peningkatan kebutuhan paling cepat hingga tahun 2030. AI dan big data, keamanan siber, serta literasi teknologi termasuk dalam daftar keterampilan yang dinilai semakin penting oleh perusahaan di berbagai negara.
7 Digital Skill Fresh Graduate Bekal Memasuki Dunia Kerja
1. Literasi Teknologi
World Economic Forum menempatkan technological literacy sebagai salah satu keterampilan inti yang dibutuhkan perusahaan saat ini. Kemampuan ini mencakup pemahaman dasar mengenai penggunaan teknologi digital, aplikasi kerja, perangkat lunak, hingga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi baru.
Di berbagai bidang pekerjaan, mulai dari administrasi, pemasaran, hingga keuangan, penggunaan platform digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.
Baca juga: 5 Skill Digital yang Wajib Dikuasai di Masa Depan
2. AI dan Big Data
Dalam laporan Future of Jobs Report 2025, AI dan big data disebut sebagai keterampilan yang diperkirakan mengalami pertumbuhan kebutuhan paling cepat dalam lima tahun mendatang.
Kemampuan yang berkaitan dengan AI tidak selalu berarti harus menjadi programmer. Fresh graduate dapat mulai memahami penggunaan teknologi AI untuk riset, analisis data, pembuatan laporan, maupun peningkatan produktivitas kerja.
3. Analisis Data
Perusahaan semakin banyak memanfaatkan data untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis. Karena itu, kemampuan mengolah dan memahami data menjadi salah satu keterampilan yang banyak dicari.
Kemampuan ini dapat dipelajari melalui penguasaan spreadsheet, visualisasi data, hingga penggunaan dashboard sederhana yang membantu membaca tren dan pola dari kumpulan data.
4. Keamanan Siber (Cybersecurity)
WEF juga mencatat bahwa jaringan dan keamanan siber termasuk keterampilan yang diperkirakan mengalami peningkatan kebutuhan yang signifikan hingga 2030.
Meningkatnya aktivitas digital membuat perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang memahami keamanan data, perlindungan informasi, pengelolaan kata sandi yang aman, serta identifikasi ancaman digital seperti phishing dan malware.
5. Digital Marketing
Keterampilan pemasaran digital masih menjadi salah satu kemampuan yang banyak dibutuhkan di berbagai sektor usaha. Digital marketing mencakup pengelolaan media sosial, optimasi mesin pencari (SEO), pemasangan iklan digital, hingga analisis performa kampanye pemasaran.
Kemampuan ini tidak hanya dibutuhkan perusahaan besar, tetapi juga banyak dicari oleh pelaku UMKM, organisasi, maupun institusi pendidikan.
6. Dasar Pemrograman
Meski tidak semua pekerjaan membutuhkan kemampuan coding, pemahaman dasar mengenai pemrograman tetap menjadi salah satu keterampilan yang relevan di era digital.
Laporan WEF menunjukkan bahwa programming termasuk keterampilan yang membedakan pekerjaan yang bertumbuh dengan pekerjaan yang mengalami penurunan kebutuhan tenaga kerja. Pengetahuan dasar pemrograman juga dapat membantu seseorang memahami cara kerja berbagai sistem digital yang digunakan perusahaan.
7. Pengelolaan Media Sosial
Media sosial telah berkembang menjadi sarana komunikasi dan promosi yang digunakan oleh berbagai organisasi. Karena itu, kemampuan membuat konten, mengelola akun, memahami tren digital, dan membaca data performa media sosial menjadi nilai tambah bagi lulusan baru.
Kemampuan ini sering kali dibutuhkan pada bidang pemasaran, komunikasi, hubungan masyarakat, hingga layanan pelanggan.
Mengapa Skill Digital Menjadi Penting?
World Economic Forum memperkirakan sekitar 39 persen keterampilan inti pekerja akan mengalami perubahan hingga tahun 2030 akibat perkembangan teknologi dan transformasi digital.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa AI, big data, keamanan siber, dan literasi teknologi menjadi kelompok keterampilan yang mengalami peningkatan kebutuhan paling cepat dibandingkan kategori keterampilan lainnya.
Karena itu, penguasaan skill digital untuk fresh graduate dapat menjadi salah satu investasi penting bagi mahasiswa dan lulusan baru untuk meningkatkan daya saing di pasar kerja yang terus berkembang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Nathasya Amalia/Magang
redaktur: jatmiko

















