Tugumalang.id – Nilai tukar rupiah Indonesia terhadap dollar Amerika melemah hingga menyentuh angka Rp 18.132 per dollar pada Senin (8/6/2026). Meski sejumlah harga barang terimbas naik, beberapa produk ekspor dari Kota Malang dilaporkan meningkat di pasar kawasan Asia.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengakui bahwa sejumlah komoditas yang berhubungan langsung dengan aktivitas impor secara otomatis mengalami kenaikan harga.
Baca Juga: Rupiah Melemah, Produk Ekspor Kota Malang Dilirik Pasar Asia
Ia mencontohkan, salah satu komoditas di Kota Malang yang terpantau telah mengalami kenaikan harga saat kondisi rupiah melemah yakni kedelai. Komoditas ini merupakan bahan baku utama bagi perajin di sentra tempe Sanan, Kota Malang.
Meski begitu, Eko juga mencatat adanya dampak positif atas kondisi rupiah Indonesia yang tengah melemah itu. Salah satunya yakni meningkatnya permintaan produk ekspor dari Kota Malang.
“Jadi kondisi ini juga ada sisi positifnya juga. Dollar naik produk ekspor naik. Pelaku UMKM yang sudah punya koneksi ke luar negeri dan yang lagi naik kelas jelas ada keuntungannya. Pembayarannya kan dolar,” kata Eko.
Dia melihat sejumlah produk UMKM Kota Malang mulai bergeliat di pasar internasional. Dikatakan, pasar yang melirik produk UMKM asal Kota Malang mayoritas dari kawasan Asia.
Baca Juga: Perumda Jasa Yasa Kucuran Dana Miliaran Rupiah untuk Peningkatan Fasilitas Pantai Balekambang dan Ngliyep di Tahun 2026
“Permintaan yang banyak dari Malaysia, New Zeland sampai Arab Saudi, mayotitas negara negara Asia,” ungkapnya.
Menurutnya, produk ekspor asal Kota Malang yang mayoritas bergeliat dalam kondisi ini yakni produk olahan makanan hingga produk kriya.
“Yang mengalami peningkatan ada produk kripik, olahan makanan, tas, kemudian juga kriya,” ujarnya.
Secara garis besar, ia memandang proporsi geliat impor dan ekspor di daerah terbilang masih seimbang.
Eko optimis pelaku UMKM di Kota Malang terus bergeliat meski kondisi ekonomi global sedang bergejolak. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap bijak dalam menyikapi situasi terkini.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























