Tugumalang.id – Teh adalah salah satu minuman yang paling populer di Indonesia karena rasanya ringan dan bisa diminum kapan saja. Banyak orang minum teh setiap hari, baik saat pagi, siang, maupun malam hari. Selain menyegarkan, teh juga dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh jika diminum dalam jumlah yang wajar.
Di salah satu video di kanal YouTubenya, dr. Saddam Ismail menjelaskan bahwa konsumsi teh yang berlebihan dapat menimbulkan efek samping tertentu. Hal ini sering tidak disadari karena teh dianggap minuman yang aman.
Berikut beberapa efek samping dari konsumsi teh yang berlebihan:
1. Risiko Anemia
Kebanyakan minum teh dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia pada tubuh. Hal ini terjadi karena teh dapat mengganggu penyerapan zat besi dalam sistem pencernaan.
Baca Juga: Menikmati Akhir Pekan dengan Minum Teh di Bukit Kuneer Wonosari
Zat besi sendiri sangat penting untuk pembentukan sel darah merah yang sehat. Jika penyerapan zat besi terganggu, tubuh bisa kekurangan darah.
Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang mudah merasa lemas dan tidak bertenaga. Gejala lain yang bisa muncul adalah pusing dan mudah mual.
2. Gangguan Tidur
dr. Saddam Ismail menjelaskan bahwa teh mengandung kafein yang dapat memengaruhi saraf manusia. Meskipun kadar kafeinnya tidak setinggi kopi, efeknya bisa tetap terasa jika dikonsumsi secara berlebihan.
Salah satu dampaknya adalah kesulitan tidur atau insomnia. Orang yang terlalu banyak minum teh bisa menjadi sulit mengantuk di malam hari. Akibatnya, waktu tidur menjadi berkurang dan kualitas tidur menurun.
Kurang tidur dapat memengaruhi konsentrasi keesokan harinya. Jika terjadi terus-menerus, gangguan tidur bisa berdampak pada kesehatan jangka panjang.
3. Rasa Gelisah dan Jantung Berdebar
Kafein dalam teh juga dapat memicu rasa gelisah pada sebagian orang. Tidak semua orang memiliki reaksi yang sama terhadap kafein. Ada yang merasa lebih bersemangat, tetapi ada juga yang justru menjadi tidak tenang. Konsumsi teh berlebihan dapat membuat tubuh terasa cemas dan sulit rileks.
Baca Juga: Siji Songo, Minuman Kopi dan Teh Milik UMKM di Malang Terbuat dari Limbah Salak
Dalam beberapa kasus, jantung bisa berdebar lebih cepat dari biasanya. Bahkan bisa muncul rasa pusing atau kepala terasa berat. Kondisi ini biasanya terjadi ketika asupan teh sudah terlalu banyak dalam satu waktu.
4. Ketergantungan Kafein
Kebiasaan minum teh dalam jumlah yang banyak setiap harinya dapat menyebabkan ketergantungan. Hal ini terjadi karena kandungan kafein memiliki efek stimulan pada otak. Otak menjadi terbiasa dengan rangsangan tersebut sehingga sulit berfungsi normal tanpa teh. Orang yang sudah bergantung biasanya merasa ada yang kurang jika tidak minum teh.
Hal tersebut bahkan menyebabkan muncul sakit kepala dan rasa tidak nyaman jika tidak meminumnya. Kondisi ini bisa memengaruhi fokus dan suasana hati.
5. Risiko Osteoporosis
Mengonsumsi teh yang berlebihan juga dapat berdampak pada kesehatan tulang. Menurut dr. Saddam Ismail, teh memiliki efek diuretik yang membuat seseorang lebih sering buang air kecil. Kondisi ini dapat menyebabkan keluarnya kalsium dari tubuh melalui urine. Padahal, kalsium sangat penting untuk menjaga tulang.
Jika kalsium terus berkurang, tulang bisa menjadi lebih rapuh. Dalam jangka panjang, hal ini meningkatkan risiko osteoporosis.
Teh memang memiliki banyak manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Namun, kebiasaan minum teh yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai efek samping.
Oleh karena itu, penting untuk mengatur jumlah konsumsi teh harian agar tetap aman. Dengan begitu, manfaat teh tetap bisa dirasakan tanpa mengganggu kesehatan tubuh.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis Intan Adelia/ Magang
Editor: Herlianto. A
























