MALANG, Tugumalang.id – Menghadapi anak yang tampak memiliki energi tanpa batas seringkali membuat orang tua merasa kewalahan. Namun, penting untuk memahami bahwa kondisi ini bukan sekadar masalah perilaku atau kurangnya disiplin.
Penawar Special Learning Centre (PSLC) melihat setiap anak sebagai individu yang unik dengan cara kerja otak yang berbeda.
Sebagai pusat intervensi dini yang dikenal luas, PSLC berkomitmen untuk memberikan edukasi yang tepat bagi masyarakat. Melalui PSLCNet dalam jaringan PSLC Indonesia, mengungkap fakta bahwa pemahaman yang dangkal mengenai Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) seringkali menghambat potensi anak.
“ADHD bukanlah label kekurangan, melainkan tanda bahwa anak membutuhkan strategi belajar yang berbeda, dengan dukungan yang tepat, mereka bisa menjadi pribadi yang luar biasa kreatif dan inovatif,” tutur Clinical Director of PSLC, Dr. Ruwinah Abdul Karim.
Dalam rangka memberikan edukasi kepada masyarakat, PSLC terus menyebarkan kesadaran bahwa kondisi seperti ADHD dan autisme bukanlah hambatan akhir. Melainkan sebuah cara belajar yang berbeda yang memerlukan pendekatan khusus agar anak dapat berkembang secara optimal di lingkungan sosial maupun akademis.
Baca juga: Lebih dari Sekadar Terapi: Mengapa Memilih PSLC Adalah Investasi Terbaik untuk Masa Depan Buah Hati
Membongkar Mitos: ADHD Bukan Hanya Hiperaktif
Selama ini, stigma yang melekat pada anak ADHD adalah mereka yang selalu berlarian, tidak bisa duduk tenang, atau suka mengganggu teman.
Padahal, ADHD adalah gangguan neurobiologis kompleks yang mempengaruhi fungsi eksekutif otak. Berikut adalah beberapa fakta yang sering terlewatkan oleh orang tua:
1. Masalah Penyaringan Informasi
Anak dengan ADHD seringkali mengalami kesulitan dalam menyaring stimulus. Jika anak tipikal bisa fokus pada suara guru di depan kelas, anak ADHD mungkin mendengar suara detak jam, mesin AC, dan percakapan di luar kelas dengan intensitas yang sama kuatnya. Inilah yang membuat mereka tampak tidak fokus.
2. Emotional Dysregulation (Sulit Mengatur Emosi)
Banyak yang tidak tahu bahwa ADHD berkaitan erat dengan kontrol emosi. Mereka bisa merasa sangat sedih atau sangat marah dalam waktu singkat karena otak mereka kesulitan mengerem reaksi emosional yang muncul secara impulsif.
3. Hyperfocus: Kekuatan di Balik Gangguan
Sisi positif yang jarang dibahas adalah hyperfocus. Ketika anak ADHD menemukan hal yang mereka sukai, seperti menggambar atau merakit Lego, mereka bisa sangat fokus melebihi anak-anak pada umumnya. Di PSLC, kami membantu mengarahkan energi hyperfocus ini ke hal-hal yang produktif.
Baca juga: Berapa Lama Anak Berkebutuhan Khusus Menjalani Terapi? Begini Penjelasan PSLC
Mengapa Diagnosa Dini di PSLC Indonesia Sangat Penting?
Mengenali gejala sejak dini adalah kunci utama. Seringkali, gejala ADHD tumpang tindih dengan autisme atau gangguan belajar lainnya. Tanpa penanganan yang tepat, anak berisiko mengalami:
· Rendahnya rasa percaya diri karena sering ditegur.
· Kesulitan bersosialisasi dengan teman sebaya.
· Prestasi akademik yang tidak sesuai dengan tingkat kecerdasan aslinya.
Sebagai lembaga terapi dan pendidikan terpercaya, PSLC menggunakan pendekatan holistik yang tidak hanya fokus pada perilaku luar, tetapi juga pada perkembangan saraf dan kenyamanan psikologis anak.
Tips bagi Orang Tua: Apa yang Harus Dilakukan?
Jika merasa anak menunjukkan tanda-tanda ADHD, berikut langkah yang disarankan oleh PSLC:
1. Observasi Tanpa Menghakimi: Catat dalam situasi apa anak merasa paling sulit untuk tenang.
2. Berikan Instruksi Singkat: Hindari memberikan perintah panjang. Gunakan kalimat satu tugas, satu waktu.
3. Ciptakan Struktur: Anak ADHD sangat terbantu dengan jadwal harian yang rutin dan visual.
4. Konsultasi Profesional: Jangan mendiagnosa sendiri. Hubungi tim ahli di PSLC Indonesia untuk mendapatkan evaluasi yang komprehensif.
Informasi Lebih Lanjut
Untuk informasi lebih lanjut seputar PSLC dan PSLCNet dapat diakses melalui:
· Website: www.pslcindonesia.com
· Email: pslcindonesia@gmail.com
· Contact Person: 0821-2297-8881
· Instagram: @pslc.indonesia
· TikTok: @pslc.indonesia
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko
























