Senin, September 21, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Pengolahan Limbah Batik Seng, Dari Sisa Produksi Menjadi Sumber Daya Berkelanjutan

Redaksi by Redaksi
April 30, 2026 5:41 pm
in Insight
Proses pembuatan batik di Batik Seng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Proses pembuatan batik di Batik Seng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – UMKM batik kerapkali dihadapkan dengan tantangan pengolaham limbah. Sisa lilin yang digunakan untuk membatik bisa mencemari lingkungan apabila tidak diolah dengan baik.

Batik Seng yang berada di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang telah menyadari risiko tersebut dan menerapkan pengolahan limbah agar bisnis mereka tetap ramah lingkungan. Mereka telah mendaur ulang limbah padat sejak lama dan akan menerapkan pengolahan limbah cair dalam waktu dekat.

READ ALSO

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Proses daur ulang limbah padat

Penanggung jawab Batik Seng, Evi Wahyu Astutik mengatakan, limbah padat batik yang dihasilkan dari proses produksi dikumpulkan terlebih dahulu hingga mencapai jumlah tertentu. Setelah itu, limbah tersebut diolah melalui proses pemanasan ulang dengan cara dimasukkan ke dalam air panas.

Baca Juga: Batik Kamulyan Bulukerto Angkat Elang Jawa sebagai Ikon Wastra Konservasi Kota Batu

Tahapan ini menghasilkan bahan yang dikenal sebagai malam lerop, yaitu malam hasil daur ulang. Malam lerop ini diolah dengan mencampurkan beberapa bahan tambahan seperti gondorukem, damar, sedikit minyak, dan parafin.

Proses pembuatan batik di Batik Seng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Proses pembuatan batik di Batik Seng. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

“Malam lerop itu hasil malam (lilin) daur ulang yang nantinya akan ditambahkan beberapa bahan,” ujar Evi saat ditemui beberapa waktu lalu.

Komposisi bahan tersebut disesuaikan melalui resep tertentu, tergantung pada kebutuhan produksi. Batik tulis dan batik cap memiliki karakteristik berbeda, sehingga formulasi malamnya pun tidak sama.

Kualitas tetap terjaga

Salah satu kekhawatiran dalam daur ulang adalah penurunan kualitas. Namun, Evi memastikan kualitas malam hasil daur ulang tetap dapat dijaga. Kunci utamanya terletak pada komposisi resep yang digunakan.”Kualitas itu bisa diatur, tergantung resepnya,” kata Evi.

Baca Juga: Advokasi Belajar Membatik Bareng Penyandang Disabilitas: Langkah Kecil Celina dan Komunitas BBF

Ia menambahkan, perbedaan wilayah juga memengaruhi formulasi karena faktor suhu lingkungan yang berbeda. Oleh karena itu, setiap proses daur ulang selalu melalui tahap uji coba untuk memastikan kualitas tetap optimal.

Sebulan hasilkan 1 kuintal limbah padat

Dalam satu bulan, Batik Seng mampu memproduksi ratusan lembar kain batik. Dari proses tersebut, dihasilkan sekitar 100 kilogram limbah padat.

Limbah ini kemudian diolah dua kali dalam sebulan. Setelah melalui proses daur ulang dan penambahan bahan lain, jumlahnya meningkat menjadi sekitar 150 hingga 200 kilogram malam siap pakai.

“Kami menunggu bahan-bahan terkumpul, baru kami lakukan daur ulang,” ucap Evi.

Tantangan limbah cair

Meskipun pengelolaan limbah padat telah berjalan baik, Batik Seng masih menghadapi tantangan limbah cair. Sisa air dari proses pewarnaan bisa mencemari lingkungan apabila tidak diolah terlebih dahulu.

Evi mengatakan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang ada saat ini sudah tidak memadai. Oleh karena itu, Batik Seng tengah membangun fasilitas IPAL baru di lokasi produksi yang akan dipindahkan ke Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupatem Malang.

“Dalam waktu dekat ini sudah mulai beroperasi,” kata Evi.

Melalui IPAL baru ini, Evi berharap produksi batik di Batik Seng bisa lebih ramah lingkungan. Ia juga berharap limbah cair yang dihasilkan dapat didaur ulang dan dimanfaatkan kembali.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: batik sengbatik sengguruhLimbahlimbah batik

Related Posts

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa
Insight

Coach Dr Fahmi Ungkap Pentingnya Mentoring Generasi Muda sebagai Investasi Masa Depan Bangsa

Jumat, 11 Sep 2026
Siapa Owner Chatour Travel? Mengenal H. Muhibbin Billah
Insight

Siapa Owner Chatour Travel? Mengenal H. Muhibbin Billah

Rabu, 9 Sep 2026
Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!
Insight

Mengenal Gus Kikin, Salah Satu Calon Ketua Umum PBNU Terkuat!

Kamis, 27 Agu 2026
Alessa Alvaretta, Alumni SMKN 2 Malang yang Sukses Juara LKS Nasional 2026
Insight

Alessa Alvaretta, Alumni SMKN 2 Malang yang Sukses Juara LKS Nasional 2026

Minggu, 23 Agu 2026
Khanza Aisyah, Dari Pemalu hingga Jadi Pendongeng Cilik
Insight

Khanza Aisyah, Dari Pemalu hingga Jadi Pendongeng Cilik

Sabtu, 22 Agu 2026
Next Post
Acara puncak haul KH Achmad Dachlan Sanan dihadiri ratusan jemaah. Foto/Irham Thoriq

Digelar Empat Hari, Haul ke-50 KH Achmad Dachlan Sanan Berlangsung Khidmat dan Penuh Kesan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.