Sunday, July 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Identitas Budaya Baru, 8 Fakta Menarik Busana Khas Malangan yang Perlu Diketahui

Redaksi by Redaksi
April 6, 2026 8:19 am
in Budaya
Fakta menarik busana khas Malangan yang diluncurkan pada rangkaian HUT ke-112 Kota Malang sebagai identitas baru. /Foto: Instagram @pemkotmalang

Fakta menarik busana khas Malangan yang diluncurkan pada rangkaian HUT ke-112 Kota Malang sebagai identitas baru. /Foto: Instagram @pemkotmalang

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Di tengah perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang, Pemerintah Kota Malang resmi menghadirkan busana khas Malangan sebagai identitas budaya baru yang sarat makna sejarah dan kearifan lokal.

Busana ini resmi diperkenalkan kepada publik pada 1 April 2026 di Balai Kota Malang, bersamaan dengan puncak peringatan HUT Kota Malang. Hadirnya busana khas ini tidak hanya menjadi simbol visual tetapi juga refleksi karakter Kota Malang yang tangguh, adaptif, serta kreatif.

READ ALSO

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Busana khas Malangan dirancang khusus untuk menjadi signature look identitas daerah, menggabungkan nuansa kolonial dengan sentuhan budaya Jawa dan simbol-simbol ikonik Kota Malang.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Perajin Batik di Kepanjen Banjir Pesanan

Dengan peluncuran yang bertepatan dengan HUT Kota Malang, sekaligus menandai tonggak baru bahwa Kota Pendidikan kini telah resmi memiliki pakaian khas daerah. Hal ini diperkuat dengan diterbitkannya Keputusan Wali Kota Malang Nomor 100.3.3.3/81/35.73.112/2026.

Berikut fakta menarik seputar busana khas Malangan yang baru saja dirilis di HUT ke-112 Kota Malang.

Fakta Menarik Busana Khas Malangan

1. Terinspirasi Era Kolonial Belanda

Busana khas Malangan mengambil gaya berpakaian era Pemerintahan Kolonial Belanda, lalu diadaptasi dengan unsur budaya lokal Malangan, sehingga terasa formal namun tetap ada unsur budaya Jawa.

Jas berkerah revel, kemeja putih berkerah tinggi, dan dasi panjang menjadi ciri utama tampilan yang terkesan elegan dan berwibawa.

Baca Juga: Parade Pratnyaparamita ing Malang Guncang Karnaval Budaya Nusantara Apeksi 2024

2. Motif Batik Tugu Pecah Kopi

Salah satu elemen paling unik adalah motif batik khusus bernama Tugu Pecah Kopi, yang menggabungkan batik kawung, simbol biji kopi, dan siluet Tugu Malang.

Motif ini menjadi simbol penyatuan sejarah kolonial, tradisi kopi, dan ikon Kota Malang dalam satu visual busana.

3. Lima Strata Berbeda dalam Satu Desain

Busana khas Malangan tidak hanya satu model, terdapat lima strata yang membedakan penggunaan jas, bordir, dan atribut sesuai tingkatan pemakainya, termasuk untuk kepala daerah.

Bordir emas timbul pada jas Wali Kota, misalnya menjadi penanda tingkatan tertinggi dan menegaskan sisi formal dan berwibawa dari busana ini.

4. Warna Hitam Mendominasi dan Bernuansa Resmi

Warna hitam dipilih sebagai dominan untuk memberikan kesan tegas, formal, dan berwibawa, sekaligus selaras dengan citra kawasan heritage,seperti Kayutangan dan Ijen Boulevard di Kota Malang.

Warna ini juga dipandang netral sehingga mudah dipadukan dengan berbagai aksesori dan untuk berbagai acara resmi maupun semi formal.

5. Topi Pet dan Udeng sebagai Elemen Khas

Busana khas Malangan dilengkapi topi pet hitam yang dipadukan dengan udeng bermotif batik serupa, menciptakan perpaduan unik antara gaya kolonial dan tradisi Jawa.

Kombinasi ini menjadi simbol pertemuan dua kultur yang membentuk karakter Kota Malang hingga kini.

6. Diluncurkan dalam Rangkaian HUT ke-112 Kota Malang

Peluncuran resmi dilakukan usai apel peringatan HUT ke-112 Kota Malang pada 1 April 2026 lalu, sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas visual daerah.

Perhelatan ini juga menjadi ajang pertama para pejabat daerah tampil seragam dengan busana khas Malangan, sehingga memperkuat citra kebersamaan dan kebanggaan lokal.

7. Menjadi Simbol Sejarah dan Identitas Kota

Wali Kota Malang menegaskan bahwa busana khas Malangan bukan sekadar pakaian, melainkan simbol sejarah yang melambangkan perjalanan panjang Kota Malang, baik dari sisi pemerintahan kolonial maupun dinamika budaya lokalnya.

Dengan demikian, busana ini menjadi alat edukasi visual bagi masyarakat dan wisatawan tentang karakter Kota Malang yang kaya nuansa.

8. Potensi Kuat untuk Branding Pariwisata dan UMKM

Pemkot Malang berharap busana khas Malangan dapat menjadi branding kota yang menarik, baik untuk kegiatan resmi, festival budaya, maupun kampanye pariwisata.

Di sisi lain, kehadiran motif batik “Tugu Pecah Kopi” membuka peluang bagi pelaku UMKM Malang untuk mengembangkan produk fashion, souvenir, dan aneka kerajinan bernuansa khas Malangan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Busana Khas MalanganFakta Menarik Busana Adat Khas MalanganHUT ke-112 Kota MalangHUT Kota Malangkota malang

Related Posts

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Friday, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Thursday, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Sunday, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Tuesday, 16 Jun 2026
Tradisi Ngarak Banteng empu supo
Budaya

Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Sunday, 31 May 2026
Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Thursday, 28 May 2026
Next Post
Salah satu poster film adaptasi game yang akan tayang 2026 yang berjudul Street Fighter. (Foto: Pinterest)

Daftar Film Adaptasi Game yang Akan Tayang 2026

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.