Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Masih Sibuk Mencari Validasi? Simak Refleksi Zahid Syak untuk Bisa Menemukan dan Mencintai Dirinya Sendiri

Redaksi by Redaksi
April 3, 2026 12:24 pm
in Tips
Potret Zahid Syak, penulis buku sekalian konten kreator muda yang banyak memberikan motivasi hidup (Foto: Instagram @zahidsyak)

Potret Zahid Syak, penulis buku sekalian konten kreator muda yang banyak memberikan motivasi hidup (Foto: Instagram @zahidsyak)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Seorang konten kreator muda sekaligus penulis buku, Zahid Syak selalu tampak memiliki segalanya, kecerdasan, estetika visual yang tertata, dan ribuan pengikut yang setia menanti setiap kata-kata motivasinya.

Namun, dalam salah satu video yang diunggahnya di platform youtube, pemuda ini justru mengajak audiensnya masuk ke dalam dinamika perjalanannya untuk menemukan dan mencintai dirinya sendiri.

READ ALSO

Teknik Simple Product Photography dengan Cahaya Alami untuk UMKM Rumahan

4 Orang Meninggal saat Glamping di Posong, Ini Bahaya Gas Portable di Ruang Tertutup

Baca Juga: Balik ke Rutinitas Setelah Lebaran Tanpa Mager, Ini Tipsnya

Perjalanan Zahid bukan tentang bagaimana menambah jumlah subscriber, melainkan tentang bagaimana ia belajar berhenti mengejar tepuk tangan dunia demi menemukan kedamaian di dalam dirinya sendiri.

Keluar dari Perangkap Topeng Digital

“Aku pernah ngerasa aku enggak cukup,” Katanya saat memulai video. Zahid bercerita bagaimana ia sempat terjebak dalam perlombaan tanpa garis finis karena sosial media. Sehingga Zahid mulai memperbaiki penampilan agar disukai, belajar mati-matian agar diakui, hingga bekerja keras demi bisa pamer hasil.

Namun, ia menemukan bahwa semakin ia mengejar validasi orang lain, semakin ia merasa kosong. Kemudian ia mulai mengenakan topeng bahagia dan mengikuti tren yang sebenarnya tidak ia sukai, hanya agar tidak tertinggal.

Saat mulai menyadari kekosongan itu zahud mulai berfikir bahwa orang yang paling ia butuhkan untuk bisa menerima dirinya itu bukan orang lain, tapi dirinya sendiri sendiri.

Ketidakadilan dalam Membandingkan

Bagi Gen Z, hidup sering kali terasa seperti kompetisi global yang disiarkan langsung melalui Instagram dan TikTok. Kita melihat orang di usia 20-an sudah memiliki bisnis, berkeliling dunia, atau mencapai tangga kesuksesan yang tampak mustahil.

Baca Juga: 3 Tips Belajar Efektif ala Maudy Ayunda untuk Hadapi Ujian Lebih Siap

Zahid mengingatkan satu hal yang sering kita lupakan tentang bahagimana kita sering melakukan ketidakadilan pada diri sendiri. Kita membandingkan hidup kita yang penuh perjuangan dengan highlight reel orang lain yang hanya menampilkan potongan tercerahnya tanpa tau cerita dibaliknya.

Ia pun menyebutkan sebuah data dari Journal of Social and Clinical Psychology (2021) yang menuliskan bahwa semakin sering seseorang membandingkan diri di media sosial, semakin besar risiko mereka merasa tidak berharga. “Otakmu lagi capek banding-bandingin hal yang enggak sebanding,” tambahnya.

Definisi Baru Tentang Self-Love

Bagi Zahid, mencintai diri sendiri atau self-love sering kali disalahartikan. Baginya, self-love bukan berarti menjadi egois atau berhenti berkembang.

“Self-love itu berarti berhenti menyiksa diri kita sendiri dengan standar yang bukan milik kita,” jelasnya. Ia menekankan bahwa tidak semua orang harus viral, menikah muda, atau sukses secara materi di usia yang sama. Setiap orang memiliki garis waktu yang berbeda, dan menurutnya kedamaian hati jauh lebih mahal daripada angka di rekening atau jumlah likes di postingan.

Kembali ke Akar Spiritual

Hal yang membuat refleksi Zahid menjadi sangat timeless adalah ketika ia menarik narasi ini ke arah spiritualitas. Ia percaya bahwa validasi yang paling abadi datang dari Tuhan.

“Allah pun sayang sama hamba-Nya yang lemah,” tuturnya. Menurutnya, ketika seseorang mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, pengakuan manusia menjadi tidak lagi relevan. Ketenangan muncul karena kita menyadari bahwa kita sudah cukup dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada.

Menjadi Teman Baik bagi Diri Sendiri

Zahid menutup pesannya dengan sebuah ajakan sederhana untuk mulai menjadi teman baik bagi diri sendiri. Jika hari ini target tidak tercapai, jangan maki diri sendiri. Jika orang lain lebih sukses, akui bahwa rezeki setiap orang memiliki jalannya masing-masing.

“Sejatinya kamu tuh cukup bahkan ketika enggak ada yang bilang kamu cukup,” pungkasnya.

Perjalanan Zahid Syak menjadi pengingat bagi kita semua yang hidup di era yang serba cepat bahwa di tengah tuntutan untuk menjadi “luar biasa,” menjadi manusia yang jujur dan damai dengan diri sendiri adalah pencapaian yang paling mewah.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: ‘Isyatur Rodhiyah/Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: Media SosialMenemukan diri sendiriMotivasi diriself loveZahid Syak

Related Posts

Teknik Fotografi Cahaya Alami untuk Bantu Pemasaran Produk UMKM (Foto: Pinterest)
Tips

Teknik Simple Product Photography dengan Cahaya Alami untuk UMKM Rumahan

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Bahaya Gas Portable Dalam Ruang Tertutup (Foto: Pexels)
Tips

4 Orang Meninggal saat Glamping di Posong, Ini Bahaya Gas Portable di Ruang Tertutup

Senin, 1 Jun 2026
Ilustrasi Pentingnya NIB untuk Mendukung Aktivitas Bisnis UMKM (Foto: Pinterest)
Tips

Kenapa NIB Penting untuk UMKM di Indonesia? Ini Penjelasan dan Cara Daftarnya

Sabtu, 30 Mei 2026
Panci Listrik Samono SW-DG01P. (Foto: Shopee/ Ufo Electronika & Furniture Official Shop)
Tips

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

Jumat, 29 Mei 2026
Fotokopi Vian 24 Jam cabang UIN. (Foto: Intagram/ @fotocopyvian24jam)
Tips

5 Tempat Fotokopi di Malang untuk Mahasiswa Baru, Cocok untuk Print Tugas hingga Kebutuhan Ospek

Jumat, 29 Mei 2026
Mesin kopi rumahan
Tips

Mesin Kopi Rumahan untuk Pemula, Ini Pilihan yang Hemat Listrik dan Praktis

Kamis, 28 Mei 2026
Next Post
Ilustrasi telur ayam dengan bentuk, warna, dan tekstur yang berbeda (Foto: Pinterest @Vietnamse)

Jangan Asal Membeli Telur! Ini Cara Memilih Telur Ayam yang Bagus

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.