MALANG, Tugumalang.id – Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang), Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk menembus reputasi internasional.
Komitmen tersebut, disampaikan Prof. Ilfi dalam acara Penguatan Mental Spiritual Menuju Kampus Islam Bereputasi Global yang diselenggarakan di Kampus 3 UIN Malang, Kota Batu pada Selasa (31/3/2026).
Acara tersebut juga dihadiri Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia periode 2016-2019, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Ilfi menekankan bahwa transformasi kampus tidak bisa lepas dari semangat perjuangan kolektif yang telah dibangun sejak awal berdirinya institusi.
“UIN harus naik kelas, baik dari sisi pendidikan, riset, maupun pengembangan fakultas agar mampu bersaing di tingkat global,” tutur Prof. Ilfi.
Baca juga: Rektor UIN Malang Prof Ilfi Soroti Tantangan Globalisasi dalam Talkshow Eksklusif di TVRI
Perlu Dukungan Peningkatan Kualitas Akademik Menyeluruh
Lebih lanjut, pihaknya menyebut untuk menuju kampus berkelas dunia, perlu adanya dukungan peningkatan kualitas akademik secara menyeluruh. Mulai dari penguatan riset, pengembangan program studi strategis, hingga peningkatan prestasi internasional.
Salah satu pencapaian yang disorot adalah pengakuan internasional yang mulai diraih sejumlah fakultas, termasuk Fakultas Syariah.
Baca juga: Ketika Rektor UIN Malang dan Para Mantan Rektor Kompak Bahu Membahu Memajukan Kampus!
Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan ke depan tidak ringan, terutama dalam menjaga konsistensi kualitas di tengah persaingan global antar perguruan tinggi.
Rektor menekankan, kemajuan kampus tidak semata ditentukan oleh dukungan anggaran, melainkan oleh kekuatan nilai yang dipegang sivitas akademika.
“Bukan hanya soal dana, tetapi semangat berjuang, pengorbanan, dan doa yang menjadi fondasi utama berkembangnya kampus ini,” ungkapnya.
Prof. Ilfi juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh sivitas akademika UIN Malang, untuk senantiasa menjaga semangat melanjutkan perjuangan para pendiri dan tokoh yang telah meletakkan fondasi dasar kampus.
Pentingnya Menjaga Akar Sejarah Kampus, Identitas dan Kekuatan Institusi
Sementara, Prof. Muhadjir Effendy yang saat ini menjabat sebagai Penasihat Presiden Bidang Haji mengatakan untuk menuju reputasi internasional, sivitas akademika UIN Malang perlu menjaga akar sejarah kampus sebagai bagian dari identitas dan kekuatan institusi.
Prof. Muhadjir mengenang bagaimana masa awal perkuliahan di Malang pada tahun 1970-an, di mana saat itu kondisi perguruan tinggi masih sangat terbatas.
“Dulu sangat sederhana, bahkan listrik belum ada. Tapi sejak awal sudah dikenal sebagai kampus yang kuat secara akademik,” kata Prof. Muhadjir.
Bagi Prof. Muhadjir membangun reputasi kampus tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan konsistensi, kolaborasi, serta komitmen seluruh sivitas akademika UIN Malang untuk mendukung pengembangan kampus dalam jangka panjang.
Melalui acara penguatan spiritualitas dan ukhuwah ini, UIN Malang melakukan konsolidasi internal yang melibatkan pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk berkontribusi memperkuat pengembangan kampus di masa depan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko
























