Malang, Tugumalang.id – Kota Malang dipastikan menjadi tuan rumah penyelenggaraan peringatan Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). Menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama, Gereja Katedral Ijen Kota Malang menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung kelancaran acara berskala nasional tersebut.
Pemerintah Kota Malang memperkirakan sekitar 100 ribu jamaah akan hadir dalam momentum bersejarah tersebut. Kedatangan jamaah dari berbagai daerah diprediksi akan diikuti oleh ratusan bus dan kendaraan rombongan yang masuk ke wilayah Kota Malang, sehingga membutuhkan pengaturan lalu lintas dan manajemen transportasi yang matang.
Baca Juga: Ini Lokasi Kantong Parkir hingga Titik Transit Harlah 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang
Dinas Perhubungan Kota Malang pun telah melakukan pemetaan titik-titik strategis yang meliputi drop zone, lokasi transit, serta area parkir jamaah. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi kepadatan lalu lintas dan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama rangkaian kegiatan Harlah 1 Abad NU berlangsung.
Gereja Katedral Ijen Siap Jadi Titik Transit Jamaah NU
Romo Paroki Gereja Katedral Ijen Kota Malang, Romo Petrus Prihatin, menegaskan komitmen pihak gereja dalam mendukung kelancaran peringatan Harlah 1 Abad NU, termasuk dengan menjadikan Gereja Katedral Ijen sebagai salah satu titik transit jamaah.
“Tentunya, kami siap mendukung kelancaran terlaksananya kegiatan Harlah NU tersebut,” kata Romo Petrus, Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa Gereja Katedral Ijen tetap akan digunakan untuk ibadah umat Katolik di sekitar hari pelaksanaan Harlah NU, yakni Sabtu (7/2/2026) pukul 16.30 WIB dan 18.30 WIB, serta Minggu (8/2/2026) pukul 05.30 WIB dan 07.30 WIB, kemudian pukul 16.30 WIB dan 18.30 WIB.
“Di luar dari jam tersebut, kondisi gereja sudah kosong dan kami siap membantu,” jelasnya.
Baca juga: Harlah Satu Abad NU Bakal Digelar di Kota Malang
Sinergi Pemkot Malang dan NU Jaga Harmoni Kota
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menilai spirit kebersamaan menjelang pelaksanaan Harlah 1 Abad NU di Kota Malang sangat kuat. Ia menyebutkan bahwa hampir seluruh kamar hotel di Kota Malang telah dipesan penuh oleh jamaah dari berbagai daerah.
“Bahkan ada beberapa gereja yang sudah digunakan PCNU dari kabupaten/kota untuk transit jamaah,” kata Wahyu.
Sementara itu, Ketua PCNU Kota Malang, KH Isroqunnajah, menyampaikan bahwa panitia telah melakukan pemetaan situasi secara menyeluruh untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan harmonis dan kondusif.
“Kami ingin semuanya bisa jalan, tidak saling mengganggu, saling menghormati,” tuturnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko
























