Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Inovasi Mahasiswa Teknik Industri ITN Malang Hadirkan Solusi Nyata bagi UKM

Redaksi by Redaksi
Januari 18, 2026 5:08 pm
in Advertorial
Teknik Industri ITN Malang
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id– Tidak berhenti pada teori di ruang kelas, mahasiswa Program Studi Teknik Industri S-1 Institut Teknologi Nasional Malang atau ITN Malang menghadirkan berbagai inovasi alat tepat guna yang menjawab persoalan nyata di industri kecil dan menengah. Mulai dari alat pencetak kerupuk puli ergonomis, sistem penyortir beras otomatis, hingga alat pencampur bumbu keripik tempe, seluruh karya dirancang berbasis kebutuhan mitra UKM.

Karya-karya tersebut dipamerkan dalam kegiatan “Exhibition Capstone Design: The Future of Manufacturing” yang digelar di Lantai 2 Gedung Mesin Kampus 2 ITN Malang, Kamis (15/01/2026).

READ ALSO

Rendra Masdrajad Safaat Salurkan 5 Sapi dan 5 Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Sudarman Dorong Penguatan Kelembagaan PKK untuk Percepat Pemberdayaan Masyarakat Desa

Pameran ini merupakan hasil kolaborasi Program Studi Teknik Industri dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) sebagai implementasi mata kuliah Perancangan Sistem Industri semester 6. Sebanyak 11 kelompok mahasiswa menampilkan alat inovatif di bawah bimbingan dosen pengampu Dr. Prima Vitasari, SIP., MPd., MT., dan Sanny Andjar Sari, ST., MT.ITN Malang

Baca juga: Pusat Karir ITN Malang Gelar Campus Hiring Bersama Indofood CBP Sukses Makmur Tbk

Capstone Design Dorong Mahasiswa Terjun Langsung ke UKM

Dr. Prima Vitasari menjelaskan, capstone design menuntut mahasiswa untuk terlibat langsung dengan mitra industri, baik skala kecil maupun usaha rumahan. Mahasiswa diwajibkan mengidentifikasi persoalan riil yang dihadapi UKM, kemudian merancang solusi berbasis keilmuan teknik industri.

“Mahasiswa tidak boleh hanya berimajinasi. Mereka harus mencari mitra Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang memiliki masalah, lalu mencarikan solusinya dengan pendekatan teknik industri. Mahasiswa diminta merancang peralatan atau solusi untuk meningkatkan efisiensi, termasuk efisiensi waktu produksi,” jelasnya.ITN Malang

Alat Pencampur Keripik Tempe Tingkatkan Kapasitas Produksi

Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah alat pencampur bumbu keripik tempe karya Jason Novellino, Mahda Arnellia, dan Muhammad Rizal Ferdiansyah. Riset dilakukan langsung di UMKM Keripik Tempe Rudi, Kampung Sanan, Kota Malang.

“Selama ini mitra masih mencampur bumbu secara manual menggunakan tampah dengan kapasitas terbatas, hanya 16-20 bungkus sekali aduk. Dengan alat inovasi kami, kapasitas pengadukan meningkat menjadi 34-40 bungkus dalam satu proses,” ungkap Jason.

Penyortir Beras dan Pencetak Kerupuk Puli Tingkatkan Nilai Ekonomis

ITN MalangInovasi serupa juga hadir untuk mendukung Koperasi Amarta Padi Blitar. Dua kelompok mahasiswa berkolaborasi menciptakan alat penyortir beras otomatis dan alat pencetak kerupuk puli multi-kapasitas.

Defa Ari Maulana menjelaskan, kedua alat tersebut saling terintegrasi untuk meningkatkan nilai tambah produk koperasi. Beras utuh dijual sebagai produk utama, sementara beras pecah atau menir diolah menjadi kerupuk puli.

“Kami merancang alat pencetak yang mampu mencetak 20 kerupuk puli sekaligus dengan sistem ergonomis. Sebelumnya, pekerja harus duduk lama dan hanya bisa mencetak tiga buah sekali tekan,” paparnya, bersama tim Ahmad Agil Muqafa dan Abdul Chakim.

Selain peningkatan kapasitas, aspek kesehatan pekerja juga menjadi perhatian. Kelompok Didan Suryadana Suwito, Faris Ardiansyah, dan Rivan Andika menciptakan alat ayakan beras otomatis yang menggantikan proses sortir manual di atas meja. Proses manual tersebut sebelumnya kerap menyebabkan keluhan sakit punggung. Dengan alat ini, beras utuh, menir, dan kotoran dapat terpisah otomatis melalui sistem ayakan dan magnet.

Baca juga: Go International, Tiga Alumni ITN Malang Resmi Berkarier di Raksasa Galangan Kapal Hanwha Ocean Korea Selatan

Kepala Koperasi Amarta Padi Blitar, Ibu Siti Marfuah, memberikan apresiasi atas inovasi mahasiswa karena terbukti lebih efisien dibandingkan metode manual yang selama ini digunakan.ITN Malang

Selain itu, pameran juga menampilkan beragam karya lain, seperti alat penyaring tahu, alat penyiram tanaman otomatis berbasis Arduino Uno, perancangan ulang tata letak gudang bahan baku, redesain usaha Depot Es Talun, meja jahit multifungsi, serta alat pemotong daging.

Meskipun baru pertama kali dilaksanakan, capstone design Teknik Industri ITN Malang terus dikembangkan melalui konsep continuous improvement.

“Alhamdulillah, testimoni dari mitra UKM rata-rata sangat positif setelah mencoba alat yang dirancang mahasiswa. Harapannya, Teknik Industri ITN Malang terus melahirkan inovator muda yang memberikan manfaat nyata bagi industri skala kecil,” pungkas Prima Vitasari.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Artikel ini disusun melalui kerja sama publikasi Tugumalang.id dengan ITN Malang

redaktur: jatmiko

Tags: Alat Tepat Guna UKMCapstone Design ITN MalangInovasi Mahasiswa ITN MalangMahasiswa Teknik IndustriPameran Inovasi ITN MalangTeknik Industri ITN MalangTeknologi IndustriUKM Malang

Related Posts

Rendra Masdrajad Safaat
Advertorial

Rendra Masdrajad Safaat Salurkan 5 Sapi dan 5 Kambing Kurban pada Idul Adha 1447 H

Rabu, 3 Jun 2026
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Sudarman saat memberikan materi di Kecamatan Pujon. Foto: dok. Sudarman
Advertorial

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang Sudarman Dorong Penguatan Kelembagaan PKK untuk Percepat Pemberdayaan Masyarakat Desa

Selasa, 2 Jun 2026
MaHasiswa Arsitektur
Advertorial

Mahasiswa Arsitektur Salurkan 94 Paket Sembako, Jumlah Bantuan Lampaui Target

Senin, 1 Jun 2026
Rekomendasi aplikasi emas digital yang cocok bagi pemula, salah satunya Tring! by Pegadaian. /Foto: Dok. Pegadaian
Advertorial

Cocok bagi Pemula dan Anti Ribet! 5 Aplikasi Emas Digital untuk Investasi Emas, Salah Satunya Pegadaian

Sabtu, 30 Mei 2026
Grand Avenue Sukun
Advertorial

Grand Avenue Sukun Tawarkan Hunian Eksklusif Bergaya American Style di Jantung Kota Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Cerita mahasiswa rantau ITN Malang di Idul Adha
Advertorial

Cerita Kurban Mahasiswa Rantau di ITN Malang, Dari Sate Anak Kos hingga Sapi PMK

Rabu, 27 Mei 2026
Next Post
Destinasi Wisata Ikonik Malang Raya

10 Destinasi Wisata Ikonik Malang Raya yang Bisa Dijangkau Bus Trans Jatim

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.