MALANG, Tugumalang.id – Realisasi pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Malang terus menunjukkan progres signifikan. Hingga Senin (29/12/2025), jumlah SPPG yang telah berdiri mencapai 154 unit. Dari total tersebut, sebanyak 123 unit sudah beroperasi, sementara 31 unit lainnya masih dalam tahap persiapan operasional.
Sebaran SPPG mencakup seluruh 33 kecamatan di Kabupaten Malang. Untuk sementara, Kecamatan Gondanglegi tercatat sebagai wilayah dengan jumlah SPPG terbanyak dibanding kecamatan lainnya.

Sebaran SPPG dan Proses Sertifikasi
Dari 154 unit SPPG yang telah berdiri, sebanyak 70 unit telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sementara itu, 66 unit lainnya masih menjalani proses pengurusan sertifikasi sebagai bagian dari pemenuhan standar pelayanan.
Baca juga: Puluhan SPPG di Kabupaten Malang Sempat Terhenti karena Dana BGN Telat Cair
Bupati Malang, Sanusi, menyampaikan bahwa Kabupaten Malang ditargetkan memiliki total 233 unit SPPG dengan jumlah penerima manfaat mencapai 698.855 orang. Hingga saat ini, penerima manfaat yang telah terlayani baru mencapai 299.894 orang.
“Bulan Januari kami targetkan sudah tuntas semua,” kata Sanusi usai menghadiri peresmian SPPG Polres Malang di Desa Bulupitu, Kecamatan Gondanglegi, Senin (29/12/2025).
Tiga SPPG Polres Malang Mulai Tahap Uji Coba
Pada kesempatan yang sama, Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo Pambudi meresmikan tiga unit SPPG yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari. Ketiga SPPG tersebut berlokasi di Kecamatan Gondanglegi, Turen, dan Dampit.
Saat ini, ketiga SPPG Polres Malang tersebut masih melengkapi persyaratan pengajuan SLHS. Meski demikian, unit-unit tersebut ditargetkan mulai melayani penerima manfaat pada Januari 2026.
“Hari ini sudah mulai uji coba untuk trial penataan dan manajemen. Masing-masing kepala SPPG sudah mengkoordinasikan relawan-relawan,” ujar Danang.
Setiap unit SPPG melibatkan sekitar 46 relawan. Pada masa uji coba, masing-masing SPPG Polres Malang diproyeksikan melayani sekitar 1.000 hingga 2.000 penerima manfaat, dengan jumlah yang akan meningkat secara bertahap.
“Jumlah penerima manfaat ditentukan Badan Gizi Nasional. Jadi untuk trial pertama, mungkin jumlahnya belum maksimal. Nanti naik secara bertahap,” jelasnya.
Danang menambahkan, pihaknya saat ini masih fokus mengoptimalkan tiga unit SPPG yang telah diresmikan. Namun, peluang penambahan unit baru tetap terbuka apabila terdapat mitra yang berminat, dengan mempertimbangkan pemerataan sebaran lokasi SPPG di Kabupaten Malang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko
























