Kamis, Oktober 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Dua Pilihan Hidup di Dunia

Redaksi by Redaksi
Agustus 25, 2021 8:48 am
in Ruang Cendekia
Ilustrasi pilihan kehidupan di dunia/tugu malang

Ilustrasi pilihan kehidupan di dunia. (Foto: Pixabay)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh : Alda Anggini*

Tugumalang.id – Pernahkah merasa terpuruk, keinginan tidak tercapai, ditolak berkali-kali dari lamaran pekerjaan, beasiswa, dan lain sebagainya? Sebagian orang yang mengalaminya akan merasa jatuh sejatuh-jatuhnya.

READ ALSO

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Mereka memandang bahwa kegagalan dan keterpurukan merupakan akhir segalanya. Merasa bahwa jalan kembali untuk menata masa depan dengan mimpi indah sudah lenyap dan bahkan hilang.

Ada kutipan penuh arti yang bisa menjadi refleksi bagi siapapun yang merasa gagal, “setiap kejadian akan bermakna, hanya ketika kita memilih untuk memaknainya.”

Apakah Anda pernah mendengar ini sebelumnya? Wise word ini adalah salah satu kalimat yang terdapat dalam buku “Dia Bukan Andrew” ditulis oleh Abang Fuji. Kalimat ini memberikan suatu arti yang sangat mendalam.

Hampir setiap hari, jam, menit, dan detik kita melalui berbagai kejadian dan momen, benar bukan? Ya saya yakin akan hal itu. Selagi status kita masih hidup dan belum almarhum dan almarhumah, kita akan merasakan segala hal di dunia ini, termasuk kejadian senang, sedih, gagal, dan sukses.

Akan tetapi, apakah kita memilih untuk memaknai setiap kejadian itu? Sekali lagi saya yakin, pasti ada orang-orang yang memilih itu dan saya harap salah satunya Anda.

Memaknai suatu kejadian adalah pilihan. Menurut saya, pilihan di dunia ini hanya ada dua yaitu “YA” atau “TIDAK”. Tidak ada pilihan ketiga yaitu “RAGU-RAGU”. Pilihan ketiga hanya membuat kita menjadi orang yang takut memulai dan hanya jalan di tempat saja.

Pilihan “YA” untuk menjadikan kejadian bermakna merupakan pilihan bijak dalam menghargai kehidupan, karena kita memahami bahwa hidup di dunia ini hanya sekali. Sampai detik ini kita masih bisa bernapas itu merupakan suatu anugerah.

Coba deh, lakukan satu kali saja. Ketika Anda berada di fase kegagalan, lalu Anda bilang, “Oke, gak apa-apa. Kegagalan ini suatu langkah awal bagi saya untuk menang. Belajar untuk tetap bersabar dalam proses serta belajar menjadi orang yang kuat. Terima kasih kegagalan, dengan ini saya sadar bahwa saya tidak akan mengulangi kesalahan yang sama kedepannya.”

Nah, bagaimana jika mengatakan itu ketika diri Anda sedang berada di fase terpuruk.  Cukup melegakan bukan? Anda pasti merasakan energi positif yang luar biasa, juga pasti merasakan kekokampakan organ tubuh Anda yang menggebu-gebu menyemangati diri, menolak untuk sakit apalagi meninggalkanmu.

Lalu, coba bandingkan dengan Anda yang berada di fase kegagalan, lalu mengatakan, “ah payah. Bodoh banget sih, itu ajah gak bisa. Mungkin saya terlahir memang untuk menjadi orang yang gagal. Saya tidak pantas menjadi orang sukses. Saya sudah gagal dan tidak mungkin bisa menang.”

Apa yang Anda rasakan seusai mengatakan hal tersebut ketika berada di fase gagal. Masihkah ada rasa semangat yang menggebu-gebu? Atau bahkan tambah menciut dan rasanya ingin hilang dari peradaban?

Dua ilustrasi di atas menggambarkan suatu kejadian yang sama yaitu berada di fase kegagalan, namun berbeda cara memaknai kejadiannya. Saya yakin, bahwa pilihan untuk memaknai suatu kejadian bukan hal yang sepele. Benar-benar harus dipikirkan secara rasional dengan jangka waktu panjang kedepannya.

Pilihan “YA” atau “TIDAK” bukan hanya sekadar memilih, namun juga harus mempertanggungjawabkan keberlanjutannya. So, pilih yang mana?

*Penulis adalah anggota Garuda Lirerasi

Editor : Herlianto. A

Tags: Dua Pilihan HidupGaruda LiterasiMenyikapi KegagalanMotivasi diri

Related Posts

Achmad Sufyan Wahyudi, M.Pd/ Foto: Dok.
Ruang Cendekia

Jebakan Penerbitan Nakal dan Mengapa Penulis Butuh Ekosistem, Bukan Sekadar Mesin Cetak

Kamis, 15 Okt 2026
Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Azka Corbuzier meneteskan air mata saat menjawab pertanyaan dari sang ayah, Deddy Corbuzier, pada Selasa (24/8/2021)/tugu malang

Belum Siap Ditinggal sang Ayah, Anak Deddy Corbuzier Berlinang Air Mata

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.